News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim SAR Sisir Pulau Sertung, Rakata hingga Panjang, Jejak 5 Jurnalis Liput Anak Krakatau Hilang Masih Nihil

Upaya pencarian delapan orang yang hilang kontak setelah menaiki kapal speed boat Arupadatu di perairan Selat Sunda terus dilakukan
Selasa, 15 September 2026 - 11:41 WIB
Baznas Tanggap Bencana Gabung SAR Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Hilang di Krakatau
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com – Upaya pencarian delapan orang yang hilang kontak setelah menaiki kapal speed boat Arupadatu di perairan Selat Sunda terus dilakukan. Tim SAR Gabungan kini memperluas penyisiran hingga sejumlah pulau di sekitar gugusan Gunung Anak Krakatau.

Terbaru, Tim SAR menyisir Pulau Sertung yang masih berada dalam gugusan kepulauan Gunung Anak Krakatau. Namun, hasil penyisiran belum menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan penyisiran di Pulau Sertung bahkan dilakukan melalui jalur darat untuk memastikan seluruh area telah diperiksa.

“Ya, belum ada tanda-tanda di Pulau Sertung,” kata Rizky dalam keterangannya kepada awak media, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Rizky, pencarian di Pulau Sertung tidak hanya dilakukan dari laut menggunakan RIB 02 Banten. Tim SAR turun langsung menyisir seluruh area daratan pulau tersebut.

“Ya bukan lagi penyisiran dari RIB (Perahu Karet) 02 Banten. Tapi penyisiran darat kita sudah lakukan ke seluruh area Pulau Sertung dan hasil masih nihil,” tuturnya.

Tim SAR juga melakukan penyisiran darat di Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Namun, belum ada petunjuk yang mengarah pada keberadaan rombongan jurnalis yang hilang kontak.

“Kemudian untuk Pulau Rakata juga sudah kita lakukan penyisiran darat, Pulau Panjang kita sudah lakukan penyisiran darat,” tuturnya.

Penyisiran sejumlah pulau ini menjadi bagian dari upaya pencarian yang kini memasuki masa perpanjangan operasi hingga Kamis, 17 September 2026.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku pemandu.

Lima lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudistiro Pranoto dari iNews, Anadolu Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Pencarian juga sebelumnya dilakukan di Pulau Sebesi, Lampung Selatan. Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan, Ditpolairud Polda Lampung, KSOP Kelas IV Bakauheni Pos Pulau Sebesi dan masyarakat setempat melakukan penyisiran pada Jumat, 13 September 2026.

Tim gabungan menyusuri garis pantai mulai dari Dermaga Dusun Tejang, Pulau Sebesi, hingga Pulau Umang untuk mencari petunjuk keberadaan rombongan.

Foe peace simbolon

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral