News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Aksi KKB Mengancam Sopir Pendatang untuk Mengakui dan Meminta Papua Merdeka

kelompok kriminal bersenjata atau KKB kembali berulah, belum lama tewaskan 3 ASN. Kini diduga menewaskan seorang sopir pendatang yang melintas bawa penumpang.
Rabu, 16 September 2026 - 11:57 WIB
Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @minangsekitar @lusia_pasamman

Jakarta, tvonenews.com- Viral satu video di media sosial yang memperlihatkan KKB tengah mengancam seorang sopir di tengah jalan.

Aksi kelompok kriminal bersenjata atau KKB ini mengundangan perhatian publik di medsos. Sebab sudah banyak korban berjatuhan atas tindakannya yang menembak mati orang lokal atau pendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang berdurasi 20 detik itu, diunggah banyak akun medsos, salah satunya @lusia_pasamman, dan @minangsekitar. Terlihat sopir pendatang tengah memegang bendera.

Sekelompok KKB sekitar 7 sampai 10 orang berada di jalan raya. Mereka menahan Sopir tersebut untuk turun ke tengah jalan dan memegang bendera untuk meyakini dan meminta Papua bisa merdeka.

Dalam keterangan yang ada, dugaan sementara, lokasi kejadian berada di jalan trans Wamena-Nduga terjadi pada Selasa (16/9).

Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @minangsekitar @lusia_pasamman

Bahkan beredar kabar juga, jika sopir pendatang tersebut telah tewas. Ia meninggal karena aksi kekejaman KKB.

Pria tersebut bernama Aris Sanda meninggal dunia pada Selasa, kemarin. Kejadiannya, disebutkan kala ia melintas dan membawa penumpang.

"seorang sopir lajuran asal Toraja, Aris Sanda dilaporkan ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) kodap III Ndugama Derakma Piimpinan Egianus Kogoya," bunyik keterangan dalam akaun @minangsekitar.

Kabar ini masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwajib atau terkait. Tvonenews.com mencoba menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengetahui kebenarannya.

Aksi kekejaman KKB sebelumnya telah menewaskan tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.

Ketiga korban ditembak saat perjalanan pulang usai menyalurkan bantuan pangan kepada warga. Mereka ditembak, karena dianggap sebagai intel dari TNI. Hal ini sudah ditepis oleh (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Dalam keterangannya, Kepala St PAPUA,af Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meluruskan isu tersebut, kalau tiga warga yang tewas ditembak di Jayawijaya, Papua Pegunungan. Maruli memastikan seluruh korban bukan anggota TNI maupun intelijen tentara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu memang pekerja, orang dari NTT, orang masih muda ingin membantu di daerah (Papua),” kata Maruli, dikutip Sabtu, 12 September 2026.

Kedua dari tiga jenazah korban masih berada di Jayawijaya. Keduanya dijadwalkan dipulangkan ke daerah asal masing-masing, yakni satu menuju Maumere, Nusa Tenggara Timur, dan satu lainnya ke Toraja, Sulawesi Selatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan uang tunggu bagi 12 korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Para korban kini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Belum Kering Luka yang Disebabkan oleh Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Menghadapi Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Belum Kering Luka yang Disebabkan oleh Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Menghadapi Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Persib Bandung dijadwalkan akan menghadapi FC Seoul di AFC Champions League Two (ACL2). Menariknya, sosok di balik taktik lawan Maung Bandung itu ternyata merupakan eks tangan kanan Shin Tae-yong. 
Pemprov Jabar Telah Perbaiki 15,1 Kilometer Jalan di Parung Panjang hingga Cigedung

Pemprov Jabar Telah Perbaiki 15,1 Kilometer Jalan di Parung Panjang hingga Cigedung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memperbaiki 15,1 kilometer jalan di Kecamatan Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Bogor, dari total 28,04 kilometer panjang jalan tersebut. Biaya yang digunakan untuk perbaikan jalan itu mencapai Rp142 miliar.
Alasan Lionel Messi Resmi Dipanggil Lagi ke Timnas Argentina usai Umumkan Pensiun: Laga Perpisahan Segera Digelar

Alasan Lionel Messi Resmi Dipanggil Lagi ke Timnas Argentina usai Umumkan Pensiun: Laga Perpisahan Segera Digelar

Lionel Messi resmi kembali dipanggil ke Timnas Argentina meski sudah mengumumkan pensiun. Sang megabintang akan melakoni partai perpisahannya.
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong percepatan pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

4 zodiak paling beruntung soal cinta besok 17 September 2026. Virgo, Libra, Scorpio, dan Cancer berpeluang mendapat momen romantis tak terduga.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral