Presiden Prabowo Tegaskan Masa Depan Indonesia Cerah
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Keyakinan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap masa depan perekonomian nasional kian menguat usai menyaksikan pesatnya hilirisasi industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Di hadapan para pekerja, Kepala Negara secara terbuka mematahkan narasi pesimistis yang kerap memprediksi keterpurukan Indonesia.
"Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan kolaps, tiap bulan diramalkan kita akan kolaps. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah," kata Prabowo saat meluncurkan program hilirisasi di kawasan IWIP, Halmahera Tengah, Kamis (8/10).
Dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengungkapkan bahwa optimismenya terpicu setelah melihat langsung denyut operasional kawasan industri terpadu tersebut, ditambah dengan sambutan hangat dan penuh daya hidup dari ribuan karyawan di lokasi.
"Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini," ujarnya.
Prabowo menuturkan bahwa setiap kali menjejakkan kaki di kawasan timur nusantara, dirinya selalu merasakan luapan energi ekstra.
Hal ini ia kaitkan dengan ikatan emosional dan garis keturunan keluarganya.
"Rasanya kalau saya ke Indonesia Timur, saya tambah semangat. Mungkinkah karena saya juga darahnya setengah Indonesia Timur?" kata Prabowo.
Di sisi lain, Presiden mengapresiasi jajaran pimpinan IWIP beserta deretan entitas usaha yang beroperasi di wilayah itu atas komitmen memprioritaskan putra-putri daerah sebagai tenaga kerja.
Berbekal pengalamannya semasa aktif di korps militer, Prabowo menyanjung watak masyarakat setempat yang tangguh dan memegang teguh komitmen.
"Orang Indonesia Timur kerjanya keras. Dan orang Indonesia Timur itu setia. Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati," ujarnya.
Kawasan industri terpadu di Maluku Utara ini memang menjadi salah satu pilar vital dalam arsitektur ekonomi nasional.
Merujuk data Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, akumulasi investasi di IWIP telah menyentuh kisaran 20 miliar dolar AS, dengan rencana ekspansi modal lanjutan sebesar 7 miliar dolar AS.
Aktivitas industri berskala global ini tercatat berhasil menyerap tenaga kerja lebih dari 100 ribu orang.
Pada agenda kunjungan tersebut, Presiden secara resmi meresmikan mega-program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau setara Rp180 triliun.
Momentum ini ditandai lewat pengapalan ekspor perdana baterai kendaraan listrik (electric vehicle) serta pengoperasian 11 proyek industri hilir—yang mencakup empat proyek komersial dan tujuh proyek pembangunan fasilitas manufaktur anyar di kawasan IWIP.
Prabowo menggarisbawahi bahwa lompatan industri ini merupakan bagian dari proses panjang pembangunan negara yang memerlukan keberanian mengambil risiko.
Ia pun secara tegas menaruh rasa hormat kepada para pemimpin era terdahulu yang telah meletakkan batu pertama hilirisasi.
"Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya mimpin yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini," ucapnya. (ant/dpi)
Load more