Identitas Dua Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Terkuak, Usia 22 dan 27 Tahun
- Wildan-tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Identitas dua pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Jalan Asem Nirbaya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Kamis (8/10/2026) akhirnya terkuak.
Sebelumnya diberitakan, penemuan jasad korban berawal pengelola atau pemilik kos bernama Sundiyah yang hendak mengecek kamar.
Bukan tanpa alasan Sundiyah melakukan pengecekan. Pasalnya, seorang pria yang mengaku bernama Daniel berniat untuk menyewa kamar kosan tersebut.
Sekitar pukul 12.00 WIB pada Selasa (6/10/2026) lalu, Daniel diketahui datang ke kosan.
- Antara
Di pertemuan itu, Daniel mengatakan akan menyewa kamar kos dan membayarnya di hari yang sama pukul 17.00 WIB. Daniel juga menyebut dirinya akan menyerahkan fotokopi KTP di waktu yang telah ditentukan.
Sundiyah langsung menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Akan tetapi, hingga Kamis (8/10/2026), Daniel tidak kunjung datang seperti yang dijanjikan.
Sundiyah pun berniat mengecek kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel karena tak kunjung mendapat kabar.
Namun, tiba-tiba salah satu penghuni kamar mengeluhkan adanya bau tidak sedap dari kamar yang hendak ditempati Daniel.
Penghuni kos lainnya menyarankan agar pintu dibuka didampingi ketua RT dan Bhabinkamtibmas.
Setelah pintu berhasil dibuka menggunakan kunci duplikat, bau tak sedap memang berasal dari sana. Lebih mengejutkannya lagi, ditemukan mayat perempuan yang tergeletak di sana.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan jasad yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan berinisial KDA (19).
KDA yang disebut-sebut seorang pelajar/mahasiswa ditemukan di kamar mandi kosan dengan kondisi terikat tali rafia di bagian kaki dan tangannya.
Terdapat pula luka memar pada bagian kiri wajah dan leher korban terikat kaos hitam.
Pada Jumat (9/10/2026), pelaku berinisial KDO (22) dan ATW (27) ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.
"Dua pelaku laki-laki pembunuhan perempuan sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," katanya, Jumat (9/10/2026).
Meski demikian, Made belum merincikan peran masing-masing terduga pelaku dalam kasus pembunuhan tersebut.
"Perannya tidak ada informasi. Soalnya yang lidik Polda Metro Jaya," terangnya.
Agar kasus ini dapat terungkap secara menyeluruh, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi, motif, hingga peran pelaku.
Di samping itu, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti antara lain tali rafia berwarna biru, kaos hitam, dan celana hitam dari kasus pembunuhan perempuan ini. (ant/nsi)
Load more