Viral Dugaan Perundungan Mahasiswa Baru di Asrama Telkom University, Kampus Fokus Kawal Kasusnya
- Instagram/salatauman via X/telufess
Bandung, tvOnenews.com - Pihak Telkom University Bandung angkat bicara menyusul viralnya kasus dugaan perundungan terhadap mahasiswa baru di lingkungan asrama kampus.
Saat ini, pihak kampus tengah melakukan penanganan kasus tersebut, termasuk pemulihan dan pendampingan terhadap mahasiswa yang terdampak.
Humas Telkom University (Tel-U), Adrianai, mengatakan pihak kampus menanggapi serius dugaan perundungan yang menjadi perhatian publik tersebut.
“Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut. Kami menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi,” kata Adrianai dalam keterangannya di Bandung, pada Sabtu (10/10/2026).
- Istimewa
Ia menjelaskan, proses penanganan kasus tersebut saat ini dilakukan oleh Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).
Menurutnya, penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan perlindungan terhadap pihak yang terdampak serta menjaga kerahasiaan identitas seluruh pihak yang terlibat.
“Kami memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan. Perlindungan serta pendampingan terhadap pihak yang terdampak juga menjadi perhatian dalam proses penanganan ini,” jelasnya.
Adrianai menegaskan, Telkom University tidak membenarkan segala bentuk perundungan, intimidasi, maupun kekerasan di lingkungan pendidikan.
Ia menyebut, setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Segala bentuk perundungan, intimidasi, dan kekerasan tidak dapat dibenarkan serta bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi. Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak kampus mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan saling menghormati.
Telkom University juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, termasuk tidak menyebarluaskan identitas maupun konten pribadi pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
Langkah itu dinilai penting untuk menjaga privasi serta mencegah munculnya dampak lanjutan bagi mahasiswa yang terdampak maupun pihak lainnya.
“Telkom University berkomitmen mengawal proses penanganan kasus ini secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak dan privasi seluruh pihak,” pungkasnya. (cep/muu)
Load more