Siap-siap, Mulai Hari Ini Ribuan Personel Dishub Disebar di 5 Wilayah Jakarta Sejak Pagi, Ada Apa?
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Mengatasi kemacetan lalu lintas pada jam-jam sibuk pagi hari, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerjunkan 1.420 personel melalui inisiatif anyar bertajuk Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) yang mulai bergulir pada Senin (12/10).
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menerangkan, langkah ini dirancang guna mengoptimalkan manajemen lalu lintas lewat pemantauan secara langsung serta penguatan koordinasi pada simpul-simpul kemacetan utama di lima wilayah kota administrasi.
“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/10).
Menurut penjelasannya, agenda Gebrak Pagi bakal rutin digelar setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pada rentang waktu pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.
Operasi ini mengerahkan unsur pejabat struktural, staf teknis, hingga jajaran Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Aparatur yang diterjunkan ke lapangan tak main-main, mulai dari Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, pejabat eselon III dan IV, hingga staf pelaksana.
Seluruhnya disebar di sejumlah titik krusial guna mengawasi dinamika arus lalu lintas sekaligus terjun langsung menanggulangi penumpukan kendaraan.
Budi memastikan mekanisme penugasan serta jadwal kerja telah ditata sedemikian rupa agar jalannya Gebrak Pagi tidak mengganggu pelayanan publik lainnya maupun rutinitas kedinasan internal.
Di samping itu, Dishub DKI turut mengimbau para pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas, menghindari parkir liar maupun berhenti di sembarang tempat, dan patuh terhadap instruksi petugas yang bertugas demi menjaga kelancaran mobilitas bersama.
"Melalui Gebrak Pagi, Dishub menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung mobilitas Jakarta," katanya. (ant/dpi)
Load more