News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Diminta Segera Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar NU

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar ke-35 NU beberapa waktu lalu.
Senin, 12 Oktober 2026 - 23:27 WIB
Ilustrasi - KPK Diminta Segera Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar NU.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar ke-35 NU beberapa waktu lalu.

Dalam laporan tersebut, PCNU Sekadau turut menyerahkan sejumlah barang bukti di antaranya dokumen kronologi serta uang tunai yang diduga sebelumnya diterima dari pihak yang disebut sebagai tim pemenangan terpilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkas pengaduan beserta uang tersebut diserahkan melalui bagian Humas/Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK dan diterima.

Ketua PCNU Kabupaten Sekadau, Bagus Fitrianto mwngatakan pelaporan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas organisasi dari praktik suap maupun korupsi.

"Kami menyerahkan seluruh bukti dan mengembalikan dana yang pernah kami terima. Ini bukan kasus tunggal, setidaknya ada sekitar 27 Pengurus Cabang (PC) lain yang juga siap melakukan langkah serupa untuk mengembalikan uang yang mereka terima," kata Bagus dikutip Senin (12/10).

Merespons hal tersebut, seorang warga NU yakni HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur turut menyorot dugaan sumber dana yang disebut-sebut digunakan untuk mengondisikan dukungan dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Ia pun mendesak KPK untuk dapat menelusuri sumber dana itu yang disinyalir dari aliran adannya kasus korupsi yang diduga menyeret Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

"Meminta aparat penegak hukum memeriksa apakah terdapat dasar yang cukup untuk menindaklanjuti dugaan tersebut," kata Gus Lilur.

Gus Lilur menilai dugaan pemberian uang tersebut upaya memengaruhi pilihan dalam Muktamar.

Ia meminta jika dugaan tersebut benar terjadi persoalan tersebut perlu diperiksa berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku serta aspek etika, integritas, dan tata kelola organisasi.

Gus Lilur mengungkap adanya dugaan aliran uang senilai USD 1,2 juta kepada sejumlah anggota Ahlul Halli Wal Aqli (AHWA). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Gus Lilur mengungkapkan adanya informasi mengenai sejumlah pihak yang disebut mengembalikan uang muka atau DP yang sebelumnya diterima.

"Pengembalian itu dikabarkan berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian pilihan mereka dengan arahan yang diberikan," kata Gus Lilur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan.
Nasib Apes AC Milan Usai Ditahan Imbang Klub Jay Idzes, Kubu Rossoneri Harus Kehilangan Matteo Gabbia hingga Empat Bulan

Nasib Apes AC Milan Usai Ditahan Imbang Klub Jay Idzes, Kubu Rossoneri Harus Kehilangan Matteo Gabbia hingga Empat Bulan

AC Milan mendapat kabar kurang menyenangkan setelah Matteo Gabbia mengalami cedera saat menghadapi Sassuolo. Bek tersebut bahkan terancam menepi hingga 4 bulan.
Detik-Detik Aksi Gadis 17 Tahun Terekam CCTV Jinjing Tas Berisi Bayi, Nasibnya Berakhir di Tangan Polisi

Detik-Detik Aksi Gadis 17 Tahun Terekam CCTV Jinjing Tas Berisi Bayi, Nasibnya Berakhir di Tangan Polisi

Wanita berinisial DN (17) diamankan polisi usai membuang bayi laki-laki di depan RPTRA, Jalan Kemanggisan Batu Sari, Gang Maya, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/10) malam.
Lapas Kelas I Semarang Pindahkan 36 Narapidana Beresiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Cilacap

Lapas Kelas I Semarang Pindahkan 36 Narapidana Beresiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Cilacap

Sebanyak 36 narapidana berisiko tinggi dipindahkan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah, ke sejumlah lapas di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (11/10/2026).
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Beruntun dalam Semalam, Tinggi Letusam Abu Capai 1 Km

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Beruntun dalam Semalam, Tinggi Letusam Abu Capai 1 Km

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru (3.676 mdpl) kembali meningkat pada Senin (12/10) malam. 
Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi bisa lega, Argentina mulai menemukan talenta muda menjanjikan. Roman Gonzalez, striker 16 tahun, baru saja memecahkan rekor gol Lautaro Martinez.

Trending

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic mengungkapkan strategi untuk menghadapi mantan rekan setimnya, Megawati Hangestri, yang kini memperkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027.
Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Bintang Timnas Voli Indonesia, Farhan Halim kembali melanjutkan kiprahnya di luar negeri. Baru-baru ini pemain yang dijuluki Kang Mulet itu diumumkan resmi bergabung dengan Nakhon Ratchasima untuk Liga Voli Thailand 2026-2027.
Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Jelang dimulainya laga KOVO Cup 2026, sosok Megawati Hangestri mendapat sorotan khusus dari media Korea. Menurutnya, Mega sudah seperti pahlawan di Indonesia.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link live streaming KOVO Cup 2026 hari ini, bakal ada big match antara dua tim jagoan musim lalu yakni GS Caltex melawan Expressway Hi-Pass.
Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Shin Tae-yong mendapat sorotan media Korea Selatan setelah membawa Persija Jakarta meraih empat kemenangan beruntun di Super League 2026/2027. Menang telak.
Viral Bullying Berujung Penganiayaan, Lapor Polisi Korban Malah Disuruh Cari Alamat Pelaku Sendiri

Viral Bullying Berujung Penganiayaan, Lapor Polisi Korban Malah Disuruh Cari Alamat Pelaku Sendiri

Ramai diperbincangkan terkait dugaan bullying berujung penganiayaan. Sayangnya, saat korban melapor ke polisi malah diminta untuk mencari alamat pelaku sendiri.
Selengkapnya

Viral