News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Bullying di Telkom University Bertambah Jadi Empat Orang, Keempatnya Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Telkom University menjatuhkan sanksi kepada empat mahasiswa baru yang terlibat dalam kasus bullying terhadap rekan sekamar di asrama putra. Seluruh pihak yang terlibat merupakan mahasiswa baru angkatan 2026.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:05 WIB
Telkom University
Sumber :
  • Cepi Kurnia-tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Telkom University menjatuhkan sanksi kepada empat mahasiswa baru yang terlibat dalam kasus bullying atau perundungan terhadap rekan sekamar di asrama putra. 

Satu mahasiswa dijatuhi sanksi pemberhentian permanen atau drop out (DO) satu mahasiswa diskors selama dua semester, sedangkan dua lainnya dikenai sanksi etik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus perundungan tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026). Para mahasiswa diduga melakukan tindakan berbahaya terhadap korban dengan mengarahkan korek api dan semprotan parfum atau gas ke arahnya.

Rektor Telkom University Prof. Suyanto mengatakan keputusan sanksi diambil setelah universitas melakukan pemeriksaan terhadap mahasiswa yang terlibat pada 10–11 Oktober 2026.

Proses tersebut dilanjutkan dengan sidang bersama unsur pimpinan universitas dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) pada 11–12 Oktober 2026.

“Telkom University tidak memberi ruang bagi perundungan dalam bentuk apa pun. Kami telah menjatuhkan sanksi kepada para pelaku sesuai dengan tingkat keterlibatan masing-masing,” kata Suyanto, Senin (12/10/2026).

Suryanto mengatakan hasil pemeriksaan dan sidang mengungkapkan jumlah mahasiswa yang teridentifikasi sebagai pelaku bertambah dari tiga menjadi empat orang. Sementara itu, satu mahasiswa ditetapkan sebagai korban.

Seluruh pihak yang terlibat merupakan mahasiswa baru angkatan 2026.

"Sanksi terberat diberikan kepada mahasiswa yang terbukti melakukan perundungan secara berulang. Tindakan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan fisik dan psikis korban maupun orang-orang di sekitarnya," ujarnya.

Suryanto mengatakan, atas pelanggaran tersebut, mahasiswa bersangkutan diberhentikan secara permanen dari Telkom University.

Sementara itu, seorang mahasiswa lainnya dijatuhi skorsing selama dua semester dan diwajibkan mengikuti pembinaan karakter. 

"Sanksi tersebut diberikan karena keterlibatannya dalam merekam aksi perundungan, tidak berupaya menghentikan kejadian, serta mengunggah video perundungan ke media sosial," ungkapnya.

Dua mahasiswa lainnya dikenai sanksi etik berupa pembinaan karakter dan kegiatan sosial selama satu semester.

"Keduanya juga diwajibkan menambah aktivitas kemahasiswaan sebagai tindak lanjut atas pelanggaran etika yang ditemukan dalam pemeriksaan," terangnya. 

Menurut Suyanto, penetapan sanksi mempertimbangkan peran, tingkat keterlibatan, dan bentuk pelanggaran yang dilakukan setiap mahasiswa.

Keputusan tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi, Peraturan Universitas Nomor PU.009/KMH03/KKA-BKM/2026 tentang Pedoman Kode Etik Mahasiswa Universitas Telkom, serta Peraturan Internal PPKPT Nomor KWR3.004/KMH01/KKA/2026.

Di sisi lain, Telkom University memastikan perlindungan dan pendampingan terhadap korban tetap menjadi prioritas selama proses penanganan kasus.

Berdasarkan pemantauan universitas, kondisi korban saat ini terpantau baik. 

Kampus juga berkoordinasi dengan unit-unit terkait untuk memastikan kebutuhan korban selama proses penanganan terpenuhi.

“Universitas juga menyiapkan pendampingan psikologis yang akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan korban,” kata Suyanto.

Selain menjatuhkan sanksi, Telkom University berencana memperkuat program pencegahan perundungan secara berkelanjutan. 

Upaya tersebut akan dilakukan melalui sosialisasi aturan kampus, edukasi mengenai konsekuensi pelanggaran, serta pengenalan berbagai bentuk perundungan dan kekerasan.

"Program edukasi akan melibatkan dosen wali melalui kegiatan terstruktur. Kampus juga akan memanfaatkan media sosial dan media informasi fisik untuk menyebarkan informasi antiperundungan, termasuk mengintegrasikan materi terkait ke dalam mata kuliah wajib universitas," ucap Suyanto.

Suyanto mengatakan penguatan budaya kampus yang sehat juga akan dilakukan melalui kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Universitas turut merencanakan penyajian pembelajaran berbasis kasus nyata dalam bentuk infografis. 

Materi tersebut diharapkan membantu mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik memahami berbagai bentuk perundungan beserta dampaknya.

Perhatian khusus juga akan diberikan kepada sumber daya manusia yang bertugas di lingkungan asrama, termasuk SR asrama, agar mampu mengenali indikasi awal perundungan dan mengambil langkah yang tepat ketika menemukan potensi kejadian serupa.

“Universitas juga berencana mengoptimalkan kanal pelaporan serta melakukan pemetaan risiko melalui survei iklim dan persepsi kampus,” pungkasnya. (cep/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Mana Pria Y Pertama Kali Bertemu Ruben Onsu?

Di Mana Pria Y Pertama Kali Bertemu Ruben Onsu?

Pris inisial Y yang terekam dalam video viral mengungkap awal mula perkenalan dengan presenter ternama, Ruben Onsu tak lepas saat menjadi host acara tvOne.
Sanksi Empat Pelaku Bullying di Telkom University: Satu Mahasiswa DO, Satu Diskors, Dua Lainnya Ikut Kegiatan Sosial

Sanksi Empat Pelaku Bullying di Telkom University: Satu Mahasiswa DO, Satu Diskors, Dua Lainnya Ikut Kegiatan Sosial

Sanksi terhadap empat pelaku bullying atau perundungan di Telkom University telah ditetapkan. Satu mahasiswa di-DO, satu mahasiswa lainnya diskors selama dua semester dan dua mahasiswa lainnya dikenai sanksi etik.
Kemenhut Ambil Langkah Tegas soal Karhutla, 31 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya

Kemenhut Ambil Langkah Tegas soal Karhutla, 31 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya

Pemerintah tengah berfokus dan berupaya maksimal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah, paling besar Kalimantan
Perlengkapan Tim Dijarah Hingga Singgung Mental Pemain, Persib U-18 Minta Penundaan Laga EPA

Perlengkapan Tim Dijarah Hingga Singgung Mental Pemain, Persib U-18 Minta Penundaan Laga EPA

Insiden ini terjadi setelah oknum suporter melakukan penyerangan pada bus yang ditunggangi oleh Persib U-18, termasuk pengrusakan bus, penyerangan pada staf tim hingga penjarahan perlengkapan tim. 
Tegas! Awkarin Singgung A Juju Usai Ditegur Lewat DM Instagram Soal Isu Karhutla

Tegas! Awkarin Singgung A Juju Usai Ditegur Lewat DM Instagram Soal Isu Karhutla

Dianggap tidak bersuara atas musibah karhutla yang terjadi di Kalimantan, selebgram Awkarin atau Karin Novilda semprot A Juju lewat Instagram Stories-nya..
Calvin Verdonk Cs Terima Kabar Superburuk Jelang Hadapi Arsenal di Liga Champions, Lille Kehilangan Pemain Kunci

Calvin Verdonk Cs Terima Kabar Superburuk Jelang Hadapi Arsenal di Liga Champions, Lille Kehilangan Pemain Kunci

Lille mendapatkan kabar buruk menjelang pertandingan melawan Arsenal di Liga Champions. Calvin Verdonk kehilangan salah satu rekan setimnya yang penting.

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, mengalami kenaikan 1.917 titik pada Senin 12 Oktober 2026. Atas kenaikan hotspot tersebut, membua
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak pernah benci dengan Indonesia, ternyata Radja Nainggolan punya kisah miris dengan orang yang mengalirkan darah Indonesia padanya, yakni ayahnya sendiri. 
Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dean James sempat menjadi Si Anak Hilang setelah terkena skandal paspor yang melibatkan para pemain naturalisasi kelahiran Belanda di akhir musim 2025-2026 lalu. 
Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Persija Jakarta menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta, media Korea soroti Shin Tae-yong dan Kwon Chang-hoon yang mencetak gol debut serta menyumbang satu assist.
Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Situasi mencekam melanda kawasan ibu kota Arab Saudi usai serangan kelompok Houthi menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10). 
Selengkapnya

Viral