Viral Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Diduga Sarapan di Singapura saat Karhutla, Ternyata Segini Harta Kekayaannya
- Istimewa
tvOnenews.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud menjadi sorotan publik setelah foto yang diduga memperlihatkan dirinya sedang sarapan di Singapura beredar di media sosial Threads.
Unggahan tersebut ramai diperbincangkan karena muncul ketika persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap menjadi perhatian masyarakat di daerah yang dipimpinnya.
Perbincangan itu turut memunculkan perhatian terhadap profil dan harta kekayaan Rudy Mas'ud.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Maret 2025, total kekayaan bersih Rudy tercatat mencapai Rp166,52 miliar.
Foto yang memicu perbincangan tersebut diunggah oleh akun Threads @zumaahmd.
Dalam gambar yang beredar, sosok yang disebut sebagai Rudy Mas'ud terlihat berada di sebuah hotel di Singapura, sementara seorang perempuan tampak menyantap hidangan di hadapannya.
Unggahan itu mengundang beragam tanggapan warganet. Sebagian mempertanyakan keberadaan gubernur di luar negeri ketika persoalan karhutla menjadi perhatian di Kaltim.
- Threads zumaahmd
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kemudian memberikan klarifikasi mengenai tujuan perjalanan Rudy ke Singapura.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, membenarkan bahwa Rudy Mas'ud sempat pergi ke Singapura.
Menurut penjelasannya, perjalanan tersebut dilakukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check-up.
Ririn menjelaskan, pemeriksaan kesehatan itu berlangsung di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ia juga menyampaikan bahwa perjalanan tersebut telah mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Terkait foto yang beredar, Ririn membenarkan bahwa gambar tersebut diambil ketika Rudy sedang sarapan pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026.
Setelah menyelesaikan agenda pemeriksaan kesehatan, Rudy disebut langsung kembali ke Indonesia melalui Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalimantan Timur.
Menurut keterangan tersebut, Rudy telah kembali ke Balikpapan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Klarifikasi ini menjelaskan alasan perjalanan yang disampaikan pemerintah provinsi, meskipun perbincangan publik mengenai waktu keberangkatan tersebut tetap berkembang di media sosial.
Harta Kekayaan Rudy Mas'ud Capai Rp166,52 Miliar
Di tengah ramainya pembahasan mengenai perjalanan Rudy ke Singapura, laporan kekayaannya juga menarik perhatian.
Dalam LHKPN khusus awal menjabat yang disampaikan pada 20 Maret 2025, Rudy melaporkan total aset sebesar Rp279.215.584.827.
Setelah dikurangi utang sebesar Rp112.694.480.000, kekayaan bersih Rudy tercatat Rp166.521.104.827 atau sekitar Rp166,52 miliar.
Dalam dokumen tersebut, status laporan Rudy tercatat telah melalui tahap verifikasi administratif lengkap oleh KPK.
Status ini menunjukkan bahwa laporan telah melewati pemeriksaan administratif, tetapi tidak dengan sendirinya berarti seluruh nilai aset telah diaudit secara substantif.
Berikut rincian harta kekayaan Rudy Mas'ud berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan pada awal masa jabatannya.
1. Tanah dan bangunan senilai Rp26,5 miliar
Rudy melaporkan kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp26.500.500.000. Aset tersebut tersebar di Jakarta Selatan, Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Rinciannya meliputi:
- Tanah dan bangunan seluas 200 meter persegi dan 50 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp250,5 juta.
- Tanah dan bangunan seluas 170 meter persegi dan 170 meter persegi di Samarinda senilai Rp3 miliar.
- Tanah dan bangunan seluas 685 meter persegi dan 590 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp6,2 miliar.
- Tanah dan bangunan seluas 720 meter persegi dan 590 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp15 miliar.
- Tanah seluas 100.000 meter persegi di Penajam Paser Utara senilai Rp2,05 miliar.
2. Kendaraan senilai Rp250 juta
Pada kategori alat transportasi dan mesin, Rudy melaporkan tiga unit mobil dengan nilai keseluruhan Rp250 juta.
Ketiga kendaraan tersebut adalah Honda CR-V tahun 2010 senilai Rp100 juta, Honda Freed tahun 2008 senilai Rp80 juta, dan Suzuki X-Over tahun 2007 senilai Rp70 juta.
Nilai yang tercantum merupakan nilai aset dalam laporan kekayaan, bukan harga jual kendaraan saat ini.
3. Harta bergerak lainnya Rp450 juta
Selain properti dan kendaraan, Rudy melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp450 juta. Namun, rincian jenis aset dalam kategori tersebut tidak dijabarkan lebih lanjut dalam data yang disampaikan.
4. Kas dan setara kas Rp28,01 miliar
Rudy juga mencantumkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp28.015.084.827. Aset ini menjadi salah satu komponen yang tercatat dalam laporan kekayaannya.
5. Harta lainnya Rp224 miliar
Komponen terbesar dalam laporan tersebut adalah kategori harta lainnya yang mencapai Rp224 miliar. Akan tetapi, rincian terperinci mengenai jenis aset yang masuk dalam kategori itu tidak tersedia dalam dokumen pengumuman yang menjadi acuan data tersebut.
Karena itu, nilai tersebut sebaiknya dipahami sesuai kategori yang tercantum dalam LHKPN dan tidak diasumsikan sebagai jenis aset tertentu tanpa keterangan pendukung.
Adapun total aset Rudy sebesar Rp279,22 miliar masih harus dikurangi dengan kewajiban utang Rp112,69 miliar. Hasil pengurangannya menjadi dasar angka kekayaan bersih sekitar Rp166,52 miliar.
(tsy)
Load more