Kristomei Sianturi Sempat Ingin Jadi Insinyur, Begini Titik Balik yang Mengubah Jalan Hidupnya
- Tangkapan Layar YouTube Tahu Bulat
Bagi Kristomei, rasa lelah dan kesulitan merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi. Jika tenaga dan waktu sudah dicurahkan untuk sebuah pekerjaan, ia ingin memastikan hasil yang diperoleh juga sepadan dengan usaha tersebut.
“Kalaupun saya malas-malasan tetap harus saya kerjakan, ya. Kenapa tidak saya harus berprestasi sekalian, gitu loh. Jadi, capeknya sama, tapi harus berprestasi, gitu loh. Jadi, jangan nanggung-nanggung,” katanya.
Prinsip tersebut menjadi salah satu pelajaran yang ia petik dari pengalaman awalnya sebagai taruna. Keputusan yang semula diambil di tengah persimpangan antara dunia teknik dan militer akhirnya mengantarkannya meniti karier di lingkungan TNI.
Kini, setelah melalui berbagai penugasan, Kristomei Sianturi memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya. Presiden Prabowo Subianto resmi melantiknya sebagai Kepala BNPB di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/10/2026), menggantikan Letjen TNI Suharyanto.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB. Dalam prosesi pelantikan, Kristomei bersama pejabat lainnya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto, kemudian menandatangani berita acara pelantikan secara simbolis.
Jabatan baru ini menambah babak penting dalam perjalanan Kristomei Sianturi. Sosok yang semasa muda bercita-cita menjadi insinyur itu kini dipercaya memimpin lembaga pemerintah yang berperan dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Kisahnya menunjukkan bagaimana sebuah keputusan dan pengalaman yang tidak terduga dapat mengubah arah kehidupan seseorang.
(anf)
Load more