Mengenal Alim Setiawan Slamet, dari Rektor IPB Kini Jadi Wakil Menteri Pertanian
- diedit gemini AI/ https://ppid.ipb.ac.id/profil-pimpinan-ipb/
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto telah melantik Alim Setiawan Slamet menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (15/10/2026).
Kabar ini menarik perhatian publik, karena Alim Setiawan Slamet sosok yang cukup familiar. Dia dikenal sebagai Rektor IPB University (Universitas IPB).
Penunjukan Alim Setiawan Slamet menjadi Wamentan, hari ini, dibarengi dengan melantik tiga wakil menteri (wamen) baru serta tiga pejabat badan baru dalam Kabinet Merah Putih.
Merangkum informasi laman IPB, Alim memiliki riwayat pendidikan yang cemerlang. Dia telah menyelesaikan S1 Teknologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor pada 2005.Â
Lalu menyelesaikan S2 Teknologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor di tahun 2009, dan S3 Agricultural Marketing and Agribusiness Ehime University, Jepang pada 2017.
Dengan pelantikan tersebut, Kementerian Pertanian kini memiliki dua wakil menteri.
Sebelum mendapat penugasan tersebut, Alim menjabat sebagai Rektor IPB University untuk periode 2025-2028 dan sederet pengalaman lainnya.
Ternyata Alim pernah menjadi dosen di Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Denav Dengan mata kuliah yang diampu manajemen operasi, manajemen rantai pasok, metode kuantitatif, dan manajemen kualitas.
Wamentan Alim juga pernah menjadi Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier. Ia kemudian menjabat Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur pada 2022-2025.
Pada Desember 2025, Majelis Wali Amanat IPB menetapkannya sebagai Rektor IPB University Pengganti Antarwaktu untuk periode 2025-2028.
Selain aktif di dunia pendidikan, dia juga dikenal sebagai peneliti. Alim pernah membahas persoalan pengembangan sektor pertanian, termasuk akses pasar bagi petani, efisiensi distribusi, dan pengelolaan risiko rantai pasok.
Kemudian juga ada beberapa hasil penelitian yang diterbitkannya, mulai mengenai partisipasi petani sayuran skala kecil dalam saluran ritel modern di Indonesia serta faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan pendapatan pertanian. (klw)
Load more