Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng, Gus Fahmi Berharap Polri Kian Dipercaya Masyarakat
- tvOne - Rohmadi
Jombang, tvOnenews.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (17/10). Selain bersilaturahmi dengan pengasuh pesantren, Kapolri bersama rombongan berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta dua tokoh penting Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahid Hasyim.
Rombongan Mabes Polri yang dipimpin langsung Jenderal Suyudi tiba di kompleks Ponpes Tebuireng sekitar pukul 12.15 WIB. Kedatangan mereka disambut Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Setelah bersilaturahmi, Kapolri dan rombongan menunaikan salat Zuhur berjemaah di masjid pesantren. Rombongan kemudian berjalan menuju kompleks pemakaman keluarga Tebuireng dengan didampingi pengurus pesantren.
Suasana khidmat menyertai prosesi ziarah. Kapolri bersama rombongan memanjatkan doa di makam Gus Dur, KH Hasyim Asy’ari, dan KH Wahid Hasyim. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam Gus Dur sebagai bentuk penghormatan kepada mantan presiden yang dikenal luas melalui pemikiran kebangsaan dan toleransinya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan kalangan ulama serta pesantren. Di tengah agenda silaturahmi itu, muncul pula harapan agar kepemimpinan baru di tubuh kepolisian dapat membawa perubahan positif bagi institusi dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Pengasuh Pondok Putri Tebuireng KH Fahmi Amrullah Hadzik atau Gus Fahmi berharap pergantian pucuk pimpinan Polri menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai persoalan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Menurut Gus Fahmi, kepercayaan masyarakat merupakan hal penting yang perlu diperkuat oleh Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi. Ia menilai, sejumlah persoalan yang selama ini mencuat menjadi tantangan bagi institusi kepolisian dalam menjaga citra dan kepercayaan masyarakat.
“Harapan saya, kunjungan Kapolri ini sangat strategis karena beliau baru beberapa hari ini dilantik. Kita berharap institusi Polri ke depan semakin baik dan semakin dipercaya oleh rakyat,” ujar Gus Fahmi.
Ia berharap kepemimpinan Suyudi dapat menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki berbagai hal yang dinilai masih perlu dibenahi di tubuh Polri.
Gus Fahmi juga menyebut pergantian pimpinan sebagai bagian dari dinamika yang wajar dalam sebuah institusi. Ia mengapresiasi kepemimpinan Kapolri sebelumnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sekaligus berharap kepemimpinan baru membawa penyegaran bagi institusi kepolisian.
Selain berharap adanya perbaikan internal, Gus Fahmi memandang kunjungan Kapolri ke Tebuireng sebagai peluang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dengan kalangan pesantren serta NU.
Menurutnya, hubungan tersebut perlu dikembangkan melalui komunikasi yang berkelanjutan, bukan sebatas pertemuan seremonial. Terlebih, Gus Kikin selaku pengasuh Tebuireng saat ini juga memimpin PBNU.
“Kita berharap kunjungan ini bisa menjalin kerja sama, bukan hanya dengan NU, tetapi juga dengan Tebuireng,” katanya.
Sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, Gus Fahmi turut menyinggung dinamika yang belakangan menjadi perhatian publik di lingkungan NU. Ia berharap komunikasi yang terjalin antara Polri dan kalangan NU dapat membantu meredam persoalan serta menjaga situasi tetap kondusif.
“Kita berharap agar hal-hal yang tidak benar itu bisa diredam dengan sendirinya. Ke depan, kerja sama antara NU dengan Polri semakin bisa ditingkatkan,” pungkasnya. (roi/ias)
Load more