Polisi Berpangkat Bharada Diduga Dibunuh Juniornya di Mako Polairud Tangsel, Penuh Luka Tembakan-Sangkur
- Threads @ix.fell88
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anggota polisi, Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, diduga meninggal dunia usai dianiaya juniornya di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).
Pengacara keluarga Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Patryona mengatakan, korban diduga dibunuh oleh juniornya.
“Sebagai tim pengacara dari keluarga almarhum Laurensus Aldo Fernandez Lewai yang dibunuh oleh juniornya di kantornya yaitu Kantor Pol Airud Pondok Cabe Jakarta Selatan, Tangerang Selatan,” kata Petrus, dalam keterangannya, pada Minggu (18/10/2026).
Lebih lanjut Petrus menyebutkan, korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah diduga akibat tembakan dan senjata tajam jenis sangkur.
- ANTARA
“Tubuh korban yang sangat parah yaitu bekas tembakan, bekas luka yang dilakukan dengan sangkur,” ungkap Petrus.
Petrus berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa ini. Sebab, pelaku diduga bejumlah lebih dari satu orang.
“Kemungkinan bukan hanya satu orang karena lukanya begitu banyak dengan senjata tajam yang sudah disita, ada sangkur, ada senapan,” ucap Petrus.
“Kami berharap Kapolri memberi atensi yang sungguh-sungguh terhadap pengungkapan kasus terbunuhnya Laurensus Aldo Fernandez Lewai,” lanjutnya.
Sementara itu, Petrus belum mengungkap kronologi dan penyebab tewasnya Bharada Valdo. Namun disebutkan, dari peristiwa ini sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Tapi yang jelas salah satu tersangkanya sudah ditahan sehingga kami belum jelas apa yang menjadi latar belakang pembunuhan tersebut,” jelasnya.
Untuk menindaklanjuti peristiwa ini, Petrus menjelaskan, tim pengacara akan mendatangi Polda Metro Jaya, pada Senin (19/10/2026) besok.
“Nanti hari Senin baru kami bisa berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya Jaya Tandras untuk menanyakan sejauh mana penanganannya karena setelah kami bertemu dengan pimpinan dari almarhum Aldo Fernandez Lewai, beliau atau Pak Dadang menyatakan bahwa akan membantu pengusutan secara tuntas,” tegasnya. (ars/muu)
Load more