Pernyataan Sikap Brigata Curva Sud usai Suporter PSS Sleman Alami Kecelakaan Maut: Tetap Masuk Stadion Tanpa Perayaan
- Tim tvOne - Andri Prasetiyo
Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut menyebabkan empat penumpang meninggal dunia. Seorang korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Selain korban meninggal, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Karena itu, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat disimpulkan.
Salah satu suporter PSS Sleman yang selamat, Dimas Ragil Prakosa, mengaku tidak mengetahui secara langsung bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.
Ia mengatakan baru menyadari insiden setelah terbangun. Saat itu, kondisi minibus yang ditumpanginya sudah mengalami kerusakan parah.
"Tahu-tahu saat bangun langsung panik dan enggak tahu apa-apa," kata Dimas.
Ia kemudian berusaha menyelamatkan diri dari kendaraan yang ringsek akibat benturan.
"Saya keluar dan atasnya itu sudah enggak ada," tambahnya.
Kesaksian tersebut menggambarkan situasi yang dialami penumpang setelah kecelakaan. Sementara itu, petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendataan terhadap para korban.
Manajemen PSS Sleman turut menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa rombongan suporter yang hendak memberikan dukungan langsung kepada tim di Surabaya.
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan duka cita kepada keluarga dan sahabat para korban. Ia juga berharap para suporter yang mengalami luka-luka segera pulih.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya," ujar Vita.
Ia mengimbau seluruh pendukung PSS Sleman agar berhati-hati selama perjalanan, baik ketika berangkat untuk mendukung tim maupun saat kembali ke daerah masing-masing.
"Semoga kita semua dapat kembali ke Sleman dengan selamat dan senantiasa berada dalam perlindungan," harapnya.
Kecelakaan ini menjadi kabar duka bagi keluarga korban dan komunitas suporter PSS Sleman.
Di tengah persiapan tim menghadapi Persebaya Surabaya, keputusan Brigata Curva Sud untuk tetap memasuki stadion tanpa perayaan menjadi bentuk penghormatan terhadap rekan-rekan mereka yang meninggal dunia.
Load more