Rangkuman Kasus Pembunuhan Anak di Pasar Kebayoran Lama yang Dilakukan oleh Ayah Tiri dan Ibu Kandung
- Instagram/badanperwakilannetizen2
tvOnenews.com - Jagat publik diguncang oleh peristiwa pembunuhan tragis yang menimpa seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan berinisial SF di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Korban meninggal dunia secara mengenaskan setelah dihabisi secara tega oleh pasangan suami istri yang merupakan ibu kandung serta ayah tirinya sendiri.
Aksi yang sangat tidak manusiawi ini memicu gelombang kecaman dahsyat dari masyarakat luas lantaran eksekusi keji tersebut dilakukan di tempat yang sangat tidak wajar, yaitu di dalam toilet umum pasar.
Berikut rangkuman dari kasus yang cukup menyita banyak perhatian masyarakat tersebut.
- Polsek Kebayoran Lama
Kronologi Kejadian
Kronologi peristiwa mengerikan ini bermula pada Sabtu (31/10), ketika kedua pelaku secara bersama-sama mengeksekusi korban di dalam fasilitas toilet umum Pasar Kebayoran Lama.
Setelah nyawa sang bayi melayang, mereka membungkus jasadnya memakai kantong plastik kresek hitam. Untuk menghilangkan jejak, pelaku memesan layanan taksi online dari lokasi kejadian menuju kawasan Palmerah.
Sembari membawa anak pertama mereka yang berusia tiga tahun, kedua pelaku lantas berjalan kaki hingga ke kawasan Bendungan Hilir (Benhil) arah Semanggi dan menguburkan jasad korban di sebuah lahan kosong.
Motif Pembunuhan
Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, motif utama di balik aksi sadis tersebut dipicu oleh impitan ekonomi yang berat.
Kedua pelaku mengaku sudah tidak sanggup lagi membiayai kebutuhan hidup serta merawat anak-anak mereka.
Diketahui pasangan ini memiliki dua orang anak, dan kedua pelaku sengaja memilih korban berinisial SF yang merupakan anak paling kecil untuk dihabisi nyawanya demi meredam beban finansial keluarga.
- Instagram/badanperwakilannetizen2
Penemuan Jasad Korban
Pengungkapan kasus dan penemuan jasad korban ini diawali dari kecurigaan pemilik toilet umum Pasar Kebayoran Lama.
Pemilik toilet dan warga sekitar awalnya menduga telah terjadi aksi sodomi di lokasi tersebut sehingga melaporkannya ke Polsek Kebayoran Lama.
Tim kepolisian pimpinan Kompol Seala Syah Alam bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam hingga membongkar fakta bahwa kasus ini adalah pembunuhan.
Kurang dari 24 jam, polisi berhasil membekuk kedua pelaku dan mengevakuasi jasad korban yang terkubur dalam plastik di Benhil ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk autopsi.
- Instagram/badanperwakilannetizen2
Identitas Pelaku
Identitas kedua pelaku aksi kejam tersebut adalah sang ayah tiri bernama Alfian Rudiansyah (AR), seorang pria kelahiran tahun 2004, serta ibu kandung korban bernama Jumsah (JM), perempuan kelahiran tahun 2007.
Di usianya yang terbilang masih sangat muda, pasangan ini bukannya memberikan perlindungan dan kasih sayang tulus kepada buah hati mereka, tetapi malah bersekongkol secara dingin untuk mengakhiri hidup sang balita malang. (ism)
Load more