News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas PRR Kawal Pemulihan Aceh Utara, dari Normalisasi Sungai hingga Huntap

Tim Monev Khusus Satgas PRR meninjau tiga lokasi di Aceh Utara untuk mendorong percepatan normalisasi sungai, hingga pemenuhan fasilitas hunian tetap.
Senin, 2 November 2026 - 10:00 WIB
Tim Monev Khusus Satgas PRR bersama jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait meninjau kondisi jembatan di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (27/10/2026).
Sumber :
  • istimewa

Aceh Utara, tvOnenews.com - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mendorong percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Utara. 

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Khusus Satgas PRR meninjau tiga lokasi, yakni Sungai Krueng Pase di Kecamatan Syamtalira Aron, kawasan hunian tetap (huntap) Kuala Cangkoi di Kecamatan Lapang, serta lahan pembangunan 200 unit huntap di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan pada Selasa (27/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Tim Monev Khusus Aceh Utara, Kombes Pol. Suwinto, mengapresiasi penanganan pascabencana yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait. Namun, sejumlah kebutuhan masih perlu ditindaklanjuti agar pemulihan berjalan optimal.

"Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menunjukkan progres dalam penanganan pascabencana di Aceh Utara. Tentunya, masih ada beberapa hal yang perlu kita dorong bersama agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih optimal," ujar Suwinto.

Di Sungai Krueng Pase, Desa Tengah, Kecamatan Syamtalira Aron, tim menemukan sedimentasi pada alur sungai dan pengikisan di sejumlah bagian tebing. 

Penanganan sebelumnya telah dilakukan di dua titik oleh pemerintah provinsi dan dua lokasi lainnya oleh Balai Wilayah Sungai (BWS). Selanjutnya, BWS merencanakan normalisasi dari bagian hilir hingga muara.

Percepatan normalisasi diperlukan untuk menjaga kelancaran aliran sungai dan mengurangi risiko luapan air yang dapat mengancam permukiman, lahan pertanian, serta jaringan irigasi, terutama menjelang musim penghujan. Satgas PRR juga mendorong koordinasi pemerintah provinsi dan BWS, termasuk untuk pengamanan tebing dan tanggul.

Suwinto mengatakan pihaknya akan membantu mengomunikasikan kebutuhan sarana pendukung, termasuk alat berat untuk normalisasi sungai dan pemulihan lahan persawahan, kepada kementerian dan lembaga terkait.

"Kami terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk keterbatasan alat berat untuk normalisasi sungai maupun pemulihan lahan persawahan. Kebutuhan tersebut akan terus kami komunikasikan dengan kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat agar dukungan yang diperlukan dapat terealisasi," jelasnya.

Tim kemudian meninjau kawasan huntap Kuala Cangkoi yang terdiri atas 104 unit rumah dan dibangun oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). 

Kawasan tersebut telah dihuni masyarakat dan dilengkapi jaringan listrik serta perpipaan air. Namun, ketersediaan air bersih dan penerangan jalan lingkungan masih membutuhkan penyempurnaan.

Pemanfaatan sumur bor terkendala kondisi air tanah yang payau. Sebagai alternatif, pemerintah daerah mengusulkan teknologi air siap minum (Arsinum) dengan memanfaatkan sumber air baku dari sungai sekitar 500 meter dari kawasan huntap. 

Usulan ini akan dikoordinasikan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kajian kualitas air dan kebutuhan pengolahan. Satgas PRR juga mendorong penyediaan penerangan jalan umum berbasis tenaga surya yang akan diusulkan kepada Kemenko Polkam.

Lokasi berikutnya adalah lahan pembangunan 200 unit huntap oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan. Pembangunan ini merupakan bagian dari Paket Aceh Utara 01 yang mencakup 415 unit huntap di enam desa.

Berdasarkan laporan per 26 Oktober 2026, pembangunan di Leubok Pusaka membutuhkan lahan seluas 3,5 hektare. Sebanyak 3,1 hektare telah dapat digunakan untuk pembersihan dan pematangan lahan, sedangkan 0,4 hektare lainnya masih menunggu penyelesaian izin dari pemilik lahan. 

Adapun progres fisik keseluruhan Paket Aceh Utara 01 tercatat 1,02 persen dari target rencana 1,69 persen. Suwinto mendorong pemerintah kabupaten segera menyelesaikan persoalan administrasi lahan agar pembangunan dapat berlanjut sesuai perencanaan.

"Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk segera menyelesaikan persoalan lahan di sejumlah lokasi pembangunan huntap. Harapannya, proses pembangunan dapat terus berjalan dan masyarakat terdampak bencana bisa segera memperoleh hunian yang layak," ungkapnya.

Selain kepastian lahan, kesiapan drainase, akses jalan, air bersih, sanitasi, dan jaringan listrik juga perlu diperhatikan agar kawasan huntap dapat berfungsi secara optimal.

Ketua Satgas PRR Wilayah Aceh, Imran, mengatakan monitoring khusus oleh Posko Satgas PRR Pusat bertujuan mempercepat penyelesaian kebutuhan pemulihan, terutama penyiapan lahan huntap dan pembangunan infrastruktur strategis di Aceh Utara.

"Kemarin dari Posko Satgas kembali melakukan monitoring ke Aceh Utara, salah satunya monitoring khusus terkait penyiapan lahan hunian tetap, termasuk beberapa infrastruktur strategis yang ada di sana. Tentunya kita berharap dengan adanya asistensi secara khusus yang dilakukan Posko Satgas, realisasi pembangunan maupun penyiapan hunian tetap di Aceh Utara dapat dipercepat," ujar Imran.

Suwinto juga mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan realisasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dan memperbarui laporan perkembangan pekerjaan secara berkala.

Pelaporan tersebut diperlukan agar Satgas PRR Pusat dapat memantau kemajuan penanganan dan membantu mencari solusi atas kendala di lapangan.

"Kami mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan realisasi anggaran TKD yang telah disusun dan terus memperbarui laporan progres penanganan. Dengan begitu, Satgas PRR Pusat dapat memantau perkembangan di lapangan sekaligus membantu mencari solusi apabila masih terdapat kendala," kata Suwinto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imran berharap asistensi dan monitoring rutin dapat mendorong pemerintah daerah lebih responsif dalam menindaklanjuti kebutuhan pemulihan masyarakat.

"Kita berharap percepatan pembangunan tidak hanya untuk hunian tetap, tetapi juga infrastruktur lainnya. Dengan rutinnya asistensi yang dilakukan, kami berharap pemerintah kabupaten semakin responsif untuk melakukan pemulihan sesegera mungkin," tegas Imran. (*)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang

Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang

Jangan asal beri nama anak, Ustaz Khalid Basalamah jelaskan nama yang dianjurkan dan dilarang dalam Islam.
Persib Bandung Gulung Isenmulang Kalteng FC 4-0, Marc Klok: Harusnya Bisa Lebih Telak

Persib Bandung Gulung Isenmulang Kalteng FC 4-0, Marc Klok: Harusnya Bisa Lebih Telak

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok puas dengan performa tim saat mengalahkan Isenmulang Kalteng FC. Empat gol tanpa balas menjadi bukti dari dominasi timnya atas sang tamu.
Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi berhasil mencetak gol ke-937 dalam kariernya ketika Inter Miami menghadapi New England. Dalam laga lanjutan MLS 2026 itu, sang megabintang asal Argentina mencetak sebuah gol dan assist.
Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian sepeda motor listrik mendapat sambutan positif dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI). Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena pelaksanaannya mundur dari jadwal awal.
Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal siaran langsung Korea Open 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi. Salah satunya Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Selengkapnya

Viral