News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insiden Penembakan Brigadir J, Polri: Jangan Ada Penafsiran Parsial, Tunggu Sampai Utuh!

Pemeriksaan terkait insiden adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo masih dalam penanganan tim penyidik Polri.
Kamis, 14 Juli 2022 - 19:32 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo
Sumber :
  • via VIVA

Jakarta - Pemeriksaan terkait insiden adu tembak antara Brigadir J dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo masih dalam penanganan Polri.

Tim gabungan khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih bekerja untuk mengungkap kasus baku tembak Brigadir J dengan Bharada E yang terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menghimbau masyarakat agar tidak berasumsi banyak terlebih dahulu apalagi dengan mentah mempercayai informasi yang beredar.

“Biar tim bekerja dulu agar tidak ada penafsiran-penafsiran yang berbeda-beda. Semua akan dibuktikan secara ilmiah oleh tim,” kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 14 Juli 2022.

Tim gabungan khusus Polri akan melakukan penyelidikan dan akan mengungkap kasus ini sesuai fakta.

Sementara Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menegaskan, saat ini tim gabungan yang dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sedang bertugas.

Hasil utuh dari penyelidikan tersebut, nantinya akan disampaikan oleh tim yang juga dibantu pihak eksternal seperti Komnas HAM dan Kompolnas tersebut.

“Kita berikan, kita nunggu, tim ini bekerja, tim ini gabungan. Jadi nanti tidak parsial-parsial, tapi nanti secara utuh akan disampaikan setelah ada hasilnya,” ujarnya. 

Sehingga masyarakat dihimbau agar sabar menunggu, dan tidak perlu banyak berasumsi dengan isu-isu mengenai dugaan kejanggalan yang terjadi dalam insiden adu tembak antara Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J (Brigadir Yosua) dengan Bharada E.

Sebelumnya, Seno Sukarto, ketua RT kompleks rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, berbicara mengenai keganjilan dalam insiden adu tembak tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seno mengaku tidak menerima laporan dari polisi atas kejadian adu tembak tersebut. Begitu pula dengan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga penggantian decoder CCTV yang berada di pos satpam dekat dengan kediaman Ferdy Sambo. 

Seperti yang diketahui, Brigadir J diduga melakukan tindakan pencabulan dan ancaman kekerasan di kediaman Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada pada Jumat (8/7/2022).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menegaskan dampak dari gempa bumi magnitudo 6,7 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berpotensi tsunami.
Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Dalam upaya menyambut visi Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mendorong seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun pelajar, untuk aktif beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Iran terpaksa meninggalkan Los Angeles, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyebut turunnya harga minyak dunia harus segera disambut cepat oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki fiskal.
Mobilitas Penumpang Kereta Api di Wilayah Daop 6 Yogyakarta Capai 72.596 Orang pada Libur Tahun Baru Islam

Mobilitas Penumpang Kereta Api di Wilayah Daop 6 Yogyakarta Capai 72.596 Orang pada Libur Tahun Baru Islam

Mobilitas penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencapai 72.596 orang pada libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral