News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Ungkap Kematian Brigadir J, Polri Dalami Rekaman CCTV dari Magelang hingga Jakarta

Polisi tak hanya memeriksa CCTV dari kawasan Duren Tiga saja, tetapi juga mendalami rekaman CCTV dari Magelang sampai Jakarta untuk ungkap kematian Brigadir J
Sabtu, 23 Juli 2022 - 08:53 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat tanya-jawab perkembangan penyidikan kasus penembakan Brigadir J
Sumber :
  • Divhumas Polri

Jakarta - Tim khusus Polri berhasil mendapatkan rekaman CCTV terkait insiden penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Rekaman CCTV kasus penembakan yang berujung kematian Brigadir J itu dikumpulkan penyidik dari lingkungan sekitar rumah Ferdy Sambo, juga dari dalam rumah eks Kadiv Propam tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun polisi ternyata tidak hanya memeriksa CCTV dari kawasan Duren Tiga saja, melainkan juga mendalami rekaman CCTV dari Magelang sampai Jakarta. Sebab sebelum meninggal dunia, Magelang menjadi lokasi terakhir Brigadir J berkomunikasi dengan keluarganya dan diketahui masih hidup. 

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan hal itu, saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Jumat (22/7/2022).

"Ya, semuanya (rekaman CCTV dari Magelang ke Jakarta). Semua terkait masalah peristiwa ini sudah didalami dan sudah dilakukan proses oleh laboratorium forensik," kata Dedi.

Meski demikian, Kadiv Humas tak merinci berapa jumlah CCTV yang saat ini dalam proses pendalaman di Labfor. Hasil pemeriksaan rekaman tersebut, nantinya akan disampaikan Tim Labfor.

"Ada beberapa titik (CCTV). Sekali lagi mohon maaf karena nanti orang yang menyampaikan harus expert di bidangnya, biar nanti Labfor yang bisa menjelaskan," tambah Dedi Prasetyo.

Dia juga mengungkapkan rekaman CCTV yang saat ini tengah diperiksa oleh Labfor, kelak akan dibuka dan diuji dalam persidangan.

"Tentunya juga jika ini dibuka dalam sidang pengadilan nantinya akan terbuka. Nanti akan diuji di pengadilan dalam rangka untuk membuktikan suatu peristiwa pidana," tutur Kadiv Humas.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Brigadir J menyebut almarhum sempat melakukan komunikasi dengan keluarga tujuh jam sebelum peristiwa baku tembak dilaporkan terjadi pukul 17.00 WIB, Jumat (8/7/2022). 

“Pukul 10.00 WIB dia (Brigadir J) masih aktif berkomunikasi melalui telepon dan melalui WhatsApp (WA) kepada orang tuanya, khususnya melalui (grup) WA keluarga,” beber Kamaruddin Simanjuntak. 

Brigadir J mengabarkan keberadaannya kepada keluarga, bahwasannya dia akan mengawal keluarga Irjen Ferdy Sambo kembali dari Magelang ke Jakarta. Untuk itu keluarga yang berada di Balige, Sumatera Utara ia minta tidak menghubungi sejenak lantaran sedang bertugas.

“Jadi percakapan terakhir di Balige, Sumatera Utara, dengan korban (Brigadir J, posisi) di Magelang,” terang Kamaruddin. “Jadi tidak etis seorang ajudan mengawal pimpinan masih WA dan telepon-telepon, jadi diminta 7 jam jangan diganggu dulu."

Tujuh jam berlalu, Brigadir J tidak kunjung kembali memberi kabar ke keluarga. Orangtua berusaha menghubungi namun tidak tehubung. Berikutnya seluruh nomor WhatsApp keluarga: orang tua, adik, dan kakak justru terblokir. Praktis keluarga semakin risau. Pihak keluarga menduga adanya pembunuhan berencana yang menimpa anaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Artinya ada dugaan pembunuhan berencana, bagaimana caranya ponsel itu bisa dikuasai password-nya, berarti sebelum dia (Brigadir J) dibunuh ada dulu dugaan pemaksaan pembukaan password HP,” ucap Kamaruddin.

Pengacara menduga kejadian yang dialami Brigadir J kemungkinan berada di dua lokasi. Pertama antara dalam perjalanan Magelang-Jakarta, kedua di rumah Irjen Ferdy Sambo. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Sumsel Minta Pungli di Jembatan Air Sugihan Segera dihentikan

Gubernur Sumsel Minta Pungli di Jembatan Air Sugihan Segera dihentikan

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta praktik pungutan liar (pungli) di Jembatan Air Sugihan yang menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin segera dihentikan setelah adanya video keluhan warga di media sosial
Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Kepolisian Resor Garut terus melakukan pendalaman terhadap peredaran narkotika jenis sabu yang diketahui peredarannya memanfaatkan media sosial (medsos), untuk bisa mengungkap jaringannya yang selama ini memasok wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat
Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Lonjakan harga plastik imbas konflik di Timur Tengah mulai menekan industri dalam negeri. Pengusaha memperingatkan potensi pabrik berhenti produksi pada Mei.
Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ditolak oleh seorang pria tunawicara dengan satu kaki bernama Suwarno yang hidup di trotoar jalan saat ingin memberi bantuan.
Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejaksaan Negeri Jembrana, Bali, menyetorkan uang pengganti kerugian negara dari dua terpidana kasus korupsi yang jumlahnya mencapai Rp234 juta lebih
I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

Kabar ini pun menjadi angin segar bagi klub Indonesia yang terus memperbaiki peringkat koefisien AFC. Peluang klub Indonesia untuk tampil di ACL Elite pun terbuka. 

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral