GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinasihati Orang Tua, Bukannya Nurut Kopda Muslimin Malah Mengakhiri Hidupnya

Kopda Muslimin atau Kopda M, seorang prajurit Arhanud TNI menjadi otak dari kasus percobaan pembunuhan Rina Wulandari di Jalan Cemara III Banyumanik, Semarang
Kamis, 28 Juli 2022 - 16:46 WIB
Kopda Muslimin dan istrinya, Rina Wulandari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Kendal, Jawa Tengah - Kopda Muslimin atau Kopda M, seorang prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI menjadi otak dari kasus percobaan pembunuhan Rina Wulandari di Jalan Cemara III Banyumanik, Semarang pada Senin (18/7/2022) lalu.

Sempat menghilang sejak korban menjalani operasi pengambilan proyektil. Kini Kopda M ditemukan tewas di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah pada hari ini, Kamis (28/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kopda Muslimin ditemukan oleh Ayahnya, Mustakim dalam keadaan tewas dan posisi berbaring dikamar pada pukul 07.00 WIB. Namun sebelumnya, Kopda M baru mendatangi rumah orang tuanya sekitar pukul 05.30 WIB pagi ini dengan menggunakan kendaraan roda dua bernomor polisi AA 2703 NC dan disambut oleh ayahnya.

Setelah memasuki rumah Kopda M langsung menemui kedua orang tuanya dan langsung meminta maaf pada keduanya. 

Baca Juga Tergeletak Di Kamar, Ternyata Ini Penyebab Kopda Muslimin Tewas Di Rumah Orang Tuanya

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, mengatakan Kopda M pulang ke rumah orang tuanya sempat meminta maaf dan dinasehati oleh orang tuanya untuk segera menyerahkan diri.

“Tadi pukul 05.30 bahwa saudara M pulang ke rumah orang tuanya, pada saat pulang beliau sempat meminta maaf. Oleh orang tua dinasehati untuk menyerahkan diri,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Kamis (28/7/2022).

Jenazah Kopda M. (Ist)

Dirinya sempat muntah-muntah dan meminta obat maag juga air manis untuk diminum. Setelah muntah-muntah, Kopda M, kemudian menuju kamar dan berbaring di tempat tidur.

Saat pukul 07.00 WIB orang tuanya memeriksa Kopda M yang tengah berbaring tak bergerak di kasur. Rupanya Kopda M telah meninggal dunia

Saudara Arif yang merupakan adik dari Kopda Muslimin, kemudian langsung melaporkan ke Dan unit intel Kodim 0715/Kendal bahwa kakaknya meninggal dunia di rumah orang tuanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama, tim dari Inafis mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP untuk memastikan tewasnya Kopda M.

“Didapati pukul 07.00 WIB meninggal dunia kemudian kita dari Inafis dari Pom kita melakukan olah TKP untuk memastikan meninggalnya korban,” Tambah Irjen Luthfi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesta Juara Persib Bisa Berantakan, Persijap Punya Siasat untuk Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di Stadion GBLA

Pesta Juara Persib Bisa Berantakan, Persijap Punya Siasat untuk Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di Stadion GBLA

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, memastikan timnya tidak tampil setengah hati saat menghadapi Persib Bandung pada pekan terakhir Super League 2025/2026.
Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan

Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan

Kehadiran film dokumenter Pesta Babi menuai kontroversi ditengah masyarakat. Film tersebut menyoroti Proyek Strategis Nasional atau PSN Food Estate di Merauke, Papua Selatan, dengan narasi adanya kolonialisme baru di Tanah Papua.
Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi di Pati Melonjak Tajam, 125 Ekor Ludes dalam Sepekan

Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi di Pati Melonjak Tajam, 125 Ekor Ludes dalam Sepekan

Penjualan hewan kurban di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Sassuolo Ambruk Tanpa Jay Idzes, Media Italia Bongkar Fakta Tak Terbantahkan Soal Absennya Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo Ambruk Tanpa Jay Idzes, Media Italia Bongkar Fakta Tak Terbantahkan Soal Absennya Kapten Timnas Indonesia

Pengaruh absennya Jay Idzes di klub mendapat pengakuan terbuka dari media Italia. Mereka bongkar fakta tak terbantahkan soal ambruknya lini pertahanan Sassuolo.
Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir, Pesan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah, Taati Seluruh Ketentuan

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir, Pesan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah, Taati Seluruh Ketentuan

Gubernur Khofifah lepas kloter 116, kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Rumah di Tambora Rusak Parah Akibat Ledakan Dahsyat Tabung Gas, Pemilik Rumah Alami Luka-luka

Rumah di Tambora Rusak Parah Akibat Ledakan Dahsyat Tabung Gas, Pemilik Rumah Alami Luka-luka

Sebuah rumah tinggal mengalami rusak parah akibat ledakan tabung gas. Peristiwa ini terjadi di Jalan Taman Tambora II, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5/2026).

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral