News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Umum Partai Kongres: Banyak Anggota DPR yang Tidak Benar

Ketua Umum Partai Kongres menilai kinerja DPR RI tidak benar lantaran undang-undang di Indonesia banyak yang harus diubah menyangkut kesejahteraan dan ekonomi
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:26 WIB
Ketua Umum Partai Kongres Zakariani Santoso
Sumber :
  • Syifa Aulia

Jakarta - Ketua Umum Partai Kongres, Zakariani Santoso menilai kinerja anggota DPR RI tidak benar lantaran undang-undang di Indonesia masih banyak yang harus diubah menyangkut kesejahteraan dan ekonomi.

Zakariani menganggap demikian sebab masih banyak rakyat yang miskin. Oleh karena itu, ia sepakat untuk membangkitkan kembali Partai Kongres dan bersedia mengikuti Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belum tentu yang DPR itu benar. Itu pasti. Itu lah kenapa masih terus berjuang," ungkap Zakariani di kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2022).

"Banyak mereka yang bagus juga tapi banyak juga yang tidak benar," kata dia.

"Sebenarnya saya malu usia sudah tua, di kantor juga masih banyak yang tua, di daerah juga. Tapi mereka masih tetap berjuang. Jadi itu lah yang membuat saya berjuang. Saya sebenernya udah males. Tapi karena itu lah saya pikir aspirasi rakyat dan ini adalah untuk kepentingan rakyat," sambungnya.

Atas hal itu ia kemudian ingin Partai Kongres masuk ke parlemen untuk menyampaikan suara-suara rakyat.

"Jadi kita harus ada di parlemen walaupun hanya sebentar, dengarlah suara rakyat yang kita wakili. Itu harus dipikirkan gimana caranya. Karena presidential kita ini tidak 100 persen murni. Ini kan suara-suara rakyat bawah itu mereka itu punya ide dan gagasan bagus. Para peneliti, para praktisi bagus," ungkapnya. 

Zakariani lantas menyinggung ihwal tanah milik Indonesia yang pernah dijual kepada pihak asing beberapa puluh tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalian tahu tanah kita berapa puluh tahun yang lalu habis dikasih kepada orang asing. Tapi Pak Jokowi karena banyak oligarki, Pak Jokowi susah. Jadi kalo rakyat kita tidak ini, nggak bisa. Kita harus bantu. Itu lah yang membuat kami berjuang," tuturnya. 

Menurutnya, oligarki itu membuat partainya yang ingin pro kepada rakyat menjadi tidak bisa. (saa/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Kombes Nanang Haryono yang baru menyelesaikan prosesi serah terima jabatan sebagai Kapolresta Sleman, mendadak dipindahtugaskan sebelum genap sehari memimpin.
Beraksi di Dua Ponpes Sekaligus, Oknum Ustaz di Lombok Barat Diduga Lecehkan Santri Difabel, Polisi Naikkan Status Perkara

Beraksi di Dua Ponpes Sekaligus, Oknum Ustaz di Lombok Barat Diduga Lecehkan Santri Difabel, Polisi Naikkan Status Perkara

Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil langkah tegas dengan menaikkan penanganan perkara dugaan kekerasan seksual sesama jenis terhadap santri ke tahap penyidikan.
Ruben Onsu Curhat Mental Tertekan Usai Video Call Viral, Teman dan Brand Diduga Jadi Sasaran Buzzer?

Ruben Onsu Curhat Mental Tertekan Usai Video Call Viral, Teman dan Brand Diduga Jadi Sasaran Buzzer?

Ruben Onsu mengaku kehilangan kepercayaan diri akibat serangan di media sosial setelah video call viral. Ia menyebut teman dan brand ikut terdampak di tengah
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Operasi Senyap di BNPB, KPK Dapati Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan

Operasi Senyap di BNPB, KPK Dapati Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan

KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10).
Bukan Cuma Pejabat Tinggi, OTT Senyap KPK di BNPB Seret 14 Orang: Sita Uang Tunai Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia

Bukan Cuma Pejabat Tinggi, OTT Senyap KPK di BNPB Seret 14 Orang: Sita Uang Tunai Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik lewat aksi penindakan teranyar. 

Trending

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Legenda UFC Conor McGregor membuat kejutan saat debut di TikTok dengan menggendong anak kambing dan menyampaikan pengumuman besar di tengah masa pemulihannya.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Viral di Threads! Modus "Licik" QRIS Pedagang Dicangkok untuk Judi Online, Ini Ciri-ciri dan Cara Menghindarnya

Viral di Threads! Modus "Licik" QRIS Pedagang Dicangkok untuk Judi Online, Ini Ciri-ciri dan Cara Menghindarnya

Fenomena QRIS pedagang disalahgunakan untuk transaksi judi online mendadak viral di Threads. Simak kronologi, ciri-ciri, modus operandi, hingga tips mencegah
Operasi Senyap di BNPB, KPK Dapati Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan

Operasi Senyap di BNPB, KPK Dapati Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan

KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10).
Jebakan Maut Lewat Medsos, Wanita di Jaktim Dipancing ke Kamar Kos hingga Berujung Tewas Mengenaskan

Jebakan Maut Lewat Medsos, Wanita di Jaktim Dipancing ke Kamar Kos hingga Berujung Tewas Mengenaskan

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pembunuhan wanita berinisial KDA yang dilakukan oleh pelaku KDN dan ATW di Indekos kawasan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (8/10).
Curhatan Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin: Allah Tidak Tidur

Curhatan Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin: Allah Tidak Tidur

Nama Bang Madun kembali menjadi sorotan di tengah perseteruan Aa Juju dan Awkarin. Ia meluapkan kepedihan akibat konflik masa lalu yang disebut berdampak besar.
Bukan Cuma Pejabat Tinggi, OTT Senyap KPK di BNPB Seret 14 Orang: Sita Uang Tunai Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia

Bukan Cuma Pejabat Tinggi, OTT Senyap KPK di BNPB Seret 14 Orang: Sita Uang Tunai Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik lewat aksi penindakan teranyar. 
Selengkapnya

Viral