News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

´Kami Sedih dan Kecewa´ Curhat Dokter Forensik Pertama Kasus Brigadir J Soal Profesionalitasnya Diragukan Publik

Jakarta – ´Kami Sedih dan Kecewa´ Curhat Dokter Forensik Pertama Kasus Brigadir J Soal Profesionalitasnya Diragukan Publik. Ahmad Taufan Damanik selaku Ketua Kominis Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan soal ´curhatan´ dokter forensik yang menangani autopsi Brigadir J atau Brigadir Yosua pertama kalinya.
Minggu, 28 Agustus 2022 - 13:00 WIB
Brigadir J
Sumber :
  • dok istimewa

Jakarta – ´Kami Sedih dan Kecewa´ Curhat Dokter Forensik Pertama Kasus Brigadir J Soal Profesionalitasnya Diragukan Publik

Ahmad Taufan Damanik selaku Ketua Kominis Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan soal ´curhatan´ dokter forensik yang menangani autopsi Brigadir J atau Brigadir Yosua pertama kalinya. Pihaknya sedang berusaha mengembalikan nama baik para dokter forensik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufan membeberkan bahwa intregritas para dokter forensik yang pertama kali tangani jasad Brigadir J diragukan publik sehingga membuat mereka kecewa dan sedih.

¨Bukan menangis, mereka kecewa dan sedih karena profesionalitas dan integritasnya diragukan. Nah, sekarang terbukti kalau tuduhan itu tidak terbukti," pungkas Taufan kepada wartawan pada Kamis (25/8/2022).

Berdasarkan keterangan Taufan dilansir dari VIVA, dokter forensik mengungkapkan rasa kekecewaan tersebut saat mejalani pemeriksaan Komnas HAM pada Senin (25/8/2022). 

"Waktu memberikan keterangan di kantor Komnas HAM, sebelum autopsi kedua. Menurut saya, mestinya ada pemulihan nama baik mereka (dokter forensik)," ujar Ahmad Taufan Damanik dikutip dari VIVA.

Lalu, Taufan juga menambahkan bahwa pihaknya telah mempercayai hasil autopsy dari dokter forensic pertama kasus Brigadir J. Namun, komnas HAM juga turut menghargai permintaan keluarga Brigadir J untuk melakukan autopsi ulang.

"Ya percaya (hasil autopsi). Sebab, mereka kan dokter ahli yang profesional. Kami sebetulnya juga sudah meminta opini ahli independen kami yang opininya sama. Tapi karena semua setuju autopsi ulang, maka kita menghormati keputusan itu dan menunggu hasilnya," sambungnya.

Kuasa Hukum Brigadir J Curiga Luka Janggal Di Tubuh Yosua

Sebelumnya, setelah menerima hasil autopsi Brigadir J dari Polri, Kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan tentang keraguan hasil autopsi dari pihak keluarga. Ia mengajukan permohonan untuk proses autopsi ulang atau ekshumasi untuk tidak dilakukan oleh dokter forensik Polri.  

Kamaruddin Simanjuntak meminta agar proses autopsi ulang Brigadir J dilakukan oleh tim khusus yang melibatkan kedokteran dari rumah sakit atau TNI, bukan dokter forensik dari kepolisian sebelumnya. 

¨Kenapa kami menolak autopsi yang lalu, karena autopsi yang lalu dikatakan matinya itu karena tembak menembak, dari RS Polri tidak ada yang protes," ujar Kamaruddin. 

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak juga menyampaikan terkait sejumlah temuan baru yakni adanya luka di leher jasad Brigadir J yang diduga adalah bekas jeretan sebelum korban ditembak.

Ia menduga bekas lilitan atau jeratan leher itu disebabkan karena dijerat dari belakang. Menurutnya, temuan tersebut semakin menguatkan bukti dugaan pembunuhan berencana. 

¨Kami mendapatkan lagi ada luka semacam lilitan di leher, artinya ada dugaan bahwa almarhum Brigadir J ini dijerat dari belakang," ujar Kamaruddin pada Rabu (20/7/2022).

Dalam gelar perkara Polri yang digelar pada Kamis (21/7/2022) di Gedung Bareskim Polri, Jakarta, Kamaruddin Simanjutak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J juga menemukan temuan lain yang menguatkan adanya dugaan penyiksaan terhadap almarhum. Ia mengungkapkan bahwa kuku Brigadir J diduga dicabut sebelum tewas ditembak.  

"Kukunya dicabut, kita perkirakan itu dilakukan ketika (Brigadir J) masih hidup ketika dicabut, ada dugaan penyiksaan," pungkasnya.

PDFI Umumkan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J

Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) akhirnya membongkar hasil autopsi ulang atau ekshumasi jenazah Brigadir J alias Yoshua Hutabarat. Ketua PDFI Ade Firmansyah mengatakan pihaknya telah melaporkan hasil tersebut kepada penyidik Bareskrim Mabes Polri. 

"Ya, kami sudah kasih penjelasan ke penyidik terkait hasil autopsi ulang Brigadir J," ujar Ade Firmansyah di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022). 

Ketua PDFI Ade Firmansyah menjelaskan terkait adanya dua jari Brigadir J putus karena terkena lintasan peluru yang menyasar ke tubuhnya. 

"Jari yang patah itu karena arah alur lintasan anak peluru. Jelas sekali peluru keluar mengenai jarinya. Jadi, itu memang alur lintasan. Kalau bahwa awamnya mungkin tersambar, ya, seperti itu," kata Ade di Bareskrim Polri, Senin (22/8/2022). 

Dia menjelaskan pihaknya tidak bisa memastikan jari yang patah itu karena Brigadir J membela diri atau tidak. 

Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dibuktikan secara forensik. 

"Kalau melindungi diri atau enggak, saya tidak tahu. Namun, memang sesuai analisa kami terkait lintasan anak peluru itu juga memang sesuai dengan arahan lintasannya ketika keluar dari tubuh tersebut," jelasnya. 

Namun, Ade Firmansyah memastikan jika benar ada dua jari yang patah di tubuh Brigadir J. 

"Ada dua. Jari kelingking dan manis di kiri," imbuhnya. 

Sementara itu, dia menekankan dari hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J, PDFI tidak menemukan tindakan kekerasan selain luka akibat senjata api. 

Dia menegaskan hasil tersebut akan menjadi pertimbangan nanti di persidangan dengan autopsi pertama. 

"Jadi, kami sudah menganalisa bahwa tidak ada kekerasan. Itu juga akan menjadi materi di persidangan nanti bersama hasil autopsi pertama," kata dia

Ade menjelaskan dari hasil pemeriksaan jenazah Brigadir J tidak ditemukan bekas kekerasan sebelum atau sesudah kematian. Dia mengaku kematian Brigadir J terjadi karena luka akibat senjata api, bukan seperti hal yang disebutkan kuasa hukum keluarga. 

"Jadi, kami mengungkap hasil bahwa di tubuh Brigadir J tidak ada bekas penyiksaan atau kekerasaan lainnya. Itu murni karena luka senjata api," jelasnya. 

Selanjutnya, Ade mengatakan luka senjata api itu ditemukan sebanyak lima peluru keluar dan satu yang bersarang di tubuh Brigadir J. Dia menuturkan pihaknya tidak menemukan bekas luka selain akibat senjata api. 

"Kami menemukan ada lima tembakan masuk dan empat yang keluar. Artinya, satu peluru ada yang menyasar di bagian belakang tulang rusuk," imbuhnya. (viva/rka)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Diplomasi Maraton Rusia–Prancis, Prabowo Tiba di Tanah Air Disambut Gibran Rakabuming

Usai Diplomasi Maraton Rusia–Prancis, Prabowo Tiba di Tanah Air Disambut Gibran Rakabuming

Setibanya di darat, Prabowo yang mengenakan topi biru dan baju safari coklat langsung disambut jajaran pejabat tinggi negara, seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Reaksi Warga Malang saat Nelayan di Kota Mereka Justru Diapresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ramai Komentar Begini

Reaksi Warga Malang saat Nelayan di Kota Mereka Justru Diapresiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ramai Komentar Begini

Reaksi warga Malang saat nelayan di kota mereka justru diapresiasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ramai komentar begini.
Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar Jadi Rebutan Klub Elite Premier League, Media Inggris: Klub Menangkis Segala Cara

Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar Jadi Rebutan Klub Elite Premier League, Media Inggris: Klub Menangkis Segala Cara

Nama Pascal Struijk kembali jadi sorotan panas di bursa transfer jelang musim baru. Pemain keturunan Indonesia Rp382 miliar itu jadi rebutan klub elite inggris.
Meski Sudah Tinggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Akui Masih Pantau Mantan Anak Asuhnya, Sebut Nama Ini

Meski Sudah Tinggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Akui Masih Pantau Mantan Anak Asuhnya, Sebut Nama Ini

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku masih mengikuti perkembangan skuad Garuda meski sudah tidak lagi menjabat. Ia bahkan menyebut masih,
Andrew Jung Pulih Dari Cedera, Bojan Hodak Optimistis Tatap Laga Persib Vs Dewa United

Andrew Jung Pulih Dari Cedera, Bojan Hodak Optimistis Tatap Laga Persib Vs Dewa United

Pertandingan tandang akan dilakoni di Stadion Banten International Stadium, Kota Serang, Senin (20/4/2026) mendatang. Waktu jeda yang ideal membuat skuad Persib asuhan Bojan Hodak lebih leluasa menjalani persiapan.
Penyebab Barcelona Gagal Comeback Kontra Atletico Madrid di Liga Champions Diungkap Frenkie de Jong

Penyebab Barcelona Gagal Comeback Kontra Atletico Madrid di Liga Champions Diungkap Frenkie de Jong

Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, berbicara tentang penyebab timnya gagal comeback atas Atletico Madrid. La Blaugrana harus puas tersingkir di babak perempat final.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Selengkapnya

Viral