GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Naikkan Harga BBM, Kornas Jokowi: Nggak Pro Rakyat!

Relawan Kornas Jokowi menilai pemerintah tidak peka terhadap masalah masyarakat ketika menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 
Senin, 5 September 2022 - 22:46 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Tim tvOne/Langgeng Puji

Jakarta - Relawan Kornas Jokowi menilai pemerintah tidak peka terhadap masalah masyarakat ketika menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Para pendukung Jokowi saat Pemilu itu pun meminta pemerintah kembali mengkaji ulang subsidi BBM yang dicabut tersebut karena dianggap tak prorakyat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Kornas-Jokowi, Abdul Havid Permana mengatakan pencabutan subsidi BBM itu akibat pemerintah gagal memprediksi haega minyak dunia. 

"Pemerintah juga tidak memikirkan dampak kenaikan harga-harga komoditi dan tarif transportasi umum," kata Abdul Havid dalam keterangannya, Senin (5/9/2022). 

Abdul Havid menjelaskan tarif transportasi bakal mengalami kenaikan menyusul BBM subsidi dicabut. Dia mengatakan dampak terbesar kenaikan BBM ialah rakyat menengah ke bawah. 

"Umumnya, pengguna Ojol (ojek online) dan angkot, kan rakyat kecil yang terkena imbasnya," tambahnya. 

Selain itu, Havid menilai pemerintah bertanggung jawab dalam hal subsidi sehingga perlu mengkaji ulang kenaikan BBM. 

Sebab, dia menuturkan pemasukan negara salah satunya berasal dari pajak dari rakyat. 

"Subsidi negara ke rakyat sudah jadi kewajiban pemerintah memikirkan itu. Jadi, sudah kewajiban negara memikirkan itu, termasuk subsidi BBM," jelasnya. 

Menurut Abdul Havid, pemerintah seharusnya bisa bergerak mencari jalan keluar selain mencabut subsidi BBM, seperti memberantas mafia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan mafia di Indonesia menjamur sehingga menjadi beban negara, seperti mafia tambang, minyak, tanah, judi, barkoba, dan lainnya. 

"Pemerintah gagal memberantas para mafia hingga ke akar-akarnya. Selain gagalnya berantas mafia, pemerintah pun belum optimal menyita aset-aset para koruptor yang hartanya masih puluhan bahkan ratusan triliunan rupiah," imbuhnya. (lpk/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos pakai sabuk hitam seni bela diri taekwondo saat peresmian North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I viral.
Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Selengkapnya

Viral