GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkait Jabatan Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Polda Metro Jaya Tunggu Sidang Kode Etik

Polda Metro Jaya sebut pihaknya bakal menentukan kelanjutan nasib AKP M. Fajar yang saat ini tengah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan
Kamis, 8 September 2022 - 19:14 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan
Sumber :
  • Tvonenews.com/Rizki Amana

Jakarta - Polda Metro Jaya sebut pihaknya bakal menentukan kelanjutan nasib AKP M. Fajar yang tengah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan saat ini Fajar masih tercatat menjabat Kanit Reskrim Polsek Metros Penjaringan meski tengah menjalani pemeriksaan dan berada di tempat khusus (patsus) SPN Lido, Sukabumi, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya nantinya pihak Polda Metro Jaya bakal memutuskan jabatan yang masih diemban oleh Fajar. 

"Mereka masih menjabat sebagi jabatan fungsional mereka tapi mereka di patsus. Tapi dari patsus ini akan berproses menjadi sidang kode etik," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Zulpan menuturkan kepastian pencopotan jabatan yang diemban oleh Fajar bakal dilakukan usai sidang kode etik yang dilaksanakan. 

Nantinya usai sidang kode etik tersebut pihaknya bakal turut serta memutuskan pergantian jabatan Kanit Reskrim Polsek Metro  Penjaringan yang diemban Fajar.

"Sidang kode etik ini yang nantinya akan memutuskan langkah sikap kepada mereka apakah mereka dilakukan pemberhentian dengan tidak hormat atau bagaimana nanti sidang yang memutuskan. Dan itu tentu akan berpengaruh pada jabatannya," katanya. 

Diwartakan sebelumnya, Zulpan mengatakan saat ini pihak Propam Polda Metro Jaya tengah kembali melakukan pemeriksaan secara intensif kepada Fajar dan 7 Anak Buahnya. 

Hal itu ditengarai Fajar dan anak buahnya didapati penyalahgunaan wewenang yang dilakukan dalam penanganan kasus judi online

"Dilakukan pemeriksaan intensif dan beserta anggotanya masih di Polda Metro Jaya," kata Zulpan saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Zulpan menjelaskan pihak Propam Polda Metro Jaya bakal merekomendasikan sanksi terhadap Fajar dan ketujuh anak buahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya pihak Polda Metro Jaya bakal menjadikan rekomendasi tersebut untuk menjatuhkan sanksi kepada Fajar dan ketujuh anak buahnya tersebut. 

"Pak Kapolda kan sudah memberikan statement terkait itu, bahwa Polda Metro tegas, tidak toleransi terhadap semua pelanggaran-pelanggaran anggota," ungkapnya. (raa/ree) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tips Memilih Rumah Anti Mangkrak, Kepercayaan Developer Kini Jadi Faktor Utama Pembeli

Tips Memilih Rumah Anti Mangkrak, Kepercayaan Developer Kini Jadi Faktor Utama Pembeli

Tips memilih rumah anti mangkrak kini jadi perhatian masyarakat. Rekam jejak developer dan progres pembangunan jadi faktor utama pembeli.
Laga Pamungkas Super League 2025-2026: Bali United Curi Poin Penuh dari Dewa United

Laga Pamungkas Super League 2025-2026: Bali United Curi Poin Penuh dari Dewa United

Dewa United gagal mengamankan poin penuh di laga terakhir Super League 2025-2026 ketika menjamu Bali United di Banten International Stadium (BIS), Serang, Jumat (22/5/2026). 
Hasil Malaysia Masters 2026: Kalah Straight Game dari Christo Popov, Ubed Angkat Koper di Babak Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2026: Kalah Straight Game dari Christo Popov, Ubed Angkat Koper di Babak Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2026 dari sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, menghadapi unggulan ketiga, Christo Popov.
Trending Topic: Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Niat Baik KDM Diprotes PKL

Trending Topic: Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Niat Baik KDM Diprotes PKL

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari penataan ruang publik di Jawa Barat hingga prestasi Sherly Tjoanda.
Marak Aksi Begal di Jakarta Barat, Legislator Jakarta Kenneth Mendadak Ingin Jadi 'Batman'

Marak Aksi Begal di Jakarta Barat, Legislator Jakarta Kenneth Mendadak Ingin Jadi 'Batman'

Belakangan waktu aksi kriminalitas termasuk begal di Jakarta Barat (Jakbar) mendadak meningkat.
Tak Mau Tutupi Lagi, Pascal Struijk Jawab soal Peluang Bela Timnas Indonesia

Tak Mau Tutupi Lagi, Pascal Struijk Jawab soal Peluang Bela Timnas Indonesia

Pascal Struijk akhirnya buka suara saat ditanya peluang membela Timnas Indonesia. Jawaban singkat bek Leeds United itu langsung bikin fans Garuda penasaran.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral