News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan Brutal di Rumah Jenderal AH Nasution pada Tragedi G30S PKI Menewaskan Ade Irma Suryani, Ucapan Terakhir Ade Irma Sebelum Wafat Bikin Sedih

Serangan Bruta di Rumah Jenderal AH Nasution pada Tragedi G30S PKI Menewaskan Ade Irma Suryani, Ucapan Terakhir Ade Sebelum Wafat Bikin Sedih. Adapun Ade Irma..
Rabu, 14 September 2022 - 08:26 WIB
Jenderal TNI AH Nasution dan Ade Irma Suryani Nasution
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Istimewa

Jakarta - Serangan Brutal di Rumah Jenderal AH Nasution pada Tragedi G30S PKI Menewaskan Ade Irma Suryani, Ucapan Terakhir Ade Sebelum Wafat Bikin Sedih

Peristiwa G30S PKI tak hanya identik dengan pembantaian para Jenderal dan pahlawan revolusi Tanah Air. Namun ada sepenggal kisah yang patut dikenang di peristiwa tersebut, yakni kematian Ade Irma Suryani Nasution, putri Jenderal TNI Abdul Hariws Nasution atau AH Nasution.
Putri Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Nasution itu turut menjadi korban pembantaian di peristiwa G30S PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ada yang menyangka tragedi mengerikan G30S PKI itu turut merenggut nyawa seorang bocah kecil, yakni Ade Irma Suryani Nasution.


Sosok putri kandung Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Nasution. (ist)

Adapun saat persitiwa G30S PKI itu, Ade Irma Suryani Nasution ditembak di rumahnya, Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat.

Saat itu, peluru yang ditembakan oleh pasukan Cakrabirawa mengenai bagian punggung Ade Irma Suryani Nasution hingga membuatnya tewas.

Adapun putri bungsu Jenderal AH Nasution itu pun sempat dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk mendapatkan perawatan.

Buntut luka di tembak di punggung, Ade Irma Suryani Nasution pun saat itu disebut menjalani sejumlah operasi demi bisa bertahan hidup.

Melansir tayangan TV One, saat itu Hendrianti Sahara Nasution, kakak kandung Ade Irma Suryani Nasution memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Adapun, kata dia, Ade Irma Suryani sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang teramat menyentuh hati sang kakak.


Sosok Jenderal Ahmad Yani dan keluarganya. (wikipedia)

Dalam kondisi yang terbaring lemah, kata Hendrianti Nasution, Ade Irma Suryani Nasution memperlihatkan sikap yang cukup dewasa untuk anak seusianya.

"Kakak jangan menangis, adik sehat," kata Henrianti Nasution, menirukan ucapan adiknya, seperti dilansir dari tayangan TV One, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, sang ibu, Johanna Sunarti Nasution mendapatkan pertanyaan yang membuatnya kaget.

Adapun Ade Irma Suryani Nasution menanyakan mengapa sang ayah, Jenderal AH Nasution dicari dan kemudian hendak dihabisi.

Kronologi Ade Irma Terkena Tembakan

Pada peristiwa yang terjadi pada malam 30 September 1965 dan dini hari 1 Oktober 1965 tersebut, ada sejumlah perwira tinggi militer yang gugur.

Ade Irma Suryani juga turut menjadi korban penembakan pada tragedi G30S PKI.

Adapun tertembaknya Ade Irma Suryani Nasution bisa dibilang bukan bagian dari rencana Cakrabirawa.

Target Cakrabirawa dari awal adalah Jenderal AH Nasution.


Sosok putri Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Nasution. (ist)

Dalam sebuah wawancara di TV One, mendiang Hendrianti Sahara Nasution atau Yanti yang merupakan kakak kandung dari Ade Irma pernah menceritakan detik-detik peristiwa mencekam tersebut.

Kala itu, di malam 1 Oktober dini hari, Ade Irma Suryani Nasution sedang tidur bersama kedua orangtuanya, Jenderal AH Nasution dan Johanna Sunari.

Adapun Jenderal AH Nasution dan istrinya sempat terbangun karena ada nyamuk.

Saat mereka terbangun, pintu depan rumah mereka hendak dibuka orang.

"Lalu Mamah lihat, mengintip, terus Mamah lihat (pasukan) Cakrabirawa masuk," kata Yanti, dikutip dari wawancaranya di TV One.

Saat itu, Johanna Sunari memberi tahu Jenderal AH Nasution bahwa ada pasukan Cakrabirawa datang.

Dia mewanti-wanti agar Jenderal AH Nasution jangan keluar.


Jenderal AH Nasution. (ist)

Adapun Jenderal AH Nasution lalu berkata kepada istrinya, bahwa biar dirinya lah yang menghadapi pasukan itu.

"Biar saya hadapi," ujar Jenderal AH Nasution kepada istrinya, seperti ditirukan oleh Yanti.

Sang Jenderal membuka pintu, lalu pasukan menembak lagi.

AH Nasution pun menjatuhkan diri.

Saat Cakrabirawa datang, Ade Irma Suryani Nasution berdiri di antara ayah dan ibunya.

Mendengar suara letusan tembakan beberapa kali, ibunda dari AH Nasution juga terbangun dari tidurnya.

Kamarnya percis berada di sebelah kamar AH Nasution.


Jenderal AH Nasution. (ist)

Dia keluar kamar bersama adik AH Nasution, Mardiah untuk melihat apa yang terjadi.

"Jadi beliau keluar, bersama adik bapak," kata Yanti.

Johanna lalu mengatakan, yang harus diselamatkan adalah suaminya, Jenderal AH Nasution.

Dia pun meminta agar Mardiah memegang Ade Irma.

"Tolong pegang Irma, saya mau menyelamatkan bapak," ujarnya.

Karena panik, Mardiah membawa keluar Ade Irma lewat pintu yang seharusnya tak dibuka.

Pasukan Cakrabirawa langsung menghujani tembakan kepada Mardiah dan Ade Irma.

Jarak tembakan tersebut begitu dekat. Ade Irma terkena tembakan.

Johanna akhirnya menghampiri mereka. Dia memeluk Ade Irma Suryani Nasution yang bercucuran darah dan pergi menjauh.


Sosok Jenderal AH Nasution dan Ade Irma Suryani Nasution. (Istimewa)

Setelah itu, Johanna kemudian meraih telepon untuk menghubungi Mayjend Umar Wirahadikusumah.

Namun sambungan telepon diputus, dan Johanna akhirnya bertemu dengan Cakrabirawa yang mencari Jenderal AH Nasution.

"Pak Nasution sudah 2 hari tidak di rumah!" kata Johanna kepada Cakrabirawa.

Cakrabirawa pergi, Johanna kemudian membawa Ade Irma ke RSPAD, meminta agar Yanti bersembunyi.

Beberapa jam kemudian, Yanti menyusul Johanna dan Ade Irma ke RSPAD.

"Saya lihat adik saya di situ, sudah berdarah-darah. Terus saya lihat dia, saya menangis, dia bilang, 'Kakak jangan menangis'. Terus dia tanya sama ibu saya, 'Mama, kenapa Ayah ditembak?' Itu yang terakhir saya lihat," kata Yanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, sekitar tiga peluru bersarang di punggung Ade Irma Suryani Nasution.

Setelah menjalani operasi, lima hari kemudian Ade Irma Suryani Nasution meninggal dunia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral ritual memandikan kucing di Jombang, tradisi turun-temurun untuk meminta hujan saat kemarau panjang.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Selengkapnya

Viral