News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gatot Nurmantyo Tegaskan Sebut Berbahaya Bagi Keamanan Negara Soal Isu Disharmoni Pimpinan TNI, Karena Ini..

Usai polemik pernyataan Effendi Simbolon, Kini Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Sebut berbahaya bagi keamanan negara soal isu disharmoni Pimpinan TNI, (17/9)
Sabtu, 17 September 2022 - 16:35 WIB
Gatot Nurmantyo Soroti Isu Disharmoni Pimpinan TNI: Ini Sangat Berbahaya Semua Orang Tahu
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / viva

Jakarta - Terjadi polemik usai pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Effendi Simbolon. Adapun  kini Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Sebut berbahaya bagi keamanan negara soal isu disharmoni Pimpinan TNI, Sabtu (17/9/2022).

Buntut pernyataan kontroversial dari Effendi Simbolon yang mengatakan TNI seperti "gerombolan" menjadi polemik di ranah publik. Kini Gatot Nurmantyo sebut berbahaya bagi keamanan negara soal Isu Disharmoni Pimpinan TNI, Karena Ini..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurachman. (ist)

Tak hanya itu, Effendi juga menyinggung isu renggangnya hubungan Jenderal Dudung dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Tak ayal, dua pernyataan dari Effendi Simbolon itu menuai reaksi keras Prajurit TNI AD geram dan beberapa mengirimkan video bentuk tidak terima-nya atas pernyataan dari politisi PDI-P tersebut.

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (Panglima TNI tahun 2015-2017) yang hadir sebagai narasumber di Acara Kabar Petang tvOne, Ia hadir untuk menanggapi atas pernyataan Effendi Simbolon soal Instansi TNI yang kini menjadi polemik.

"Saya pikir apa yang disampaikan oleh Pak KSAD menerima permohonan (maaf) bang Effendi Simbolon, itu suatu hal yang sangat baik dan itulah manusia indonesia manusia pemaaf." terangnya.

Selanjutnya, Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo menanggapi soal pernyataan dari Effendi Simbolon saat rapat dengar pendapat (RDP) yang menyebut TNI seperti gerombolan.

"Saya tidak marah sama bang simbolon, tapi perkataan-perkataan itu perlu saya garis bawahi karena diawali dengan 'banyak sekali ditemukan temuan-temuan' berarti ini konotasinya ada fakta-faktanya."

"Ada isu bordinasi, ada disharmoni, ketidakpatuhan, TNI layaknya gerombolan, ini lebih-lebih Ormas, tidak ada kepatuhan bahkan terjadi pembangkangan."terangnya.

Menurut Gatot, dari semua hal yang disampaikan oleh Effendi Simbolon adalah hal-hal yang sangat-sangat tabuh di jajaran TNI.

"Kalau dikatakan KSAD marah, prajurit marah, bagi saya itu suatu yang wajar, Kenapa wajar? Prajurit TNI baik itu darat, laut dan udara. Yang mereka miliki sekarang ini hanyalah kebanggan dan harga diri, mereka adalah prajurit-prajurit yang siap bertempur sampai titik darah penghabisan untuk melindungi negara ini." ujarnya.

"Itu yang mereka punya dan yang mereka punya itu dicabik-cabik oleh pernyataan saudara Simbolon, jadi wajar terjadi kemarahan. 

Gatot Nurmantyo sebut isu disharmoni Pimpinan TNI berbahaya bagi keamanan negara

Gatot mengatakan bahwa dirinya sebagai senior yang selalu mengamati perkembangan, "Saya melihat dari sisi lain, dari sisi-sisi keselamatan bangsa ini, TNI adalah garda terdepan sebagai pelindung NKRI, pelindung kedaulatan," ujarnya.

"Tatkala dikatakan bahwa TNI ini sudah porak poranda, ada isu bordinari, disharmoni pimpinannya, ketidakpatuhan, kayak gerombolan dan terjadi pembangkangan. Ini sesuatu yang luar biasa ini." terangnya.

Gatot menceritakan bahwa jaman dirinya menjadi Panglima TNI selalu menanyakan perkembangan bagaimana perkembangan angkatan bersenjata masing-masing. Maka dari itu ia menyebutkan bahwa," Seperti ormas-ormas, ini sangat berbahaya," ucapnya,

Panglima TNI yang ditunjuk pada era Presiden Susilo Bambang Yodhoyono ini menyoroti pernyataan dari Effendi Simbolon yang ia sebut dilakukan di tempat yang sangat terhormat di Gedung DPR RI, disampaikan dalam acara resmi. Dihadiri oleh Menteri Pertahanan walaupun diwakili oleh Wamen, dihadiri oleh Panglima TNI dan seluruh Staf Angkatan dalam rapat dengar pendapat.

"Ini kan forum yang sangat resmi dan berita ini sangat dipercaya karena di publikasikan secara live, jadi ini pesannya di seluruh dunia bahwa TNI ini sudah hancur lebur porak poranda, maka saya katakan kalau mau nyerang Indonesia, sekarang waktunya karena tidak berdaya. kalau tidak ada kepatuhan di TNI, prajurit mau gimana. itu yang pertama."

"Yang kedua, pada masyarakat saya ingatkan bahwa central of gravity dari kekuatan bangsa ini untuk mempertahankan negara ini adalah bersatunya TNI dan rakyat, sudah dibuktikan nih, sampai sekarang selamat karena itu, " paparnya.

Dirinya mengibaratkan bahwa TNI itu adalah badan dan rakyat adalah nyawanya. Apabila nyawanya terpisahkan, dia tinggal bangkai nggak bisa apa-apa.

"Rakyat akan kehilangan kepercayaan kepada TNI karena mendengar ini,'Wah tentara pun kayak gini ya berantakan apa yang bisa diharapkan,' ini sangat berbahaya." ungkapnya.

Lebih lanjut, Purnawirawan Jenderal TNI Gatot menyebutkan bahwa yang paling berbahaya yang disampaikannya tadi adalah kondisi para prajurit TNI.

"Dalam kondisi yang sulit saat ini, semua rakyat sulit dari kenaikan BBM dan sebagainya, Pasca covid ditimpa satu-satunya dia miliki harga dan kebanggaan, ditimpa dengan pernyaaan-pernyataan tadi,"

"Disharmoni diantara pimpinan, ini menunjukkan sangat berbahaya, 'Kepada siapa saya menghidup' ini semuanya sangat berbahaya, makanya saya ingatkan ini." tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.
Jang Dong Yoon dan Kim Seung Yoon Resmi Menikah, Warganet: Nangkap Maling, Jadi Aktor, Lulus Kuliah, Menikah

Jang Dong Yoon dan Kim Seung Yoon Resmi Menikah, Warganet: Nangkap Maling, Jadi Aktor, Lulus Kuliah, Menikah

Jang Dong Yoon dan Kim Seung Yoon resmi menikah hari ini, warganet: Nangkap maling, jadi aktor, lulus kuliah, menikah.
Langkah Serius Kirana Larasati setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Bodong Rp25 Miliar

Langkah Serius Kirana Larasati setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Bodong Rp25 Miliar

Kirana Larasati siap kooperatif meski terseret kasus dugaan penipuan investasi emas bodong Rp25 miliar dengan sistem PO dari perusahaan PT Divine Gold Jewelry.
Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral