News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ISESS Sesalkan Kegagalan Analisis Polisi Sebabkan Perintah Tidak Tepat Gunakan Gas Air Mata Hadapi Suporter AREMA FC

Pasca kerusuhan laga derby Jawa Timur Arema FC VS Persebaya gunaan gas air mata Khairul Fahmi, Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS)
Minggu, 2 Oktober 2022 - 08:03 WIB
suasana kericuhan saat gas air mata di dalam stadion
Sumber :
  • twitter

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nico menyatakan saat pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut berjalan dengan lancar. Namun, setelah permainan berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Menurutnya, penembakan gas air mata tersebut dilakukan karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (01/10/2022).

Kericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu pemain.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada kobaran api pada sejumlah titik di dalam stadion tersebut. Terlihat dua unit mobil polisi yang salah satunya adalah mobil K9 dibakar. Sementara satu mobil lainnya rusak parah dengan kaca pecah dan dalam posisi miring di bagian selatan tribun VIP.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Nasib Sial Besok 15 Oktober 2026, Capricorn hingga Libra Perlu Waspada

6 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Nasib Sial Besok 15 Oktober 2026, Capricorn hingga Libra Perlu Waspada

Ramalan zodiak besok 15 Oktober 2026 mengungkap 6 zodiak yang diprediksi kurang beruntung, mulai dari Aries, Cancer, Libra, hingga Capricorn.
Ruben Onsu Minta Maaf ke Followers-nya, Sebut Ingin Punya Ruang untuk Menjelaskan Tanpa Harus Tertekan

Ruben Onsu Minta Maaf ke Followers-nya, Sebut Ingin Punya Ruang untuk Menjelaskan Tanpa Harus Tertekan

Artis Ruben Onsu meminta maaf kepada followers-nya atau para pengikutnya di Instagram. Dia berharap semua pihak bisa lebih pijak dalam menyikapi persoalan ini.
Bakom RI Minta Publik Tak Hilang Fokus soal Ekspor Oksigen, Pemerintah Sedang Usut 52 Korporasi Diduga Pemicu Karhutla Kalimantan

Bakom RI Minta Publik Tak Hilang Fokus soal Ekspor Oksigen, Pemerintah Sedang Usut 52 Korporasi Diduga Pemicu Karhutla Kalimantan

Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi (Bakom) RI Ulta Levenia meluruskan perdebatan hangat di Asia Tenggara yang dipicu oleh pernyataan
Lawan Timur Tengah Terancam Batal, Timnas Indonesia Bisa Hadapi Korea Selatan dan China di FIFA Matchday November 2026?

Lawan Timur Tengah Terancam Batal, Timnas Indonesia Bisa Hadapi Korea Selatan dan China di FIFA Matchday November 2026?

PSSI membuka peluang mencari lawan baru Timnas Indonesia jika laga di Timur Tengah batal. Korea Selatan dan China menjadi dua opsi menarik untuk November 2026.
BREAKING
NEWS
Sidang Eksepsi, Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Dakwaan Pemerasan dan TPPU

Sidang Eksepsi, Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Dakwaan Pemerasan dan TPPU

Febrie Adriansyah menjalani sidang pembacaan nota perlawanan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026). Febrie meminta majelis hakim menerima seluruh dalil keberatan yang disampaikan dalam eksepsi baik yang disusunnya.
Penerbangan Bandara Haluoleo Normal Meski Terdampak Asap

Penerbangan Bandara Haluoleo Normal Meski Terdampak Asap

Meski ditengah wilayah terdamoak kabut asap karhutla, namun pengelola Bandara Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara pastikan operasional penerbangan di bandara tetap berjalan normal.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Selengkapnya

Viral