GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prof Jimly Menilai Pihak Kepolisian Melakukan Blunder di Tragedi Kanjuruhan

"Petugas melakukan blunder yang timbulkan korban jiwa dengan jumlah yang fantastis pula," tulis Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie.
Minggu, 2 Oktober 2022 - 12:57 WIB
Jimly Asshidique
Sumber :
  • tim tvonenews

Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengungkapkan Polisi melakukan blunder besar pada kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang usai tanding tim Arema Malang Vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022). 

Pernyataan Anggota DPD RI Dapil Jakarta itu merespons aksi petugas Polisi yang menembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Stadion Kanjuruhan. Teranyar, 127 orang tewas akibat kerusuhan itu. Dua diantaranya adalah Polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan sementara, banyaknya jumlah korban tewas itu akibat sesak napas dan kekurangan oksigen setelah menghirup gas air mata. 

"Innalillahi wainna Ilaihi rojiun. Petugas melakukan blunder yang timbulkan korban jiwa dengan jumlah yang fantastis pula," tulis Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu di akun twiternya, Minggu (2/10/2022). 

Tak tanggung-tanggung, Jimly mengungkap bahwa jumlah korban tewas di Stadion Kanjuruhan, Malang itu merupakan jumlah kematian terbesar akibat kerusuhan sepak bola sepanjang sejarah manusia. Catatan itu tentu menjadi catatan terburuk bagi dunia olahraga sepak bola di tanah air. 

"Kasus di Malang ini dengan korban 127 orang meninggal merupakan pertandingan bola kaki yang menelan korban terbesar ke-2 setelah di Peru (1964) dengan 328 orang dalam sejarah umat manusia. Yang ke-3 di Ghana tahun 2001 menelan korban 126 orang," ungkap Jimly. 

Untuk diketahui, aksi penembakan gas air mata ke tribun penonton laga Arema Malang Vs Persebaya Surabaya diduga kuat jadi pemicu utama banyaknya korban jiwa. Penonton yang bejibun terjebak dalam kepungan asap gas air mata. Akibatnya, mereka mengalami sesak napas massal dan kekurangan asupan oksigen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan itu semakin menguat sebab Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan pihaknya melakukan penembakan gas air mata tersebut dilakukan karena para pendukung Arema tidak puas dan turun ke lapangan pertandingan. Mereka melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (1/10/2022). (rpi/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Akun media sosial pencari bakat potensial Eropa menyebut jika ada satu pemain Jerman yang bisa didekati secara intens oleh Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran BRILink Agen menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Masyarakat harus waspada terhadap penyakit campak. Sebab seorang dokter dikabarkan meninggal dunia akibat sakit tersebut.
Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel uji coba antara Portugal dan Meksiko diwarnai tragedi. Pembukaan kembali Stadion Azteca untuk Piala Dunia 2026 justru diwarnai oleh kematian seorang pria di Mexico City.
10 Tahun Drakor Populer Goblin, Para Pemain Bakal Reuni dan Kenang Adegan-Adegan Ikonik

10 Tahun Drakor Populer Goblin, Para Pemain Bakal Reuni dan Kenang Adegan-Adegan Ikonik

Dalam rangka ulang tahun ke-10 penayangannya, drakor populer Guardian: The Lonely and Great God atau Goblin bakal merayakannya lewat program spesial. 
Alasan Cristiano Ronaldo Absen saat Portugal Hadapi Meksiko dalam Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026

Alasan Cristiano Ronaldo Absen saat Portugal Hadapi Meksiko dalam Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo tidak tersedia pada saat Portugal bermain menghadapi Meksiko dalam duel uji coba. Ini merupakan persiapan menjelang Piala Dunia 2026.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT