News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Suporter Arema yang Memohon ke Polisi Tidak Tembakan Gas Air Mata, Yohanes: Saya Mendengar Saudara Aremania Minta Tolong

Cerita pilu suporter Arema yang memohon ke Polisi tidak tembakan gas air mata, Yohanes katakan, dia mendengar saudara-saudara Aremania minta tolong
Jumat, 7 Oktober 2022 - 11:29 WIB
Cerita Pilu Suporter Arema yang Memohon ke Polisi Tak Tembak Gas Air Mata, Yohanes: Saya Mendengar Saudara-saudara Aremania Minta Tolong
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Layar dari Isntagram Memomedsos

Jakarta - Tragedi Kanjuruhan memang menyita semua perhatian publik, bahkan menyisahkan kesedihan dan duka yang mendalam. Hal ini yang juga dirasakan seorang suporter Arema FC, Yohanes Prasetyo, yang tak bisa membendung air matanya saat menceritakan tragerdi tersebut.

Dengan mata berkaca-kaca, Yohanes ceritakan pilunya saat memohon ke personel Polisi agar tidak ditembakan gas air mata ke tribun. Diungkapkannya, pada saat kejadian di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, (1/10/2022) malam, dirinya tidak ada inisiatif untuk turun ke lapangan sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya niatnya mau pulang, saya mau kerja setelah pulang melihat Arema. Itu saya sempat tidak langsung pulang, 90 menit saya tidak langsung pulang, saya itu menunggu di pintu keluar agak sepi sedikit," ujar Yohanes dengan nada terbata-bata dan mata berkaca-kaca mengingat tragedi Stadion Kanjuruhan, seperti yang dikutip tvonenews.com dari akun instagram memomedsos, Jumat (7/10/2022).

Sambungnya menuturkan, sambil dirinya menunggu pulang di pintu gerbang, ternyata ada keributan di dalam Stadion Kanjuruhan.

"Nah keributan, ada tembakan gas air mata ke tribun, pak waktu itu. Ke tribun (gas air mata ditembakkan) itu kalau tidak salah, sekitar tribun 6, kalau nggak tribun 7. Setelah itu, saya bergegas berdiri saya mau keluar, sebelum, takutnya saya tambak tidak bisa keluar, tidak jadi kerja," ujarnya. 

Lanjutnya mengungkapkan, setelah ia ingin melangkah keluar, ternyata dirinya terkena gas air mata, yang dia akui bahwa rasanya gas air mata itu membuat matanya perih. 

"Jadi, saya tidak bisa membuka mata saya, saya cuma mendengar saudara-saudara saya Aremania minta tolong. Bahkan, anak kecil pak, anak kecil minta tolong. Suara ibu-ibu itu minta tolong. Di situ yang membuat saya inisiatif mau turun ke lapangan, cuma memohon sama aparat Kepolisian tidak menuruskan tembakan itu. Gimana ya pak? kita sama-sama satu Aremania satu jiwa pak," ceritanya sambil meneteskan air mata. 

"Gimana ya pak? kita sama-sama satu Aremania satu jiwa pak. Dia merasakan sakit, saya juga merasakan sakit. SAya turun coba saya ngomong baik-baik sama pak Polisi, 'Pak Polisi tolong jangan tembakan gas air mata ke tribun' di situ banyak anak-anak kecil," sambungnya menceritakan kronologis tragedi Kanjuruhan. 

Kisah ini pun menjadi viral, karena tersebar di media-media soial Instagram. Bahkan, dari video pengakuan Yohanes yang beredar di media sosial Instagram, juga beredar video dirinya saat memohon kepada Kepolisian untuk tidak menembakan gas air mata. 

Namun, dari tayangan itu, tampak ketika ia bermohon kepada pihak kepolisian agar tidak menembakan gas air mata ke tribun karena banyak anak-anak kecila, dirinya malah dibentak personel polisi bahkan tampak satu pentungan yang ingin memukulnya. 

Dari keterangan yang dihimpun dari media sosial instagram, Yohanes Prasetyo merupakan salah satu saksi hidup tragedi Kanjuruhan. Dia menceritakan momen saat dirinya berinisiatif untuk memohon kepada personel polisi agar tidak menembakkan gas air mata ke arah tribun.

Seperti diketahui, Yohanes adalah seseorang yang viral di media sosial saat ia merekam dirinya sendiri memohon ke polisi agar tak menembakkan gas air mata tetapi justru dibalas dengan bentakan dan pengusiran oleh anggota polisi.

"Yohanes mengaku sebenarnya tidak berinisiatif untuk turun ke lapangan dan meminta polisi berhenti menembakkan gas air mata ke arah tribun. Ia mengatakan saat pertandingan selesai, ingin langsung pulang untuk bekerja," tulis pemilik akun media sosial instagram memomedsos. 

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan 6 tersangka kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Kamis (6/10/2022) malam.

Namun Kapolri menyatakan bahwa jumlah tersangka masih dimungkinkan bertambah tidak hanya enam orang tersebut.

"Kemungkinan penambahan pelaku apakah itu pelaku pelanggar etik, maupun pelaku terkait pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah dan tim masih terus bekerja," kata Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menjelaskan, enam orang tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL, Ketua Panitia Pelaksana AH, security officer SS, Kabagops Polres Malang WSS, Danki 3 Brimob Polda Jawa Timur H dan Kasat Samapta Polres Malang BSA. 

Menurutnya, AHL merupakan orang yang bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi yang layak fungsi. Namun, pada saat menunjuk stadion LIB, persyaratan layak fungsinya belum dicukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020.

Sementara AH, yang merupakan pelaksana dan koordinator penyelenggara pertandingan yang bertanggung jawab pada LIB, ditemukan tidak membuat dokumen keselamatan dan keamanan bagi penonton di stadion.

"SS selaku security officer, tidak membuat dokumen penilaian risiko. Bertanggung jawab untuk dokumen penilaian risiko untuk semua pertandingan. Dan juga, memerintahkan steward untuk meninggalkan pintu gerbang pada saat terjadi insiden," tuturnya.

Kabagops Polres Malang WSS, lanjutnya, yang bersangkutan mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang pelarangan penggunaan gas air mata. Namun, ia tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata pada saat pengamanan.

Sementara Danki 3 Brimob Polda Jatim, H dan Kasat Samapta Polres Malang BSA adalah orang yang memberi perintah kepada anggotanya di lapangan untuk melakukan penembakan gas air mata pada saat terjadi kericuhan pasca-pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya.

Para tersangka tersebut, disangka Pasal 359 dan Pasal 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan juga Pasal 103 Juncto Pasal 52 UU Nomor 11/2022 Tentang Keolahragaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Sabtu (1/10/2022) malam, terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata. (Aag)    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangkok Dilanda Banjir, KBRI Cek Keberadaan WNI

Bangkok Dilanda Banjir, KBRI Cek Keberadaan WNI

KBRI Bangkok menyatakan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok menerima laporan satu warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak banjir di Thailand.
IHSG Ambruk 1,51 Persen ke 6.147,8, 554 Saham Berguguran

IHSG Ambruk 1,51 Persen ke 6.147,8, 554 Saham Berguguran

IHSG ditutup melemah 1,51 persen ke level 6.147,8 pada Senin (28/9/2026). Sebanyak 554 saham turun dan nilai transaksi mencapai Rp12,49 triliun.
Perkuat Kemitraan Strategis di Forum KCCUS Korea, Pertamina Hulu Energi Dorong Asri Basin Sebagai Hub Penyimpanan Karbon Regional

Perkuat Kemitraan Strategis di Forum KCCUS Korea, Pertamina Hulu Energi Dorong Asri Basin Sebagai Hub Penyimpanan Karbon Regional

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempertegas komitmennya dalam mengawal agenda transisi energi di kawasan regional lewat percepatan adopsi teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (Carbon Capture, Utilization, and Storage/CCUS) serta Carbon Capture and Storage (CCS).
10 Ucapan HUT ke-81 KAI Tahun 2026, Cocok untuk Caption di Media Sosial

10 Ucapan HUT ke-81 KAI Tahun 2026, Cocok untuk Caption di Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan HUT ke-81 KAI (Hari Kereta Api Nasional), cocok untuk caption di media sosial.
Keluarga Rahmat Erwin Abdullah Menangis Saat Sang Juara Raih Emas dan Rekor Dunia Asian Games 2026

Keluarga Rahmat Erwin Abdullah Menangis Saat Sang Juara Raih Emas dan Rekor Dunia Asian Games 2026

Keluarga Rahmat Erwin Abdullah menyaksikan perjuangan sang atlet dari rumah hingga akhirnya kemenangan dari nomor 75 kilogram berhasil diamankan
Dua Pemuda Tewas di Lembang, Polisi Selidiki Bau Gas Menyengat

Dua Pemuda Tewas di Lembang, Polisi Selidiki Bau Gas Menyengat

Dua pemuda ditemukan tewas dan seorang lainnya kritis pada Senin pagi di daerah Lembang. Polres Cimahi, Jawa Barat, menyelidiki adanya bau gas menyengat.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Selengkapnya

Viral