News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Lukas Enembe, Tokoh Pemuda Berharap Masyarakat Papua Lebih Bijak Sikapi Kasus Ini Kewenangan Negara

Mantan aktivis mahasiswa Universitas Cendrawasih Erik Makabori himbau pemuda di Papua bijaksana menyikapi kasus Gubernur Papua Lukas Enembe kewenangan negara
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 04:39 WIB
Gubernur Papua, Lukas Enembe
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Mantan aktivis mahasiswa Universitas Cendrawasih Erik Makabori mengimbau pemuda di Papua untuk bijaksana menyikapi kasus Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Berkaitan dengan kasus korupsi, seharusnya sudah kewenangan negara untuk melakukan proses hukum," kata Erik Makabori dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uncen itu menegaskan bahwa hukum harus tetap menjadi garda depan dalam menyelesaikan permasalahan di Indonesia.

"Pemeriksaan terhadap Lukas Enembe adalah tanggung jawab negara. Pemerintah harus bijak dan berkomitmen untuk memberantas koruptor di tanah Papua," katanya menegaskan.

Erik Makabori juga mengajak masyarakat, khususnya pemuda, di tanah Papua harus waspada agar tidak tergiring dalam kepentingan pribadi ataupun oknum tertentu.

Selain kasus Lukas Enembe, kata dia, pejabat daerah Papua lainnya yang melakukan korupsi juga diberikan efek jera.

"Pemerintah harus tegas untuk mengadili semua pejabat di Papua yang terlibat kasus korupsi agar provinsi ini dapat menjadi daerah yang maju," katanya.

Sebelumnya, KPK memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/9). Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan dengan alasan masih sakit.

KPK segera mengirimkan kembali surat panggilan kepada Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka. Adapun mengenai waktu pemanggilannya akan diinformasikan lebih lanjut oleh KPK.

KPK mengharapkan Lukas Enembe dapat memenuhi panggilan tersebut.

Sebelumnya, Eks Majelis Rakyat Papua, Ferdinand Tuamis meminta kepada kelompok masyarakat yang masih bertahan membentengi rumah kediaman Gubernur Papua, Lukas Enembe untuk segera membubarkan diri.

Menurutnya, biarkan proses hukum berjalan dan aparat hukum melaksanakan tugasnya sesuai dengan sistem yang ada.

"Mari kita pulang lihat anak istri, keluarga, yang mahasiswa kembali lihat tugas-tugas dari dosen, kita kerja, kita terus membangun. Salam Papua damai," kata dia, Kamis (6/10/2022).

Ferdinand mengatakan, dirinya khawatir apabila nantinya akan ada penjemputan paksa kepada Lukas dengan mengerahkan aparat bersenjata. Sebab Lukas dan keluarga telah mangkir dari pemanggilan KPK untuk dilakukan pemeriksaan.

Sedangkan, warga masyarakat dengan tangan kosong. Dia mengingatkan bahwa ada prosedur hukum yang harus ditegakkan.

"Pemanggilan ketiga pasti akan dilakukan, dan mungkin ada penjemputan paksa. Masyarakat akan merespon, para pendukung Pak Lukas pasti tidak diam, dan aparat penegak hukum juga akan merespon," tutur Ferdinan.

"Aparatur datang dengan alat kelengkapan negara, masyarakat hadapi dengan tangan kosong. Di sinilah bahayanya, masyarakat bisa jadi korban," tegasnya.

Lebih lanjut Ferdinand menjelaskan, menurutnya, kelompok yang membentengi Lukas Enembe dilatari faktor emosional. Ketokohan Lukas Enembe membuat mereka melakukan proteksi. Proteksi dilakukan karena mereka merasa Lukas dipolitisir.

"Tetapi jika ada kelompok masyarakat yang merasa ini dipolitisir, kenapa ini dipolitisir?," katanya.

Sebagaimana diketahui, ratusan warga menjaga kediaman Gubernur Papua, Lukas Enembe di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Jumat (30/9/2022).

Hal ini dilakukan untuk memberitahu bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe tidak kemana-mana dan sedang sakit di Kediamannya.

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(ant/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Personel Disiagakan untuk Pengamanan Dua Unjuk Rasa di Jakpus

Ratusan Personel Disiagakan untuk Pengamanan Dua Unjuk Rasa di Jakpus

Sebanyak 418 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat, pada Rabu.
Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps buka suara usai Les Bleus gagal lolos ke final Piala Dunia 2026 karna kalah dari Spanyol di semifinal, Rabu (15/7/2026).
Pengamat: Kunjungan Kapolri Utamakan Stabilitas di Atas Ego Sektoral

Pengamat: Kunjungan Kapolri Utamakan Stabilitas di Atas Ego Sektoral

Pengamat politik senior Boni Hargens mengemukakan kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Kejaksaan Agung dan Mabes TNI merupakan langkah mengutamakan stabilitas nasional di atas kepentingan sektoral.
Peristiwa Dialami Istrinya Disorot DPR, Bagaimana Reaksi Suami Pasien Diduga Dilecehkan di ICU RSUD Martapura?

Peristiwa Dialami Istrinya Disorot DPR, Bagaimana Reaksi Suami Pasien Diduga Dilecehkan di ICU RSUD Martapura?

Tri Susilo, suami pasien diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh tenaga kesehatan (nakes) di ruang ICU RSUD Martapura, OKU Timur senang kasus istrinya diatensi DPR RI.
Jadwal Perempat Final AVC Boys' U-18 Championship 2026: Timnas Voli Indonesia U-18 Masih Main, Ada Pakistan Vs China

Jadwal Perempat Final AVC Boys' U-18 Championship 2026: Timnas Voli Indonesia U-18 Masih Main, Ada Pakistan Vs China

Jadwal perempat final AVC Boys' U-18 Championship 2026, di mana Timnas Voli Indonesia U-18 masih akan berjuang serta ada laga seru antara Pakistan vs China.
Kini Jadi Tahanan Rumah, Ini Serangkaian Tuduhan Serius Bagi Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

Kini Jadi Tahanan Rumah, Ini Serangkaian Tuduhan Serius Bagi Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad

Sebagai upaya menggulingkan pemerintahan Teheran, Badan intelijen Israel Mossad diduga merekrut mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad secara rahasia

Trending

Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis yang berhasil dimenangkan oleh La Furia Roja di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat Rabu (16/7).
3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 shio yang tiba-tiba cuan pada 16 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling tak terduga, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Kamis besok sekarang juga!
31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

Sebanyak 31 saksi diperiksa dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Pihak kepolisian tengah mendalami alasan di balik aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) yang meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7).
Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026, Rabu 15 Juli, akan menyajikan duel dua tim kandidat juara, Spanyol Vs Prancis di AT&T Stadium, Amerika Serikat.
Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan menurunkan kekuatan terbaik melawan Spanyol.
Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Sidang perdana gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini, Rabu (15/7/2026).
Selengkapnya

Viral