News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Jet Pribadi Hendra Kurniawan, Polri Akhirnya Buka-bukaan 22 Saksi Diperiksa

Dittipidkor Bareskrim Mabes Polri mengungkap penyelidikan terbaru terkait jet pribadi yang digunakan Hendra Kurniawan untuk mengunjungi keluarga Brigadir J
Selasa, 11 Oktober 2022 - 14:37 WIB
Brigjen Hendra Kurniawan
Sumber :
  • kolase TvOnenews.com

Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Mabes Polri mengungkap penyelidikan terbaru terkait jet pribadi yang digunakan Hendra Kurniawan untuk mengunjungi keluarga Brigadir J alias Yosua Hutabarat di Jambi.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan penyidik telah memeriksa 22 saksi yang mana delapan di antaranya ialah anggota polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jumlah saksi yang dimintai keterangan sebanyak 22 orang, terdiri dari 8 anggota Polri dan 14 orang dari pihak Aviasi dan lainnya," ujar Brigjen Ramadhan, Selasa (11/10/2022).

Brigjen Ramadhan menjelaskan penyidik masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari para saksi yang dihadirkan.

Dia menuturkan pihaknya kini tengah mendalami adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan pesawat jet pribadi jenis T7/JAB oleh Hendra Kurniawan.

Adapun jet pribadi itu digunakan Hendra untuk terbang pulang pergi dari Jakarta-Jambi pada 11 Juli 2022.

"Barang bukti yang menjadi objek penyelidikan sebanyak 15 lembar atau eksemplar dokumen terkait penggunaan pesawat Jet T7/JAB," jelasnya.

Artikel
Hendra Kurniawan (Kolase tvonenews.com

Selain itu, penyidik Dittipidkor Bareskrim Mabes Polri telah menyiapkan pasal yang akan disangkakan, yakni Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau b dan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 11 dan Pasal 13 atau Pasal 12 huruf a dan b UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Sebelumnya, Dittipidkor Bareskrim Polri telah memeriksa mantan Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.

Dirtipidkor Bareskrim Polri Brigjen Cahyono Wibowo mengatakan, pemeriksaan itu dilangsungkan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (7/10/2022) kemarin.

Pemeriksaan tersebut dilakukan selama 6 jam mulai pukul 08.00-14.00 WIB.

"BJP HK sudah dilakukan klarifikasi/permintaan keterangan dalam penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan privat jet," ujar Cahyo dalam keterangannya. 

IPW Soroti Penyelidikan Jet Pribadi Hendra Kurniawan

Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti penyelidikan jet pribadi yang digunakan mantan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J di Jambi.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menilai Polri juga perlu memeriksa keterangan dari atasan Hendra Kurniawan, yakni Ferdy Sambo.

Menurutnya, penyidik Bareskrim Polri harus melakukan penyidikan terkait dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi dari Hendra Kurniawan hingga Ferdy Sambo.

"Kalau Bareskrim sudah menyelidiki, harusnya penyelidikan itu komprehensif dan profesional. Jadi, yang akan diperiksa juga termasuk pihak terkait dengan kasus awal yang terjadi, yaitu FS (Ferdy Sambo)," ujar Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).

Artikel
Hendra Kurniawan usai pemeriksaan Pelimpahan tahap II, dengan mengenakan rompi merah dan tangan terborgol, di Kejaksaan Agung (Tim tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

Sugeng Teguh menjelaskan pihaknya menekankan dua poin penting terlait keterangan Ferdy Sambo soal jet pribadi yang digunakan Hendra Kurniawan.

Menurut dia, penyidik perlu menyidiki penggunaan jet pribadi itu berdasarkan perintah Ferdy Sambo atau bukan.

Selain itu, tim penyidik perlu memeriksa jikadalam perintah itu, Ferdy Sambo menyediakan jet pribadi termasuk biaya perjalanan dinas atau menyerahkan sepenuhnya teknis kepada Hendra Kurniawan.

"Itu poin penting yang harus didalami. Pendalaman kedua poin itu masing-masing memiliki implikasi," jelasnya.

Adapun Brigjen Hendra Kurniawan telah ditetapkan sebagai terdangka obstruction of justice atau merintangi penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Dia kini menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan segera dilimpahkam ke Pengadilian Negeri Jakarta Selatan.

Meski demikian, Hendra Kurniawan belum disidang etik melalui Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait perkara obstructin of justice.

"Proses sidang etik tetap akan berlanjut terhadap BJP HK dalam waktu dekat," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, beberapa waktu lalu.

Hasil Lidik Jet Pribadi Brgjen Hendra Kurniawan diumumkan Kapan?

Salah satu tersangka obstruction of justice, Brigjen Hendra Kurniawan yang ikut terseret dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo. Terbaru, Brigjen Hendra Kurniawan diperiksa soal Jet Pribadi, Bareskrim bocorkan kapan hasil lidiknya, Minggu (9/10/2022).

Eks Karo Paminal Propam Polri, Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan jadi sorotan setelah berangkat ke kediaman keluarga Brigadir J di Jambi menaiki jet pribadi atau private jet. 

Akhirnya Brigjen Hendra Kurniawan Diperiksa Soal Jet Pribadi, Bareskrim Bocorkan Kapan Hasil Lidiknya.

Brigadir Jenderal Polisi Hendra Kurniawan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan pesawat jet pribadi. 

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Cahyono Wibowo mengatakan pemeriksaan dalam rangka meminta klarifikasi atau keterangan Brigjen Hendra Kurniawan itu telah dilaksanakan pada Jumat (7/10) lalu. 

Brigjen Hendra Kurniawan dan Ferdy Sambo
Hendra Kurniawan dan Ferdy Sambo (kolase tvOnenews.com/Antara)

"BJP HK sudah dilakukan klarifikasi atau permintaan keterangan dalam penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan private jet," kata Cahyono kepada wartawan di Jakarta, Minggu. 

Ia menjelaskan pemeriksaan itu bertempat di Mako Brimob, tempat mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Divisi Propam Polri itu ditahan sebagai tersangka kasus menghalangi penyidikan atau obstruction of justice perkara penembakan Brigadir J. 

"Pemeriksaan berlangsung pada pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB," kata Cahyono.

Tidak hanya Brigjen Hendra Kurniawan yang dimintai keterangan, Cahyono mengatakan pihaknya juga telah meminta keterangan pihak lainnya, namun enggan merinci siapa-siapa saja. Cahyono menyebutkan perkembangan penyelidikan terkait penggunaan pesawat jet pribadi oleh Brigjen Polisi Hendra Kurniawan akan disampaikan secara resmi pada Senin (10/10). 

"Hari Senin disampaikan hasil lidiknya, tapi kuantitas hasil lidik saja, bukan kualitasnya atau subtantif perkara," ujar Cahyono.

Dibongkar IPW

Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa mengatakan  pihaknya meminta timsus bentukan Kapolri untuk mengusut orang-orang yang memberikan jasa private jet yang membawa Brigjen Hendra Kurniawan dari Jakarta ke Jambi rumah Brigadir J.

Dari penelusuran Sugeng, dia menyebut ada dua orang sipil yang diduga terlibat di konsorsium 303 Ferdy Sambo yang punya jet pribadi tersebut dna dipinjamkan ke Hendra. Berikut pernyataan IPW soal private jet tersebut: 

Indonesia Police Watch, (IPW) meminta Tim Khusus Polri menjelaskan keterlibatan nama (pemilik privat jet) dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303. Sekaligus membongkar peranannya, menyusul terungkapnya pemakaian private Jet oleh Brigjen Pol Hendra Kurniawan dalam kaitan temuan uang Rp 155 Triliun oleh PPATK dari judi online. 

Pasalnya, Brigjen Pol Hendra Kurniawan diketahui pada tanggal 11 Juli 2022, diperintah atasannya Irjen Ferdy Sambo, yang saat itu Kadiv Propam Mabes Polri ke Jambi menemui keluarga Briptu Josua guna memberikan penjelasan atas kematian ajudannya tersebut.

Mantan Karo Paminal Divpropam Polri itu bersama-sama Kombes Pol Agus Nurpatria, Kombes Pol Susanto,  AKP Rifazal Samual Bripd Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu dan Briptu Mika menggunakan  private jet  yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak sebagai milik seorang mafia  berinisial RBT.  

Dua nama ini muncul dalam struktur organisasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, sebagai Bos Konsorsium Judi Wilayah Jakarta.  

Nama (pemilik jet pribadi) dalam catatan IPW adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya  berjarak 200 meter dari Mabes Polri. 

Almarhum Ketua Presidium IPW Neta S Pane pada  Juli 2020 sudah pernah meminta kepada Tim Satgasus Merah Putih Polri untuk segera bertindak membubarkan guna menjaga marwah Merah Putih.

“Satgasus Merah Putih yang selama ini sigap memburu bandar narkoba, tapi impoten dalam memberangus bandar judi online” ujar Neta Pane ketika itu.  

Brigjen Hendra Kurniawan
Hendra Kurniawan (tim tvone/instagram)

Dengan kenyataan ini, apa yang dinyatakan Neta S Pane itu adalah benar adanya, dimana terbukti Konsorsium Judi Online  selama ini dilindungi oleh Satgas Merah Putih. 

IPW berhasil mengidentifikasi jenis private jet  yang dipakai oleh Brigjen Hendra Kurniawan dan-kawan ketika terbang ke Jambi pada tanggal 11 Juli tersebut, yakni tipe Jet T7-JAB. Dua orang tersebut diketahui mantan narapidana kasus korupsi.

Timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan tali temali antara Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 Triliun milik Konsorsium 303, dalam kaitan pemberian dukungan kepada  pencalonan capres tertentu pada 2024 dimana Irjen Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya.

Menurut IPW, tidak ada alasan bagi Timsus Polri atau Bareskrim Polri untuk tidak memproses hukum judi online kelompok Konsorsium 303 dengan transaksi sebesar  Rp. 155 Triliun yang sudah dijejaki oleh PPATK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Utamanya, saat Polri melakukan bersih-bersih di internalnya, aliran dana dari judi online yang masuk ke anggota-anggota Polri harus dibongkar secara terang benderang. Sebab itu, IPW menghimbau kepada Presiden Joko Widodo untuk serius memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memproses hukum temuan aliran dana Rp 155 Triliun dari judi online. 

Sekaligus, membongkar peran Irjen Ferdy Sambo saat menjadi Kasatgassus Merah Putih serta penerimaan gratifikasi fasilitas penggunaan pesawat privat jet oleh Brigjen Pol. Hendra Kurniawan dkk yang adalah tindak pidana Korupsi. Karenanya KPK juga harus memeriksa terkait gratifikasi pesawat jet. (lpk/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Belum Full Tim Jelang Hadapi Sabah FC di Laga Uji Coba, Igor Tolic: Masih Libur Usai Bela Timnas Indonesia

Persib Belum Full Tim Jelang Hadapi Sabah FC di Laga Uji Coba, Igor Tolic: Masih Libur Usai Bela Timnas Indonesia

Persib akan melakoni dua laga uji coba dalam pemusatan latihan di Bali. Laga perdana akan hadapi Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (15/8/2026).
Pernah 2 Kali Lawan Islam Makhachev, Volkanovski Ungkap Prediksi Duel vs Ian Machado Garry

Pernah 2 Kali Lawan Islam Makhachev, Volkanovski Ungkap Prediksi Duel vs Ian Machado Garry

Alexander Volkanovski memprediksi Islam Makhachev akan mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330. Berbekal pengalaman dua kali menghadapi Makhachev, Volkanovski.
Kabar Baik bagi Warga Jabar! Dedi Mulyadi Umumkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kini Bisa Diajukan Online

Kabar Baik bagi Warga Jabar! Dedi Mulyadi Umumkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kini Bisa Diajukan Online

Kabar baik untuk warga Jabar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi umumkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni kini bisa diajukan secara online, simak caranya.
Lewat Single Terbaru “Ingin Setia”, Aziz Padurasta Bicara soal Cinta yang Tak Sempurna

Lewat Single Terbaru “Ingin Setia”, Aziz Padurasta Bicara soal Cinta yang Tak Sempurna

Musisi dan penyanyi Aziz Padurasta merilis single terbaru berjudul Ingin Setia pada Jumat (14/8/2026). Lagu tersebut sudah bisa didengarkan di berbagai platform streaming musik digital.
Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 Singkat, Cocok untuk Acara di Sekolah hingga Umum

Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 Singkat, Cocok untuk Acara di Sekolah hingga Umum

Berikut contoh teks pidato acara Maulid Nabi Muhammad SAW singkat, cocok untuk acara di sekolah SD, SMP, SMA hingga umum.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani telat datang ke Sidang Tahunan MPR RI 2026. Dia tiba setelah Presiden Prabowo Subianto.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Selengkapnya

Viral