News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingatkan Masalah Gaya Hidup Polisi, Jokowi Bilang Hati-hati: Jangan Sampai Ada Letupan Sosial

Ingatkan Masalah Gaya Hidup Polisi, Jokowi Bilang Hati-hati: Jangan Sampai Ada Letupan Sosial
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 21:05 WIB
Kolase Foto Joko Widodo dan Kapolri
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Layar dari Kanal YouTube Skretariatan Kepresidenan

Jakarta - Presiden RI JokoWidodo sengaja mengumpulkan jajaran pejabat utama polisi se-Indonesia beserta Kapolrinya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal ini dilakukan Jokowi untuk memberikan arahan kepada seluruh anggota polisi. 

Dalam arahannya itu, Jokowi ingatkan masalah gaya hidup dan lifestyle polisi. Dikatakannya, jangan sampai dalam situasi yang sulit ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan sampai dalam situasi yang sulit ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi. Kecemburuan sosial ekonomi, Hati-hati," pungkas Presiden Jokowi, seperti yang dilansir dari instagram pirbadi Jokowi, Sabtu (15/10/2022). 

Jokowi  juga ingatkan, yang namanya Kapolres, Waka Polres, Kapolda, dan seluruh pejabat utama Perwira Tinggi, harus ngerem total masalah gaya hidup.

"Jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil bagus, atau motor gede yang bagus.Hati-hati, saya ingatkan hati-hati," cetus Jokowi. 

Lanjut Jokowi ingatkan, Polri adalah aparat hukum yang paling dekat dengan rakyat, paling dekat dengan masyarakat dan paling sering berinteraksi dengan rakyat.

"Jadi diingatkan, anggota-anggota (Polri) selalu di breafing seluruh anggota (Polri) dan diingatkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Ingatkan mereka, jangan sampai karena tidak kecepatan kita," ujar mantan Wali Kota Solo itu, di hadapan pejabat utama Polri. 

Sambungnya menjelaskan, untuk yang kedua, ia katakan, Polisi harus ciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan itu harus diperhatikan. Di mana hal ini, ia katakan, sebagai masalah persepsi, karena rasa aman dan nyaman masyarakat itu jangan menjadi terkurangi atau hilang. Sebab, Polri sebagai pengayom masyarkat.

"Hal-hal yang kecil-kecil, tolomg betul-betul dilayani itu. Seperti masyarakat kehilangan sesuatu, layani dengan cepat sehingga rasa aman itu menjadi ada," pungkasnya. 

Selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga katakan, bahwa saat ini sudah masuk tahun politik dan tahapan pemilu sudah berjalan sejak Juni yang lalu. 

Oleh sebab itu, mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan Polri harus menunjukkan solidaritas di internal Polri terlebih dahulu.

"Rampung, kemudian solidaritas Polri dan TNI. Itu yang akan mengurangi tensi politik ke depan, solidiritas, harus ada kepekaan, posisi politik ini seperti apa sih. Karena sudara-saudara pimpinan pimpinan tertinggi di wilayah masing-masing," bebernya. 

Jokowi juga ingatkan sense of politic-nya juga harus ada dan tidak bermain politik tetapi mengerti masalah politik. Sebab, ia katakan, negara akan masuk dalam tahapan tahun politik.

"Kalau dilihat Polri solid, kalau dilihat Polri solid, kemudian bergandengan dengan TNI solid. Ini bolak-balik saya sampaikan, saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan kita, satbilitas politik kita pasti akan baik. Enggak ada yang berani coba-coba, kalau coba-coba ya tegas saja," kata Presiden Jokowi kepada jajaran pejabat utama Polri.

Sebelumnya diberitakan, setelah menerima arahan dari Jokowi yang dilangsungkan secara tertutup, Kapolri menyampaikan keterangan pers. Namun, terdapat momen yang tidak biasa ketika Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis pers tersebut. 

Dilihat melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/10/2022). Tangan Jenderal bintang empat itu diduga bergetar hebat saat menyampaikan rilis pers. 

Getaran tersebut terlihat dari buku hitam yang ia pegang. Getaran tersebut jelas terlihat pada menit 3.50, tepatnya sejak awal ia menaiki podium untuk menyampaikan poin-poin yang diminta Presiden Jokowi. 

“Ada beberapa poin yang tentunya menjadi catatan kami untuk kita tindak lanjuti,” ujar Sigit dengan tangan bergetar. Lebih lanjut, Sigit mengungkap soal rendahnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Oleh karena itu, beliau (Jokowi) menegaskan kepada kami semua harus solid untuk bersama-sama berjuang melakukan apa yang menjadi tugas pokok,” tambah Sigit, masih dalam kondisi bergetar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sigit juga menyampaikan soal tugas-tugas pokok polisi dalam kesempatan tersebut, diantaranya: 

“Pengayom, pelayan masyarakat, responsif terhadap keluhan masyarakat dan penegakan hukum seperti apa yang diharapkan masyarakat,” paparnya. (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin di kawasan GBK menyisakan perhatian besar di media sosial. Terungkap alasan Fajar enggan temui psikolog untuk obati trauma.
Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Daerah otonom Tibet di China, diguncang gempa berkekuatan 5,3 magnitudo. Hal ini diungkapkan oleh Pusat Seismologi Eropa-Mediterania pada Selasa (8/9).
DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

Saan Mustopa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait menangani secara serius terhadap kasus keracunan MBG dan dampak yang ditimbulkan.
Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan Beroperasi November Tahun Ini

Tol Yogya-Bawen Seksi 6 akan Beroperasi November Tahun Ini

November tahun ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan operasionalkan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen
Ramalan Shio 10 September 2026: Naga Banyak Untung, Kelinci Atur Keuangan

Ramalan Shio 10 September 2026: Naga Banyak Untung, Kelinci Atur Keuangan

Ramalan shio 10 September 2026 mengungkap peluang keuangan 12 shio. Naga diprediksi banyak untung, sementara Kelinci perlu lebih cermat mengatur keuangan.
Sudah Gagal Terbang saat Bandara Soetta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 7 Mahasiswi Tertipu Tiket Bus di TikTok

Sudah Gagal Terbang saat Bandara Soetta Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 7 Mahasiswi Tertipu Tiket Bus di TikTok

Tujuh orang mahasiswi asal Sumatera Barat (Sumbar) tertipu usai beli tiket bus lewat TikTok dampak dari gagal pulang melalui penerbangan di Bandara Soetta.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

Tiga kasus bunuh diri pernah terjadi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dalam rentang lebih dari satu dekade. Terbaru kasus Fajar Sahrudin.
Selengkapnya

Viral