News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggung Jawab Kapolri Soal Kasus Ferdy Sambo Dipertanyakan, Pengacara Brigadir J: Saya Kecewa!

Tanggung Jawab Kapolri Soal Kasus Ferdy Sambo Dipertanyakan, Pengacara Brigadir J: Saya Kecewa!
Selasa, 18 Oktober 2022 - 11:59 WIB
Pangacara Brigadir J, Jhonson Panjaitan sedang Berkomentar soal Kasus Ferdy Sambo di ILC
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Layar dari Kanal YouTube ILC

Jakarta - Pengacara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Johnson Panjaitan katakan, akhirnya sampai juga pada tittik rasa yang mengkhawatirkan pada saat dimulainya persidangan kasus Birgadir J.

Bahkan, Pengacara Brigadir J, Johnson Panjaitan juga sampaikan, bahwa pihaknya harus menerima kenyataan atas isi dakwaan dan kontruksi dakwaan yang dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kira pertarungan sudah dimulai, tetapi saya terus terang saja, sangat kecewa betul! terhadap apa yang dilakukan institusi Kepolisian dalam hal ini Mabes Polri, yang katanya dipimpin oleh Jendral Sigit dan diback up oleh Presiden, ternyata kayak begini aja isi dakwaannya," kata Pengacara Brigadir J, Jhonson Panjaitan kepada tvone, Senin (17/10/2022). 

Sambungnya menuturkan, betapa lembaga institusi Polri yang dicintai ini, tidak sungguh-sungguh benar untuk membongkar dan membawa secara terang benderang soal kasus Ferdy Sambo ini dan memudahkan supaya Jaksa dan Hakim untuk menyidangkan perkara yang menghancurkan institusi Polri ini.

Kolase Foto Ferdy Sambo (Kiri), Putri acndrawathi (Tengah) dan Brigadir J (Kanan)

Kemudian, disinggung soal dakwaannya masih ditutup-tutupi dan belum lengkap. Pangacara Brigadir J, Jhonson Panjaitan menyebutkan bahwa dakwaan Ferdy Sambo masih banyak yang bolong-bolong. 

Lalu, Jhonson Panjaitan katakan, yang sangat mengecewakan dirinya adalah pengahalusan-penghalusan kata di isi dakwaan. 

"Sampai sejauh mana itu pertemuan dengan Kapolri itu? Bagaimana pertanggungjawaban Kapolri di hadapan Presiden dan di hadapan masyarakat, kalau begini aja?" pungkas Jhonson Panjaitan. 

Selanjutnya, ditanya soal penghalusan kata di dakwaan yang mana membuatnya kecewa pihaknya. Jhonson Panjaitan beberkan, dakwaan itu dibacakan, pertama ini memang benar dan bukan hoax, bahwa Jenderal-jenderal dan termasuk Jenderal Ferdy Sambo serta termasuk Karo Paminal melaporan dan bertemu dengan Kapolri atas kejadian kasus ini. 

"Masa Kapolri hanya begini aja sih? untuk membongkar kasus ini dan BAP, beserta berkas-berkasnya dipelajari oleh jaksa dibuat dakwaannya. Terus terang aja, jebakan ke arah peradilan sesat semakin kuat. Jadi yang paling membuat saya sakit hati, adalah jelas betul kontruksi dakwaan ini memperlihatkan betapa bobroknya Mabse Polri ini. Dan begini la cara-cara yang tidak profesional," pungkasnya.

Kemudian, ditanya soal contoh bobroknya Mabes Polri, dakwaan yang tidak lengkap dan peradilan yang menyesatkan karena banyaknya jebakan. Jhonson Panjaitan sebutkan, yang tadi dirinya sejalaskan bahwa di BAP dikrontruksikan di dakwaan. Baik Ferdy Sambo, Karo Paminal dan beberapa jenderal yang lain melapor kepada pimpinnan. 

"Itu yang ditulis dituliskan melaporkan kepada pimpinan. Kalau cuma melapor kepada pimpinan dan terus pimpinan merasa dibohongi karena ditanya ini dia tidak ngaku. Sementara kontruksi pertanyaannya sudag bagini. Pertanyaan saya adalah, bagaimana kewibawaan Mabes Polri membongkar kasus ini, kok kayak gini aja, padahal Presiden ikut campur," cetusnya. 

Kemudian, yang kedua ia sebutkan, bagaimana dakwaan-dakwaan ini mengahancurkan barang-barang bukti dan ini dibuat para Jenderal beserta dengan anak buahnya. Sehingga barang bukti ini pun menjadi rusak. 

"Akan tetapi, dakwaan ini juga membuka peluang untuk juga mengadili klien saya (Brigadir J) walaupun kalien saya sudah mati dengan diisukan pelecahan seksual dan lainnya," pungkasnya.

"Padahal, sidang ini diwakili Jaksa untuk mewakili korban atas nama negara untuk mengadili kasus ini. Sementara, siapa yang melakukan perlindungan dan membela klien saya, sementara klien saya sudah di kuburan," sambungnya menjelaskan. 

Selanjutnya, Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun katakan, penyampaian dari kuasa hukum terdakwa menginginkan keterkaitan dalam pihak lain. akan tetapi, ia katakan, ini konsentrasi dakwaan ini kepada Ferdy Sambo.

"Jadi saya memperhatikan apa yang diarahkan ke terdakwah, rumusan dakwaan ini sudah sangat baik ya. Jadi sudah tidak ada keraguan lagi bagi saya untuk bukti hakim yang sah," kata Gayus Lambuun. 

Kemudian, ia katakan, tinggal lagi nanti bagaimana JPU mempertahankan rumusan-rumusan yang disampaikan pada hari ini. 

"Itu pendapat saya, karena saya sudah mendengar sudah sangat lengkap apa yang diarahkan ke terdakwa. Misalnya menyiapkan peluru dan mempersiapkan strategi dan hal yang penting buat saya adalah menyuruh menembak tegas. Bukan menghajar tetapi menembak, itu berulang-ulang disampaikan, baik terhadap dakwaan Sambo maupun terhadap istrinya," pungkasnya. 

Ferdy Sambo saat Sidang Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

Seperti diketahui sebelumnya, Sidang perdana kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan terdakwa Ferdy Sambo Cs dilaksanakan pada hari ini, Senin (17/10/2022). 

Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dihadiri total 16 Jaksa Penuntut Umum (JPU). 
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memulai sidang dengan terdakwa mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan sekitar pukul 10.00 WIB. 

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santosa beserta anggotanya Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun dalam sidang kali ini, khusus untuk terdakwa Ferdy Sambo, jaksa juga akan membacakan surat dakwaan terkait kasus obstruction of justice atau perintangan penyidikan dalam perkara tersebut. 

Selain empat terdakwa itu, ada juga terdakwa lain yakni Bharada Richard Eliezer yang bakal menjalani sidang perdana kasus tersebut. Namun, agenda sidang Bharada E digelar terpisah pada Selasa (18/10/2022) besok. (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik

Selebritas papan atas tanah air Sarwendah terpantau mendatangi markas Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026) siang. Langkah tegas ini diambil eks -
Gerindra Ungkap KDMP dan KNMP Tetap Dilanjutkan, Latsarmil Bakal Dievaluasi

Gerindra Ungkap KDMP dan KNMP Tetap Dilanjutkan, Latsarmil Bakal Dievaluasi

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini mengatakan pemerintah harus memastikan keluarga peserta yang meninggal mendapat pendampingan hingga hak-haknya.
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Airlangga Ajak Aliansi RI-Belarus Bangun Truk Listrik hingga Mesin Pertanian Modern

Airlangga Ajak Aliansi RI-Belarus Bangun Truk Listrik hingga Mesin Pertanian Modern

Pemerintah mendorong kemitraan strategis Indonesia dan Belarus untuk memperkuat industri manufaktur berbasis teknologi, mulai dari kendaraan listrik, alat berat pertambangan, mesin pertanian modern, hingga pengembangan energi hijau.
Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Waspada Flu Singapura, Sumatra Selatan Temukan 523 Kasus Suspek Umum Menyasar Anak-anak

Belum lama ini Dinkes Sumatra Selatan mengumumkan adanya kasus suspek flu singapura. Berikut gejala yang perlu diwaspadai
Fantastis! Dokumen Putusan Nadiem Makarim Tebalnya Capai 1.146 Halaman

Fantastis! Dokumen Putusan Nadiem Makarim Tebalnya Capai 1.146 Halaman

Sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dengan terdakwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, diawali dengan fakta yang menarik perhatian

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Selengkapnya

Viral