News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjabat Gubernur Papua Barat: Kehadiran KPK di Daerah Diperlukan

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw memandang perlu kehadiran KPK di daerah dalam rangka menegakkan integritas penyelenggara negara agar tidak terjebak dalam praktik KKN.
Kamis, 3 November 2022 - 19:02 WIB
Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw bersama istri dan sejumlah pejabat foto bersama Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango di sela-sela kegiatan Penguatan Antikorupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (2-11-2022).
Sumber :
  • Antara

Manokwari, Papua Barat - Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw memandang perlu kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah dalam rangka menegakkan integritas penyelenggara negara untuk tidak terjebak dalam praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Sebagai pelaksana tugas pemerintah pusat di daerah, Paulus Waterpauw membutuhkan pendampingan dari pimpinan KPK untuk dapat memberikan pembekalan kepada aparatur negara agar memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan pengabdian mereka dalam melayani masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya (penjabat gubernur) masuk sudah di tengah jalan. Ada musrenbang yang sudah diatur sejak awal. Intinya penjabat gubernur itu melakukan kebijakan percepatan dari pemerintah pusat ke daerah," kata Waterpauw ketika dihubungi dari Manokwari, Kamis.

Pada hari Rabu (2/11), Waterpauw bersama istri, Sekda Papua Barat Nathaniel Mandacan, Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor bersama istri mengikuti kegiatan Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas) Pemerintah Daerah Tahun 2022 di Ruang Rapat Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Program Paku Integritas terdiri atas tiga kegiatan terpisah, yaitu executive briefing berupa penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara dan pasangan, pembekalan antikorupsi bagi pasangan penyelenggara negara (suami/istri), dan pelatihan penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara berintegritas.

Ia menjelaskan bahwa tujuan program Paku Integritas itu untuk meningkatkan kesadaran antikorupsi para penyelenggara negara agar terhindar dari perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, para penyelenggara negara memiliki integritas yang tinggi dan komitmen yang kuat dalam upaya pemberantasan korupsi di instansi masing-masing.

Waterpauw menegaskan bahwa seluruh jajaran di Papua Barat, mulai dari kepala daerah, DPRD, hingga Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), mendukung penuh program Paku Integritas.

Jika semua aparatur negara memiliki integritas yang tinggi, mulai dari pusat sampai di daerah, dia optimistis Indonesia akan terbebas dari praktik KKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika semua satu komando antara pusat dan daerah, integritas terhadap negara dapat terpatri dengan baik," ujarnya.

Nyonya Roma Megawanti Waterpauw yang juga ikut dalam kegiatan itu menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan KPK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik mereka, Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Polemik administrasi yang membelit sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kian memanas. Otoritas kompetisi melalui Direktur Eredivisie, Jan de Jong.
Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 4 April 2026
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.
Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral