GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Beri Rekomendasi ke Suporter

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut memberikan rekomendasi kepada suporter sepak bola Indonesia dalam hasil investigasi tragedi Kanjuruhan yang disampaikan pada Rabu (2/11/2022) di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta
Kamis, 3 November 2022 - 23:44 WIB
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara
Sumber :
  • tvonenews/Bagas

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut memberikan rekomendasi kepada suporter sepak bola Indonesia dalam hasil investigasi tragedi Kanjuruhan yang disampaikan pada Rabu (2/11/2022) di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta.

"Yang tidak kalah pentingnya adalah rekomendasi kepada suporter sepak bola. Saya kira ini penting untuk menjadi momentum bersama memperbaiki bagaimana pemahaman suporter terhadap jalannya pertandingan," ujar Komisioner Komnas HAM, Bela Ulung Hapsara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poin itu disampaikan kepada Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang mewakili pemerintah.

Tujuannya adalah agar pertandingan selanjutnya terhindar dari konflik antar suporter.

"Sehingga tidak ada lagi provokasi kekerasan, ujaran kebencian, diskriminasi terhadap ras dan etnis yang itu juga kadang-kadang menimbulkan permusuhan di antara suporter," ujarnya.

Rekomendasi Untuk PSSI

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia memberikan beberapa rekomendasi terkait tragedi Kanjuruhan bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Ada juga rekomendasi kepada PSSI untuk mengevaluasi segala peraturan yang ada, dari statuta PSSI, regulasi keamanan dan keselamatan, sampai dengan perjanjian kerja sama antara PSSI dengan berbagai pihak," kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Kamis (3/11/2022).

Beka menambahkan bahwa rekomendasi tersebut untuk mencegah prinsip-prinsip komersialisasi lebih diutamakan atas keselamatan dan keamanan.
 

Komnas HAM juga meminta PSSI untuk membekukan seluruh aktivitasnya sehingga punya kesempatan untuk melakukan perbaikan total sebagai bentuk evaluasi untuk ke depannya.
 

"Kemudian PSSI juga sama, kami meminta kepada PSSI untuk membekukan seluruh aktivitasnya sehingga punya kesempatan untuk melakukan sertifikasi terhadap match comissioner, security officer, panitia pelaksana maupun juga terhadap pertandingan yang lainnya," katanya menyambung soal evaluasi kegiatan kerjasama dengan kepolisian.

Kemudian Komnas HAM mengungkapkan suatu temuan menyangkut tata kelola sepak bola Indonesia yang tidak berlandaskan prinsip ketaatan terhadap hukum.

"Jadi kami sampaikan juga PSSI banyak melakukan aturannya sendiri, aturan yang dikeluarkan PSSI, yang dibuat PSSI dan dibuat oleh FIFA," ujarnya.

Beka menerangkan jika tata kelola sepak bola harus dilandasi oleh satu prinsip ketaatan hukum terhadap hukumnya sendiri tanpa adanya aturan-aturan lain. (hsn/fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Lepas Mudik Gratis 2026, IKA UNAIR Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik

Ikut Lepas Mudik Gratis 2026, IKA UNAIR Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik

Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), hadir mengkampanyekan pola hidup bersih, gelorakan bahaya sampah plastik di tengah masyarakat.
KAI: 308.741 Tiket KA Jarak Jauh Masih Tersedia dengan Keberangkatan Setelah Lebaran

KAI: 308.741 Tiket KA Jarak Jauh Masih Tersedia dengan Keberangkatan Setelah Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan jumlah ketersediaan tiket kereta api jarak jauh pasca Lebaran 2026.
Puncak Arus Mudik di Nagreg Diperkirakan Hari Ini

Puncak Arus Mudik di Nagreg Diperkirakan Hari Ini

Puncak arus mudik yang melintas di Jalan Raya Nagreg, diperkirakan akan terjadi hari ini seiring melonjaknya volume kendaraan yang melintas.
Sumardji Pastikan Persiapan Timnas Indonesia Matang Jelang FIFA Series 2026, Konfirmasi Kedatangan Elkan Baggott

Sumardji Pastikan Persiapan Timnas Indonesia Matang Jelang FIFA Series 2026, Konfirmasi Kedatangan Elkan Baggott

Sumardji mengungkapkan bahwa para pemain Timnas Indonesia dijadwalkan mulai berkumpul usai merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Imigrasi Soetta Tembus Panggung Dunia, Dua Tahun Masuk 10 Besar Layanan Imigrasi Bandara Terbaik Versi Skytrax 2026

Imigrasi Soetta Tembus Panggung Dunia, Dua Tahun Masuk 10 Besar Layanan Imigrasi Bandara Terbaik Versi Skytrax 2026

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta kembali menorehkan prestasi di tingkat global dengan masuk dalam Top 10 World’s Best Airport Immigration Service pada ajang World Airport Skytrax Awards 2026.
Bos Grup Djarum Sekaligus Pemilik Como dan Atlet Bridge Tertua di Indonesia Meninggal Dunia

Bos Grup Djarum Sekaligus Pemilik Como dan Atlet Bridge Tertua di Indonesia Meninggal Dunia

Kabar meninggalnya Michael Bambang Hartono, pemilik klub Italia, Como sekaligus atlet bridge tertua di Indonesia ini dikonfirmasi oleh Corporate Communication Senior Manager Group Djarum, Budi Darmawan. 

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Momentum kumpul keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu seluruh umat muslim.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
Warga Palembang Rayakan Lebaran Lebih Cepat Usai Gunakan Rukyat Global

Warga Palembang Rayakan Lebaran Lebih Cepat Usai Gunakan Rukyat Global

Sejumlah warga Palembang Sumatera Selatan, telah menunaikan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah hari ini Kamis (19/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT