GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Hari Anak Prematur Sedunia, Simak 6 Langkah Stimulasi Potensi Anak Prematur Sejak Dini

Sambut hari prematur sedunia yang berlangsung pada 17 November mendatang, simak 6 langkah stimulasi potensi anak prematur sejak dini yang perlu diperhatikan
Selasa, 15 November 2022 - 12:11 WIB
Webinar Anak Prematur
Sumber :
  • Dok. tim tvonenews

Jakarta - Sambut hari prematur sedunia yang berlangsung pada 17 November mendatang, simak 6 langkah stimulasi potensi anak prematur sejak dini yang perlu diperhatikan.

Diketahui World Health Organization (WHO) menyebutkan 1 dari 10 anak lahir prematur. Ini artinya diperkirakan ada sebanyak 15 juta anak di seluruh dunia lahir prematur setiap harinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan pada 2018, WHO menyebutkan Indonesia menempati urutan kelima tertinggi untuk angka kelahiran anak prematur yaitu mencapai 675.700 per tahun. 

Anak prematur memiliki risiko yang tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas dikarenakan fungsi organnya yang belum terbentuk sempurna ketika dilahirkan. 

Untuk itu perawatan anak prematur menjadi hal yang krusial untuk diperhatikan, sehingga anak bisa dapat tumbuh kembang dengan optimal.

Dalam rangka menyambut hari anak prematur, Danone Indonesia menggela webinar dengan tema 'Peran Orangtua untuk Dukung Anak Prematur Tumbuh Sehat dan Berprestasi' yang turut menghadirkan pembicara dari ahlinya.

Salah satu pemateri, Irma Gustiana Andriani, M.Psi – Psikolog Anak dan Pendiri Klinik Psikologi Ruang Tumbuh membeberkan 6 langkah stimulasi potensi anak prematur sejak dini.

1. Deteksi Dini Gangguan Kesehatan

Lakukan beberapa tes atau berkonsultasi dengan dokter, sehingga memungkinkan melakukan penanganan untuk mengatasi hambatan atau gangguan kesehatan yang dialami anak. Penanganan sedini mungkin penting untuk mencegah ketidakcukupan gizi yang diperlukan untuk perkembangan otak yang optimal.

2. Meningkatkan Imunitas

Imunitas masih dalam tahap pembentukan, semakin sempurna imunitasnya maka gangguan kesehatan bisa diminimalisir. Contohnya memberikan nutrisi yang seimbang , jam istirahat cukup dan pola tidur teratur, asupan vitamin yang cukup.

3. Cari Tanda Awal Potensi Anak

Sama halnya dengan anak-anak non prematur, anak yang memiliki kerentanan karena lahir prematur juga perlu mendapatkan pantauan agar orangtua bisa mengetahui tanda awal potensi anak.

Sehingga orangtua perlu perhatikan kebiasaan dan minat anak, berikan peluang untuk ekplorasi, mendorong kreativitas.

4. Menumbuhkan Percaya Diri

Seringkali anak-anak prematur rentan terhadap rasa tidak percaya diri. Maka orangtua perlu untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya dengan cara memberikan kasih sayang, jangan berikan label tertentu padanya, berikan anak motivasi untuk mencoba, puji usahanya dalam melekukan sesuatu.

5. Modifikasi Kegiatan dan Terapi

Pola anak-anak prematur dengan beberapa hambatan/gangguan, usahakan orangtua berpikir kreatif untuk modifikasi kegiatan eksplorasinya agar kesempatan pengembangan potensi tetap optimal. Beberapa jenis terapi dibutuhkan untuk mengoptimalkan dan mengoreksi perkembangannya. Misalnya terapo sensory integrasi untuk mengembangkan kemampuan belajar dan konsentrasi serta emosinya.

6. Menjaga Kualitas Emosi Orangtua

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apapun bentuk stimulasi yang diberikan anak untuk optimasi kemampuan anak, akan terhambat jika orangtua kurang terampil kelola emosi. Kecemasan yang dimiliki orangtua dalam mengasuh anak yang prematur perlu untuk dikelola agar tetap berada dalam hubungan yang aman dan nyaman. Dimulai dari penerapan langkah 1 dan 2. 

Irma juga menegaskan bahwa anak prematur adalah anak yang istimewa, mereka bisa tumbuh kembang optimal dan berprestasi. (ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kena Nyinyir Media Vietnam soal Jadi Pengganti Iran di Piala Dunia 2026: Pintu Sudah Tertutup

Timnas Indonesia Kena Nyinyir Media Vietnam soal Jadi Pengganti Iran di Piala Dunia 2026: Pintu Sudah Tertutup

Salah satu media Vietnam baru-baru ini menyoroti sebuah spekulasi yang menyebut bahwa Timnas Indonesia berpeluang menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026.
Memangnya Boleh Puasa Ikut NU, Lebaran Muhammadiyah? Ini Jawaban Fikih + Hasil Sidang Isbat 2026

Memangnya Boleh Puasa Ikut NU, Lebaran Muhammadiyah? Ini Jawaban Fikih + Hasil Sidang Isbat 2026

Bolehkah seseorang menjalankan puasa mengikuti Nahdlatul Ulama (NU), tetapi merayakan Lebaran bersama Muhammadiyah? Rasulullah SAW bersabda, “Berpuasalah kalian karena
Komitmen PKS Melayani Rakyat: Posko Mudik 2026 di Seluruh Indonesia

Komitmen PKS Melayani Rakyat: Posko Mudik 2026 di Seluruh Indonesia

Komitmen melayani rakyat kembali ditunjukkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui peluncuran Posko Mudik PKS 2026 di berbagai titik strategis. Sejumlah
Masih Ingat Yohanes Pahabol? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Tolak Main di Liga Spanyol, Kini Tetap Bersinar di Usia 34 Tahun

Masih Ingat Yohanes Pahabol? Eks Wonderkid Timnas Indonesia yang Tolak Main di Liga Spanyol, Kini Tetap Bersinar di Usia 34 Tahun

Sebuah kisah unik datang dari penyerang sayap lincah asal Papua, Yohanes Pahabol yang pernah menolak tawaran bermain di Liga Spanyol bersama klub Villarreal CF.
Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Idul Fitri, Kemenangan atas Hawa Nafsu hingga Awal Babak Perjalanan Baru

Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Idul Fitri, Kemenangan atas Hawa Nafsu hingga Awal Babak Perjalanan Baru

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan tajuk "Idul Fitri, Kemenangan atas Hawa Nafsu hingga Awal Babak Perjalanan Baru".
Cara Cerdik Dedi Mulyadi Hentikan Penyapu Koin di Indramayu, Beri Kompensasi Rp600 Ribu

Cara Cerdik Dedi Mulyadi Hentikan Penyapu Koin di Indramayu, Beri Kompensasi Rp600 Ribu

​​​​​​​Cara cerdik Dedi Mulyadi hentikan penyapu koin di Indramayu dengan kompensasi Rp600 ribu, warga diminta libur demi keselamatan di Jalur Pantura Lebaran.

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT