News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekte Apokaliptik Diduga Jadi Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Ini Pendapat Ahli!

Kata apokaliptik banyak dicari pasca dihubung-hubungkan dengan peristiwa meninggalnya satu keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres. Menurut ahli sekte ini
Selasa, 15 November 2022 - 14:07 WIB
Satu keluarga meninggal di Kalideres
Sumber :
  • Tim TvOne

Jakarta – Kata apokaliptik naik daun di media sosial pasca dikait-kaitkan dengan kematian satu keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres, Jakarta Barat.

Sekte apokaliptik disangkut-pautkan dengan kasus ini lantaran hasil otopsi menyebut bahwa tidak ditemukan makanan dalam waktu yang lama pada tubuh satu keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi asumsi yang muncul di masyarakat tersebut, tvOne dalam acara ‘Apa Kabar Indonesia Malam’ mengundang Thomas Sunaryo, seorang kriminolog dari Universitas Indonesia untuk menjelaskan mengenai sekte apokaliptik.

satu keluarga apokaliptik
Satu keluarga tewas di Kalideres diduga ikuti sekte apokaliptik (tvOne/Arief Budiman)

Berdasarkan penuturan Thomas Sunaryo pada kesempatan tersebut, apokaliptik merujuk pada keyakinan seseorang atau sekelompok orang bahwa saat ini sudah mendekati hari kiamat.

“Mungkin juga ada keyakinan oh ini sudah mendekati hari kiamat, kita lebih baik mati duluan saja,” terang Thomas Sunaryo dalam agenda Apa Kabar Indonesia Malam (14/11/2022).

Kiamat dalam persepsi yang berkembang di masyarakat adalah kondisi ketika dunia sudah mengalami kehancuran. Karena itu, beberapa orang yang menganut apokaliptik memilih untuk mengakhiri hidup terlebih dahulu sebelum datangnya kiamat.

Sementara itu, menurut pandangan yang lebih luas sekte apokaliptik ini percaya akan datangnya penghakiman Tuhan karena dunia sudah rusak dan akan digantikan dengan dunia yang baru.

Dunia yang baru tersebut merupakan dunia yang dianugerahi kebaikan, sementara yang jahat dihukum. Meski begitu, belum perlu penelitian lebih lanjut mengenai keberadaan sekte ini di Indonesia.

Jenazah satu keluarga yang tewas belum diambil

Terbaru diketahui bahwa jenazah satu keluarga Kalideres ternyata masih berada di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

Kasubag Humas RS Polri Kramat Jati AKBP Wulan mengatakan keempat jenazah tersebut siap diserahkan kepada pihak keluarga.

"Masih ada (jenazah di RS Polri) belum diambil keluarga. Rencana hari ini (diambil)," ujar Wulan, Senin (14/11/2022).

Wulan menjelaskan dirinya belum dapat memastikan kapan waktu pengembalian jenazah tersebut karena masih menunggu koordinasi dengan penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Dia mengatakan nantinya keempat jenazah akan terlebih dahulu diserahkan kepada penyidik yang menangani perkara. Selanjutnya, baru diserahkan ke pihak keluarga inti.

"Kita tunggu dari penyidik Polres (waktu pengambilan). Untuk visum sudah Jumat. Tinggal ambil saja (jenazahnya)," jelasnya.

Sebelumnya, RS Polri Kramat Jati melakukan autopsi terhadap keempat jenazah di Kalideres.

Diketahui jenazah itu terdiri dari pasangan suami Rudyanto Gunawan (71), istri Renny Margaretha (68), anak Dian (42) dan adik ipar Budyanto Gunawan (69).

Hasil autopsi menunjukkan tidak ditemukan luka penganiayaan terhadap tubuh empat jenazah tersebut.

Temuan bedak bayi dan kapur barus

Sebelumnya, Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan bahwa pihak kepolisian mendapati adanya bedak bayi dan kapur barus pada sekitar jasad yang ditemukan di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022).  

Menurutnya, usai pemeriksaan tim Forensik kapur baru dan bedak bayi itu ditujukan untuk menghilangkan bau pada jasad yang tewas terlebih dahulu.   

"Itu ditemukan ada beberapa bekas bedak bayi dan kapur barus, menurut dokter itu untuk menghilangkan bau," ungkapnya.  

Seperti diketahui, hingga kini temuan jasad satu keluarga di kawasan Perumahan Elit Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat masih menyisakan teka-teki dalam kematiannya.  

Pasalnya, pihak Dokter Forensik Polri sempat menyebutkan jika jasad satu keluarga terus tewas tidak dalam waktu yang bersamaan. 

"Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, Jumat (11/11/2022). 

Sementara itu, pihak Dokter Forensik Polri masih melakukan pendalaman pada jasad satu keluarga tersebut guna mengungkap teka-teki kematiannya.   

Hasil sementara didapati bahwa organ lambung pada keempat jasad tersebut tak memiliki asupan makanan.   

"Kemarin disampaikan sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian. Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih," katanya.   

Hingga saat ini Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan masih menggali informasi untuk mengungkap penyebab dan latar belakang kematian para korban.

Lebih lanjut, kematian satu keluarga ini masih menjadi misteri karena tidak ada tanda kekerasan di tubuh masing-masing jasad tersebut. (mg2/ant/nsi/lsn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, PB SEMMI Apresiasi Profesionalisme dan Reformasi Kelembagaan

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, PB SEMMI Apresiasi Profesionalisme dan Reformasi Kelembagaan

Sejumlah pihak mengapresiasi meningkatnya kepercayaan publik terhadap kinerja Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang mencapai 82,4 persen berdasarkan survei Litbang Kompas.
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, KPK Sebut Ada Aliran Uang ke Level Atas

Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, KPK Sebut Ada Aliran Uang ke Level Atas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal adanya setoran dari biro jasa pengurusan dokumen keimigrasian ke pusat di kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jatim Aman, Pemprov Jatim Perkuat Koordinasi Bidang Energi dengan Pertamina dan PLN

Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jatim Aman, Pemprov Jatim Perkuat Koordinasi Bidang Energi dengan Pertamina dan PLN

Gubernur Khofifah memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Biosolar, di wilayah Malang dan sekitarnya dalam kondisi aman.
Terjadi Peningkatan Penjualan Tiket KA Memasuki Libur Sekolah

Terjadi Peningkatan Penjualan Tiket KA Memasuki Libur Sekolah

Telah terjadi peningkatan penjualan tiket Kereta Api (KA) hingga mencapai 7,4 persen memasuki musim libur sekolah.
Kelas Rempah Edukasi Generasi Muda Mengenai Tanaman Obat dan Minuman Sehat

Kelas Rempah Edukasi Generasi Muda Mengenai Tanaman Obat dan Minuman Sehat

Sebuah kegiatan edukatif bertajuk Kelas Rempah: “Ekspedisi Tanaman Obat dari Alam Menjadi Minuman Sehat” digelar di Kebun Lentera, Sleman.
Bahas Makna Mendalam 'Glory', Jung Ilhoon: Saya Ingin Beri Energi untuk Mereka yang Penat

Bahas Makna Mendalam 'Glory', Jung Ilhoon: Saya Ingin Beri Energi untuk Mereka yang Penat

Dalam wawancara bersama tvOnenews.com, Ilhoon membagikan kisah menarik di balik single terbarunya yang berjudul "Glory", yang dirilis pada 18 Juni 2026 lalu.

Trending

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Menurut Amir Ghalenoei, Iran harus menghadapi berbagai kendala yang dinilai tidak wajar selama mengikuti Piala Dunia 2026.
Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak kandung Yuvita Tri Rezeki atau YTR, Afif Shandi, tegas tolak permintaan maaf Taufik Hidayat dan minta pelaku diserahkan ke keluarga untuk dihakimi sendiri
Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
Selengkapnya

Viral