GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampik Dugaan Kelaparan Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Polisi: Itu Komplek yang Cukup Berada

Pihak kepolisian masih dalami misteri motif dari satu keluarga yang ditemukan tewas di kediamannya kawasan Perumahan Elit Citra Garden Kalideres, Jakarta Barat
Kamis, 17 November 2022 - 13:43 WIB
Pihak kepolisian saat kembali menggelar olah TKP kasus satu keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rizki Amana

Jakarta - Pihak kepolisian masih mendalami misteri penyebab dan motif dari satu keluarga yang ditemukan tewas di kediamannya kawasan Perumahan Elit Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. 

Belakangan pihak kepolisian membantah kembali dugaan kelaparan yang menjadi penyebab tewasnya satu keluarga tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang bisa dikatakan ini bukan karena mati kelaparan, tetapi ada penyebab lain yang saat ini masih kita lakukan pendalaman secara scientific crime investgastion untuk bisa mengetahui secara ilmiah penyebab kematian keempat orang itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/11/2022).

Zulpan menuturkan dugaan tewasnya satu keluarga tersebut akibat kelaparan perlahan gugur usai pihak kepolisian berulang kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Ditambah pihak kepolisian menilai kondisi lingkungan dan bangunan tempat tinggal dari satu keluarga itu semakin menjauhkan dugaan kelaparan pada keempat jasad tersebut. 

"Iya ini kita masih lakukan pendalaman ya tetapi yang jelas itu komplek yang cukup berada ya, artinya bukan komplek yang kekurangan jadi jauh dari kemungkinan kekurangan makanan," ungkapnya. 

Polisi Mengaku Sulit Ungkap Penyebab Kematian 

Tim gabungan Puslabfor Polri kembali rampung menggelar olah tempat kejadian (TKP) terkait kasus satu keluarga yang ditemukan tewas di kediamannya Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. 

Kendati telah beberapa kali menggelar olah TKP, pihak kepolisian mengaku kesulitan dalam mengungkap penyebab dan motif kematian dari satu keluarga tersebut. 

"Jadi gini rekan-rekan, ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian. Dan ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan. Dan ini bukan satu ahli," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi saat ditemui di lokasi, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Hengki menuturkan pihaknya turut serta melibatkan sejumlah ahli dalam mengungkap penyebab dan motif kematian dari satu keluraga tersebut.

Menurutnya hal itu dilakukan dalam rangka mengungkap penyebab dan motif kematian satu keluarga tersebut. 

"Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation," ungkapnya. 

Sebelumnya diberitakan, warga Perum Komplek Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat digegerkan dengan penemuan empat mayat di dalam rumah, Kamis (10/11/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang didapat dari warga setempat, keempat mayat tersebut terdiri dari satu keluarga. 

Keempat korban yakni Rudyanto Gunawan (71) dan Margaret (68), mereka berdua pasangan suami istri. Kemudian Dian (42) anak korban dan Budianto (69) adik dari Rudianto. (raa/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 
Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat kena ultimatum Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait penerbitan izin pembangunan tempat wisata dan perumahan di hutan
Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Lahadalia menyebut minyak mentah impor dari Rusia diperkirakan mulai dikirim ke Indonesia dalam 1–2 pekan setelah kontrak resmi rampung.
Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi resmi memulai petualangan baru di Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027. Pemain ber...
Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Tampil sebagai kiper utama di laga Ajax melawan FC Utrecht, Minggu (10/5/2026), Maarten Paes cs kalah dengan skor akhir 1-2. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral