News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Buka Kembali Penyelidikan Kasus Kardus Durian Demi Kepastian Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kasus korupsi kardus durian yang menyeret nama Mantan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar alias cak Imin kembali dilakukan penyelidikan.
Selasa, 22 November 2022 - 21:10 WIB
Ilustrasi KPK
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kasus korupsi kardus durian yang menyeret nama Mantan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar alias cak Imin kembali dilakukan penyelidikan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto mengatakan bahwa sudah ada surat penyelidikan terkait perkara kardus durian.
"Kami juga masih sifatnya surat perintah penyelidikan," kata Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karyoto mengungkapkan, pihaknya masih belum memutuskan apakah perkara kardus durian ini, apakah akan naik penyidikan atau tidak. Namun, dia memastikan pimpinan KPK sudah sangat objektif dan transparan dalam melihat kasus ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsk (KPK) Johanis Tanak meminta tim penyidik lembaga antirasuah, kembali melakukan gelar perkara atas kasus korupsi kardus durian. 

Kasus ini menyeret nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang saat itu menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Menakertrans).

Menurut pimpinan KPK yang belum lama dilantik ini, gelar perkara diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya bukti yang cukup terkait pengembangan perkara ini.

"Saya berharap ada dulu ekspose biar kita lihat, apakah nanti ada bukti yang cukup untuk ditingkatkan atau tidak, ini kan perlu satu kepastian hukum juga," kata Johanis kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, dikutip Selasa (22/11/2022).

Johanis mengatakan gelar perkara dalam perkara kardus durian ini, diperlukan untuk kepastian hukum para pihak yang terseret namanya.

"Ya kita lihat, apakah perbuatannya ini terindikasi korupsi atau tidak? Kalau tidak ya kita katakan tidak, kalau iya kita tingkatkan, sehingga ada kepastian hukum dan ada keadilan, sebagaimana tujuan hukumnya," kata Johanis.

Diketahui, perkara kardus durian bermula saat lembaga antirasiah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua pejabat Kemnakertrans yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT), I Nyoman Suisnaya dan Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Program Kemnakertrans, Dadong Irbarelawan, pada Agustus 2011 silam.

Beberapa waktu berikutnya KPK menangkap kuasa direksi PT Alam Jaya Papua Dharnawati, dengan barang bukti uang Rp1,5 miliar yang terbungkus dalam kardus durian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang tersebut rencananya diserahkan ke Kantor Kemnakertrans. Penyerahan uang ini lantaran PT Alam Jaya Papua lolos sebagai kontraktor DPPID di Kabupaten Keerom, Teluk Wondama, Manokwari, dan Mimika.

Berdasarkan berbagai informasi yang dihimpun, duit Rp1,5 miliar diperuntukan Cak Imin. Hanya saja, dalam sejumlah kesempatan Cak Imin sudah membantah hal tersebut. (mhs/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks hingga Joey Pelupessy Kompak Ketiban Sial

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks hingga Joey Pelupessy Kompak Ketiban Sial

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali beraksi di akhir pekan. Sayangnya, banyak yang mengalami kesialan, termasuk Kevin Diks dan Joey Pelupessy.
Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 19 Oktober 2026: Ada Tujuh Perjalanan Dibatalkan

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 19 Oktober 2026: Ada Tujuh Perjalanan Dibatalkan

Berikut merupakan jadwal perjalanan KRL Commuter Line Bogor-Jakarta Kota untuk hari ini, Senin, 19 Oktober 2026. Menurut KAI, ada 7 keberangkatan yang batal.
Kini Jadi Anak Ruben Onsu, Terungkap Kondisi Memprihatinkan Thayaka saat Pertama Ditemukan

Kini Jadi Anak Ruben Onsu, Terungkap Kondisi Memprihatinkan Thayaka saat Pertama Ditemukan

Kisah di balik keputusan Ruben Onsu mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Thayaka mulai terungkap. Tersimpah cerita pilu tentang kondisi bocah tersebut.
9 Tips Memilih Sandal untuk Umrah agar Nyaman Dipakai Berjalan Jauh

9 Tips Memilih Sandal untuk Umrah agar Nyaman Dipakai Berjalan Jauh

Berikut 9 tips memilih sandal untuk umrah agar nyaman dipakai berjalan jauh dan tidak mengganggu ibadah: Nomor 9 jangan sampai lupa dibawa.
Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026, Sebut Kekalahan di Asian Games Jadi Motivasi

Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026, Sebut Kekalahan di Asian Games Jadi Motivasi

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 setelah menghajar pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Fajar/Fikri pun menyebut bahwa kegagalan di Asian Games 2026 menjadi motivasi meraih gelar juara.
Cek Jadwalnya! Tujuh Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Hari Ini Senin 19 Oktober 2026

Cek Jadwalnya! Tujuh Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Hari Ini Senin 19 Oktober 2026

Untuk hari ini, Senin, 19 Oktober 2026, ada tujuh perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor yang terpaksa dibatalkan menyusul adanya perawatan sarana kereta api

Trending

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Selengkapnya

Viral