News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Ketar-ketir, Oknum Polisi Todongkan Pistol ke Santri di Gowa, Ternyata Gegara Ini

Miris, melihat aksi seorang oknum polisi berinisial AH di Gowa, Sulawesi Selatan. Pasalnya, oknum polisi tersebut mengamuk dan menodongkan pistol kepada santri
Minggu, 27 November 2022 - 18:08 WIB
Ilustrasi Todong Pistol
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

Jakarta - Miris, melihat aksi seorang oknum polisi berinisial AH di Gowa, Sulawesi Selatan. Pasalnya, oknum polisi tersebut mengamuk dan menodongkan pistol kepada santri Tahfizul Quran Imam Al-Zuhri di Kelurahan Samata, Gowa.

Bahkan, dilansir dari VIVA, bahwa aksi oknum polisi tersebut viral di media sosial dan menuai kritikan netizen. Sebab, aksi yang beredar tersebut, terekam di CCTV, pada hari Rabu (23/11/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana aksi oknum polisi berinisial AH yang berpangkat Brigadir itu melakukan aksi brutal sembari melakukan pengancaman dengan mengunakan pistol kepada santri. 

Sontak, aksi itu pun membuat para santri ketakutan dan ketar-ketir serta panik. Tak hanya menodongkan saja, bahkan oknum tersebut mengamuk dengan berteriak-teriak dan mengancam akan menembak satu per satu santri Pondok Pesantrn (Ponpes) Tahfizul Quran Imam Al-Zuhri. 

Ilustrasi Seseorang sedang Memegang Pistol

Berdasarkan informasi yang beredar, oknum polisi yang mengamuk dan mengancam santri tersebut, ternyata seorang polisi yang bertugas di Kesatuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar. 

Selain itu, keidaman oknum polisi tersebut tak jauh dari Ponpes yang dia datangi dan tempat dia lakukan pengancaman. 

Menyikapi kasus ini, Kepala pesantren Ustaz Zuhuri buka suara dan blak-blakan membeberkan kronologis soal kejadian itu.

Dia jelaskan, bahwa kejadian itu bermula saat pelaku berinisial Briptu AH mendatangi Ponpes dengan keadaan emosi sambil teriak-teriak dan menggendor-gendor pintu pesantren.

"Awalnya, dia (Briptu A) datang mengamuk-ngamuk, gedor-gedor pintu pesantren tidak tahu awalnya kenapa sampai begitu," ujar Ustaz Zuhuri seperti yang dilansir dari VIVA, Minggu, (27/11/2022).

Setelah menggedor-gedor sembari teriak, ia ceritakan, polisi itu lantas mengeluarkan pistolnya dan mengacam akan menembak para santri di pondok pensatren tersebut.

"Dikabarkan ada empat anak santri masih di bawah umur yang ditodongkan pistol hingga membuat anak santri itu pucat dan panik," bebernya.

“Ketika santri keluar, oknum mengeluarkan pistol. Kemudian menodongkan pistol tersebut di samping telinga seorang santri. Sontak saja santri ini makin panik ketakutan," sambungnya mengatakan.

Bahkan yang paling memilukan, dia katakan, selain menodongkan pistol, anggota polisi tersebut juga mendorong santri hingga ke tembok. 

Ilustrasi Seseorang sedang Menembak 

Tak sampai di situ, anggota Polri itu juga bertingkah seperti preman dengan mengangkat kerah baju para santri lalu melemparkannya ke tembok.

"Mereka juga sempat mengangkat kerah baju santri, kemudian mendorong masuk ke tembok,” ungkapnya.

Di samping itu, Zuhuri katakan, insiden tersebut dipicu karena adanya kesalahpahaman Briptu AH dengan para santri. Briptu AH mengaku kesal karena mengira rumahnya dilempari oleh anak santri yang sedang bermain.

Kendati begitu, Briptu AH akhirnya diminta untuk memeriksa CCTV untuk memastikan pelaku pelemparan rumahnya, namun Briptu AH malah terus emosi dan memberontak di Pondok Pesantren itu.

"Si polisi ini dia salah sangka terhadap santri. Dia pikirnya ini santri yang melempar ke rumah pelaku. Makanya main hakim sendiri dengan mengancam santri pakai senjata. Padahal sudah di tawari untuk menyaksikan CCTV agar dia tahu siapa pelakunya tapi malah terus tersulut emkosi," katanya.

Ustaz Zuhuri mengaku bahwa pihaknya telah membuat laporan polisi di Polresta Gowa. Selain pelaporan pidana, Zuhuri juga mengaku sudah melaporkan Brigadir A ke Propam Polda Sulsel.

"Sudah dilaporkan dan sudah berproses, kami bersama penasehat hukum sudah buat laporan di Propam Polda untuk tindak disiplinnya. Untuk pidananya tindak pidana pengancaman terhadap anak di bawah umur kami sudah lakukan ini juga di Polres Gowa," katanya.

Presiden RI, Joko Widodo saat Berpidato. 

Untuk dikehaui, sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Republik Indonesia , Joko Widodo sengaja mengumpulkan jajaran pejabat utama Mabes Polri untuk memberikan sejumlah arahan. 

Baik arahan tentang menjaga kesolidan dalam menjelankan tugas pokok dan fungsi sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengingatkan soal gaya hidup, dan lifestyle. 

Joko Widodo juga katakan, jangan sampai dalam situasi yang sulit ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi. 

"Kecemburuan sosial ekonomi, Hati-hati. Sehingga saya ingatkan, yang namanya Kapolres, Waka Polres, yang namanya Kapolda, yang seluruh pejabat utama Perwira Tinggi, ngerem total masalah gaya hidup," kata Joko Widodo seperti yang dilansir dari Instagram Joko Widodo, Sabtu (15/10/2022).  

Kemudian, Joko Widodo juga ingatkan, Polri adalah aparat hukum yang paling dekat dengan rakyat, paling dekat dengan masyarakat dan paling sering berinteraksi dengan rakyat.

"Jadi diingatkan, anggota-anggota (Polri) selalu di breafing seluruh anggota (Polri) dan diingatkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Ingatkan mereka, jangan sampai karena tidak kecepatan kita," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambungnya menjelaskan, untuk yang kedua harus ciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan itu harus diperhatikan. 
Di mana hal ini, ia katakan, sebagai masalah persepsi, karena rasa aman dan nyaman masyarakat itu jangan menjadi terkurangi atau hilang, sebab apa pun Polri sebagai pengayom masyarkat.

"Hal-hal yang kecil-kecil, tolong betul-betul dilayani itu. Seperti masyarakat kehilangan sesuatu, layani dengan cepat sehingga rasa aman itu menjadi ada," pungkasnya. (viva/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debt Collector Pelaku Prank Damkar Kota Semarang Akhinya Minta Maaf, Begini Pengakuannya

Debt Collector Pelaku Prank Damkar Kota Semarang Akhinya Minta Maaf, Begini Pengakuannya

Bonefentura Soa alias Fenan (26) pelaku prank terhadap pemadam kebakaran Kota Semarang menyampaikan permintaan maaf secara langsung, pada Sabtu (25/4/2026).
Jadwal AVC Champions League 2026, Minggu 26 April: Bandung BJB Tandamata Main Kapan?

Jadwal AVC Champions League 2026, Minggu 26 April: Bandung BJB Tandamata Main Kapan?

Setelah lama dinanti, ajang AVC Champions League 2026 akhirnya bergulir di The Mall Bang Kapi Convention Hall, Bangkok, Thailand mulai hari ini, Minggu (26/4/2026).
Skandal di Liga Italia! Diduga Untungkan Inter Milan, Penunjuk Wasit Gianluca Rocchi Diperiksa Kejaksaan

Skandal di Liga Italia! Diduga Untungkan Inter Milan, Penunjuk Wasit Gianluca Rocchi Diperiksa Kejaksaan

Liga Italia kembali dilanda skandal menjelang akhir musim 2025-2026. Penunjuk wasit Gianluca Rocchi kabarnya diperiksa Kejaksaan karena dugaan menguntungkan Inter Milan.
Jadwal MotoGP Spanyol 2026, Minggu 26 April: Hari Ini Marc Marquez Ancam Akhiri Dominasi Marco Bezzecchi

Jadwal MotoGP Spanyol 2026, Minggu 26 April: Hari Ini Marc Marquez Ancam Akhiri Dominasi Marco Bezzecchi

Jadwal MotoGP Spanyol 2026 hari ini, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) mengancam akhiri dominasi Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).
Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Selengkapnya

Viral