GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kutuk Tindakan Terorisme, Komnas HAM Minta Pemerintah Tangani Layanan Medis Korban Bom Bunuh Diri

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu.
Rabu, 7 Desember 2022 - 23:15 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kunjungi korban bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12/2022).

Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa bom bunuh diri yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka.
Atnike mengatakan, dengan tegas pihaknya mengutuk perbuatan kekerasan serta terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Merespon peristiwa tersebut, Komnas HAM mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan maupun terorisme yang dilakukan untuk menciptakan rasa takut dan ancaman kepada masyarakat," kata Atnike dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Selain itu, dia juga meminta agar Pemerintah menangani dengan serius perawatan medis yang dibutuhkan para korban ledakan bom bunuh diri. 

"Komnas HAM meminta Pemerintah dan Institusi Negara lainnya melakukan penanganan medis yang intensif," ujar Atnike.

"Serta layanan kemanusiaan bagi korban baik yang meninggal dunia dan luka-luka," sambungnya.

Sebab, menurutnya, menjamin perlindungan kepada seluruh masyarakat terkhusus para korban merupakan kewajiban Negara sesuai yang tertera dalam undang-undang.

"Serta menjamin perlindungan dan pemulihan sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan," tandasnya.

Komnas HAM Desak Pemerintah dan Kepolisian Usut Tuntas

Komnas HAM menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022).

Dimana bom bunuh diri tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka.
"(Komnas HAM) mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan maupun terorisme yang dilakukan untuk menciptakan rasa takut dan ancaman kepada masyarakat," Komnas HAM berdasarkan rilis yang diterima tvOnenews.com.

Komnas HAM meminta pemerintah dan institusi negara lainnya melakukan penanganan medis yang
intensif. Serta layanan kemanusiaan bagi korban baik yang meninggal dunia dan luka-luka.

"Serta menjamin perlindungan dan pemulihan sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan," tambahnya.

Lebih lanjut Komnas HAM mendesak pemerintah,kepolisian dan institusi lainnya untuk segera mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Serta melakukan pencegahan yang efektif agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia," katanya.

Komnas HAM meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Kronologi Sanksi FIFA ke Israel: Awal Laporan Palestina di 2024, Berakhir Denda dan Peringatan

Kronologi Sanksi FIFA ke Israel: Awal Laporan Palestina di 2024, Berakhir Denda dan Peringatan

Perjalanan kasus ini bermula pada Mei 2024 saat Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengirimkan proposal resmi ke FIFA. Dalam pengajuan tersebut, Palestina mendesak adanya tindakan tegas terhadap Israel.
Max Verstappen Sebut Regulasi Baru buat F1 2026 Sperti Video Game, Charles Leclerc Justru Bilang Begini

Max Verstappen Sebut Regulasi Baru buat F1 2026 Sperti Video Game, Charles Leclerc Justru Bilang Begini

Hingga kini, perdebatan soal regulasi baru F1 2026 masih terus memanas di kalangan para pembalap.
Kebijakan WFH Perlu Dikaji Lebih Komperhensif, Sehari Sepekan Masih Tak Cukup?

Kebijakan WFH Perlu Dikaji Lebih Komperhensif, Sehari Sepekan Masih Tak Cukup?

DPR menilai pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19 pada 2020p2021 dapat menjadi referensi penting dalam merancang kebijakan WFH ke yang akan diterapkan.
Pertare Suguhkan Fasilitas Gratis di Tol Trans Jawa, Ada Mini Klinik hingga Ruang Laktasi

Pertare Suguhkan Fasilitas Gratis di Tol Trans Jawa, Ada Mini Klinik hingga Ruang Laktasi

Pertare menyampaikan bahwa fasilitas Serambi MyPertamina menyediakan berbagai layanan bagi pemudik. Mulai dari otong rambut, mini klinik, hingga ruang laktasi.
Ramalan Keuangan Shio 21 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 21 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Simak ramalan keuangan shio untuk 21 Maret 2026. Bagaimana peruntungan finansial dan tantangan keuangan Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular hari ini?

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT