Punya Jabatan Tinggi, Kini Ferdy Sambo Hanya Bisa Minta Maaf, Hakim: Saudara Tidak Bisa Tahan Emosi
- Tim tvOne - Muhammad Bagas
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Brigadir J masih belum sampai pada titik akhir. Sidang lanjutan perintangan penyidikan atau obstruction of justice kembali digelar.
Sidang dengan Irfan Widyanto sebagai terdakwa kasus obstruction of justice, kini menghadirkan 4 orang yang terlibat dalam kasus tersebut menjadi saksi sidang.
Keempat saksi dalam sidang Jumat (16/12/2022) yakni Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, dan Arif Rachman Arifin.Ā
Pada sidang tersebut, Ferdy Sambo memberikan kesaksian terkait perintah kepada Arif Rachman Arifin mengenai pemusnahan rekaman CCTV.Ā
Ferdy Sambo telah dicecar oleh majelis hakim mengenai perintah memusnahkan rekaman CCTV dalam kompleks Polri Duren Tiga kepada mantan Wakaden B Biro Paminal, Arif Rahman Arifin.Ā
Selain itu, dirinya juga mengaku bahwa telah memerintahkan arif sebagai anak buahnya untuk menghapus rekaman CCTV tersebut.
āArif Rachman, saya sampaikan āDisimpan dimana rekaman itu?ā āDi laptop dan flashdiskā āya sudah kamu hapus dan musnahkanā,ā ungkap Ferdy Sambo saat menirukan percakapan saat itu bersama Arif Rachman.
āTerus apakah saudara mengetahui kemudian perintah Saudara untuk supaya file tersebut dimusnahkan? Apakah Saudara tanya apakah memang sudah dilakukan oleh yang Saudara perintah? Ada suah tanyakan lagi?,ā cecar Hakim pada Ferdy Sambo saat menjadi saksi.
āSaya tidak tanyakan lagi, karena saya yakin mereka pasti akan melaksanakan, Yang Mulia,ā jawab Ferdy Sambo.

Terdakwa Ferdy Sambo. (ANTARA)
Kemudian, hakim sempat menanyakan mengenai jabatan Ferdy Sambo saat dulu sebelum berakhir menjadi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J.
Hakim menilai jabatan yang diduduki oleh Ferdy Sambo cukup bagus.
āSaudara mempunyai kedudukan yang cukup bagus, tapi sayang Saudara tidak bisa menahan emosi Saudara,ā kata Hakim.Ā
Setelah Hakim singgung mengenai jabatannya, Ferdy Sambo hanya dapat memohon maaf berulang kali di hadapan hakim.
āSaya mohon maaf. Yang Mulia,ā kata Ferdy Sambo.
āSaudara katakan sudah merusak harkat dan martabat keluarga,ā ucap Hakim menanggapi Ferdy Sambo.
āSaya mohon maaf, Yang Mulia,ā jawab Ferdy Sambo lagi.
Load more