News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dilarang Gunakan Gas Air Mata dan Senjata Api Saat Pengamanan Piala AFF 2022

Pihak Mabes Polri memastikan larangan penggunaan gas air mata dan senjata api dalam pengamanan pertandingan Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Selasa, 20 Desember 2022 - 20:49 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Stadion GBK akarta, Selasa (20/12/2022).
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak Mabes Polri memastikan larangan penggunaan gas air mata dalam pengamanan pertandingan Piala AFF 2022. 

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau kesiapan pengamanan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dalam perhelatam Piala AFF 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain larangan penggunaan gas air mata, Listyo juga memastikan personel yang berjaga tak menggunakan senjata api (senpi). 

"Tidak boleh menggunakan gas air mata, tidak boleh membawa senjata api," kata Listyo di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (20/11/2022).

Sementara itu, pihaknya turut serta menerjunkan ribuan personel kepolisian dalam pengamanan pertandingan Piala AFF 2022 yang mempertemukan Timnas Indonesia VS Kamboja di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Jumat (23/12/2022).

Listyo mengatakan ribuan personel kepolisian tersebut hanya diizinkan bersiaga di luar Stadion GBK. 

Menurutnya kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan, Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. 

"Di dalam (Stadion) tentunya hanya ada steward, polisi di luar," katanya. 

Listyo menuturkan personel kepolisian yang berjaga tersebut tak menutup kemungkinan bakal dapat masuk stadion. 

Kata Listyo kemungkinan tersebut dapat terjadi jika situasi keamanan terganggu dalam gelaran pertandingan Piala AFF 2022. 

"Polisi bisa masuk apabila ada permintaan dari penyelenggara, inspektur keamanan," ungkapnya. 

Sementara itu, pihak kepolisian hanya mengizinkan 70 persen penonton dari kapasitas stadion.  

"Oleh karena itu tahap uji coba ini kita berikan 70 persen. Akan menyesuaikan dengan perkiraan ancaman yang terjadi untuk saat ini kita ada 1.300 1.400 (personel kepolisian) karena memang sepak bola kita AFF ini," pungkasnya.

Ratusan CCTV GBK Diaktifkan Selama Pertandingan Piala AFF 2022

Mabes Polri menerjunkan ribuan personel kepolisian dalam pengamanan pertandingan Piala AFF 2022 yang mempertemukan Timnas Indonesia VS Kamboja di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Jumat (23/12/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ribuan personel kepolisian tersebut hanya diizinkan bersiaga di luar Stadion GBK. 

Menurutnya kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan, Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. 

"Di dalam (Stadion) tentunya hanya ada steward, polisi di luar," kata Listyo saat ditemui di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Listyo menuturkan personel kepolisian yang berjaga tersebut tak menutup kemungkinan bakal dapat masuk stadion. 

Kata Listyo kemungkinan tersebut dapat terjadi jika situasi keamanan terganggu dalam gelaran pertandingan Piala AFF 2022. 

"Polisi bisa masuk apabila ada permintaan dari penyelenggara, inspektur keamanan," ungkapnya. 

Sementara itu, pihak kepolisian hanya mengizinkan 70 persen penonton dari kapasitas stadion.  

"Oleh karena itu tahap uji coba ini kita berikan 70 persen. Akan menyesuaikan dengan perkiraan ancaman yang terjadi untuk saat ini kita ada 1.300 1.400 (personel kepolisian) karena memang sepak bola kita AFF ini," pungkasnya.

Polri Beri Sinyal Pertandingan Liga 1 kembali Digelar dengan Penonton

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beri sinyal turnamen sepak bola Liga 1 Indonesia kembali digelar dengan menghadirkan penonton. 

Menurutnya langkah tersebut dapat terwujud dalam waktu dekat usai evaluasi penerapan pengamanan pada pertandingan sepak bola Piala AFF 2022. 

"Pada saat bulan Januari (2023) kita bisa kembali pada home away. Jadi pertandingan ada penonton. Jadi waktu ini lah yang kita persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga ke depan Liga 1 pun juga bisa dihadiri oleh penonton," kata Listyo di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Listyo menuturkan kebijakan tersebut direncanakan usai berlangsungnya rapat koordinasi dengan stakeholder terkait. 

Kata Listyo, sebelum kebijakan tersebut dilakukan pihak kepolisian Bersama stakeholder terkait bakal menguji penerapan pengamanan pertandingan pada pertandingan Piala AFF 2022. 

Sebab, pihak bakal menerapkan sistem pengamanan dengan menganut Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan, Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga pada perizinan pertandingan Liga 1 Indonesia dengan penonton. 

"Dan kita tentunya akan melaksanakan uji coba terkait dengan Peraturan Kepolisian yang baru bagaimana penyelenggaraan sistem pengaman terkait dengan persepakbolaan," ungkapnya. 

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan gelaran Piala AFF 2022 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Jumat (23/12/2022) bakal berlangsung dengan dihadiri para penonton. 

"Kemarin telah mengeluarkan izin untuk kegiatan piala AFF ini bisa dihadiri oleh penonton. Untuk saat ini kita berikan maksimal 70 persen dari kapasitas penonton," pungkasnya. (raa/muu) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(raa/muu) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral