News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ponpes Tahfizhul Qur'an As Sunnah Parapa, Menunggu Hasil Uji Lab Penyebab Santrinya Dilarikan ke RS dan Puskesmas

Polisi membawa sampel makanan dari Ponpes guna diuji laboratorium
Selasa, 5 Oktober 2021 - 21:35 WIB
Polisi membawa sampel makanan untuk diuji lab (05/10/2021)
Sumber :
  • Wawan Setyawan

 

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan - Menyikapi banyaknya santri yang dibawa ke rumah sakit dan puskesmas terdekat akibat gejala sakit perut dan muntah, serta demam tinggi, Ponpes Tahfizhul Qur'an As Sunnah Parapa yang berada di Desa pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan masih menunggu hasil uji lab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pelaksana tugas Sekretaris ponpes Tahfizhul Qur'an As-Sunnah Parapa, pihaknya belum bisa menyimpulkan kejadian yang menimpa para santrinya sehingga dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit.

"Kami menunggu hasil uji lab dari dinas kesehatan yang sudah datang ke ponpes kami," ujar Abunaji kepada tvonenews.com, Selasa ( 05/10/2021 )

Abunaji menambahkan, total santri yang dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas, ada sekitar 43 orang dari 60 santri yang mengalami gejala sakit perut, muntah dan demam tinggi secara bersamaan.

"Ada sekitar 43 orang santri yang dilarikan ke rumah sakit ibu dan anak dan puskesmas Aeng Towa karena mengalami gejala sakit perut, muntah dan deman secara bersamaan, namun total yang terkena gejala sakit perut, muntah dan deman sebanyak 60 santri," terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Takalar dipimpin langsung AKP. Hardjoko mendatangi pondok pesantren bersama sejumlah anggota kepolisian.

Kedatangan pihak kepolisian untuk melakukan pengambilan sampel makanan terkait laporan banyaknya santri yang dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit.

"Kedatangan kami untuk menindaklanjuti adanya laporan terkait puluhan santri dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas dengan gejala yang sama" jelas Kasatreskrim Polres Takalar AKP Hardjoko.

Lanjutnya, setelah bertemu beberapa pengurus Ponpes, pihaknya kembali ke Polres Takalar sambil membawa sampel dari dalam Ponpes untuk dibawa ke laboratorium untuk diperiksa.

"Kami membawa beberapa sampel yang akan kami teliti di laboratorium guna mengetahui penyebab banyaknya santri yang dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas" tambah AKP Hardjoko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampel yang diambil dari dalam Ponpes ialah telur, nasi, sayur, dan minyak goreng. ( Wawan Setyawan/ MTR )

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Pemerintah Tiongkok terus menggenjot pemanfaatan teknologi digital dalam pembangunan kawasannya.
Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, persoalan gaji PPPK telah dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai status dan pembiayaannya ke depan.
Gianni Infantino Menggantang Harapan

Gianni Infantino Menggantang Harapan

Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menegaskan niatnya untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres periode 2027-2031. Namun, langkahnya tidak berjalan mulus karena dibayangi gelombang penolakan dan serangkaian skandal.
Shin Tae-yong Boyong 28 Pemain Persija Jakarta TC di Thailand, Termasuk Pemain Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Boyong 28 Pemain Persija Jakarta TC di Thailand, Termasuk Pemain Timnas Indonesia

Dari 28 nama tersebut, Shin Tae-yong turut memasukkan pemain Persija yang baru saja pulang dari Timnas Indonesia
Siswi SMA Tewas Usai Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel

Siswi SMA Tewas Usai Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang siswi SMA kelas 10 tewas usai tertemper commuter line atau kereta api listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, pada Senin (10/8).
Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Perpres Ojol Hampir Rampung, Driver Ojek Online Bakal Jadi UMKM

Selain mengatur ekosistem transportasi online, Perpres soal ojek online juga akan menetapkan pengemudi ojol sebagai bagian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selamat! 5 Zodiak Paling Beruntung 11 Agustus 2026: Ada Peluang Baru yang Bisa Mengubah Keadaan

Selamat! 5 Zodiak Paling Beruntung 11 Agustus 2026: Ada Peluang Baru yang Bisa Mengubah Keadaan

Beirkut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 11 Agustus 2026: Ada peluang baru yang bisa mengubah keadaan.
Selengkapnya

Viral