News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rugikan Negara 400 Juta, Dua Kepala Desa di Pacitan Jadi Tersangka

Dua Kepala Desa harus berurusan dengan hukum karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Desa(APBDes).
Kamis, 7 Oktober 2021 - 19:53 WIB
Kepala Desa di Pacitan Jawa Timur, ditahan atas dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Desa(APBDes).
Sumber :
  • Tim tvOne/Agus Wibowo

Pacitan, Jawa Timur – Dua Kepala Desa di Pacitan Jawa Timur, harus berurusan dengan hukum karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Desa(APBDes).

Dua tersangka Tindak Pidana Korupsi tersebut adalah Wasito mantan Kepala Desa Worawari Kecamatan Kebonagung dan Sukarno mantan Kepala Desa Dersono Kecamatan  Pringkuku Kabupaten Pacitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasito telah melakukan Tindak pidana korupsi penyelewengan APBDes selama tiga tahun berturut turut. Mulai tahun 2016, 2017 sampai tahun 2018, dengan total keseluruhan anggaran yang dikorupsi lebih dari 200 juta.

Sementara Sukarno, dugaan tindak korupsi yang dilakukannya pada tahun 2016 hingga 2017 atas penggunaan anggaran desa sebesar lebih dari 200 juta. Dengan demikian kedua mantan kepala desa ini telah merugikan Negara sebesar 400 juta lebih.

Kedua tersangka akan menjalani masa penahanan selama dua puluh hari di Kejaksaan Tinggi Surabaya sebelum memasuki proses persidangan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pacitan, Didit Agung Nugroho menjelaskan, sejumlah barang bukti telah diteliti oleh pihak kejaksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jaksa penuntut umum telah melakukan penelitian barang bukti, dimana tersangka Wasito memiliki 26 barang bukti. Sedangkan Sukarno dengan 35 barang bukti berupa surat dan dokumen”. Jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka  disangkakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman diatas  9 tahun penjara. (Agus Wibowo/hen/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penjelasan di Balik Gempa Pacitan, Jumat 6/2/2026

Penjelasan di Balik Gempa Pacitan, Jumat 6/2/2026

BMKG mencatat, wilayah Pacitan memiliki sejarah tsunami akibat gempa besar, masing-masing terjadi pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859. Kondisi geografis ...
Neo+ Airport Jakarta Hadirkan Arbian Night, Pilihan Iftar Unik Dekat Bandara Soetta

Neo+ Airport Jakarta Hadirkan Arbian Night, Pilihan Iftar Unik Dekat Bandara Soetta

Pengalaman berbuka puasa di Neo+ Airport Jakarta diharapkan menjadi pilihan utama bagi tamu yang menginginkan suasana berbeda dengan harga terjangkau.
Viral Temuan Tabung Whip Pink, Benarkah Reza Arap Akan Dipanggil Polisi Lagi?

Viral Temuan Tabung Whip Pink, Benarkah Reza Arap Akan Dipanggil Polisi Lagi?

Cuplikan video memperlihatkan temuan tabung Whip Pink di kediaman Reza Arap viral di media sosial. Akankah ia kembali dipanggil terkait kematian Lula Lahfah?
Klasemen Proliga 2026, Putri: Gilas Medan Falcons Tiga Set Langsung, Yolla Yuliana Cs Geser Bandung BJB Tandamata

Klasemen Proliga 2026, Putri: Gilas Medan Falcons Tiga Set Langsung, Yolla Yuliana Cs Geser Bandung BJB Tandamata

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah pertandingan Jakarta Livin Mandiri melawan Medan Falcons pada seri kelima yang berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur
Transisi Nova Arianto ke Kurniawan Dwi Yulianto, Timnas Indonesia U-17 Kejar Target Lolos Piala Dunia

Transisi Nova Arianto ke Kurniawan Dwi Yulianto, Timnas Indonesia U-17 Kejar Target Lolos Piala Dunia

Transisi ini diharapkan sebagai penyaluran DNA agar Timnas Indonesia U-17 kembali lolos ke Piala Dunia U-17 untuk tiga kali secara beruntun.
Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 7 Februari 2026 membawa energi cinta yang lebih hangat dan bersahabat

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT