GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Brigadir J Ngaku Kecewa Jaksa Membangun Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi

Kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J, Keluarga Brigadir J ngaku kecewa Jaksa membangun isu perselingkuhan Putri Candrawathi, Selasa (17/1/2023)
Selasa, 17 Januari 2023 - 11:46 WIB
Keluarga Brigadir J usai pemakaman ajudan Istri Ferdy Sambo itu.
Sumber :
  • Bayu Alfarizi

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Keluarga Brigadir J ngaku kecewa Jaksa membangun isu perselingkuhan Putri Candrawathi, Selasa (17/1/2023).

Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J telah bergulir selama dua bulan terakhir ini, sejumlah fakta mulai terungkap di hadapan Majelis Hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pembunuhan berencana Brigadir J sempat ada upaya penghalangan dalam penyelidikan dari Ferdy Sambo dan anak buahnya. Beberapa motif sempat berhembus dibalik pembunuhan Yosua, keluarga Brigadir J ngaku kecewa Jaksa membangun isu perselingkuhan Putri Candrawathi.


Kuasa hukum keluarga di Jambi almarhum Brigadir Yoshua, Ramos Hutabarat dan Ferdy, saat memberikan keterangan kepada media di Jambi, Kamis, 18 Agustus 2022. (Sumber : ANTARA/Nanang Mairiadi)

Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J heran dengan pertimbangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tuntutannya kepada terdakwa Kuat Ma'ruf yang mengatakan adanya isu perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Brigadir J. Padahal selama ini pembuktian JPU tidak pernah mengarah ke isu tersebut. 

"Saya sebagai penasehat hukum dari keluarga Brigadir J sangat kecewa terhadap JPU yang seakan membangun isu perselingkuhan," kata Ramon, kuasa hukum keluarga Brigadir J yang dikutip dari VIVA.

Menurut Ramos, sejak awal kasus ini bergulir disebutkan kasus pembunuhan ini dipicu karena adanya pelecehan atau pemerkosaan yang diduga dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi. Namun, sekarang jaksa menyimpulkan ada perselingkuhan.

"Ini ada apa lagi? JPU masa bicara seperti itu dan atas kesimpulan JPU yang mengatakan ada perselingkuhan, itu tidak kita terima," ungkapnya

Ramos menegaskan selama ini tidak ada mengarah ke kasus perselingkuhan dan secara formil dan materil juga tidak pernah mengarah ke sana. Sebagai kuasa hukum keluarga Brigadir J, Ia mengaku bingung darimana JPU menyimpulkan bahwa ada perselingkuhan. 

"Kita ketahui bersama, selama bergulir kasus pembunuhan Brigadir J sampai ada yang ditahan tidak pernah mengarah ke kasus perselingkuhan, malah JPU menyimpulkan ada perselingkuhan, ada apa lagi ini," terangnya. 

Sementara dari awal dibangun isu pelecehan seksual, tapi hal itu tidak pernah terbukti, dan seolah-olah JPU menyimpulkan ada perselingkuhan dan semua atas apa yang dikatakan JPU sangat tidak bisa diterima. "Karena kuat Maruf juga tahu dari awal skenario-skenario tersebut," tegasnya.

Tak sampai disitu, pihaknya juga masih menunggu dari Jaksa Penuntut Umum terhadap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, apakah jaksa objektif dalam melakukan terhadap penilaian, pembuktian dan tuntutan.

"Kita juga berharap hakim objektif sebagai wakil Tuhan untuk memutuskan perkara ini dan kami meyakini ini pembunuhan berencana, karena jelas perbuatan apalagi skenario mereka sudah terungkap di pengadilan. Jadi kami yakin ini 340 dan kami sangat berharap kepada majelis hakim Untuk memutus perkara untuk memenuhi rasa keadilan," ungkapnya

Berharap Kuat Ma'ruf Divonis Mati


Orang tua Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. (ist)

Adapun di tempat terpisah, Ibu Almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak minta mohon agar terdakwa Kuat Ma'ruf dihukum mati karena ikut merencanakan pembunuhan terhadap putra kandungnya.

"Saya sebagai Ibu Kandung Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat minta mohon agar Kuat Maruf dihukum sesuai pasal 340 yaitu hukuman mati," ujarnya. 

Permintaan Ibu Brigadir J setelah ia kecewa terhadap Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Kuat Maruf 8 tahun penjara dan itu disaksikannya dari siaran langsung di televisi dan tuntutan tersebut sambung Rosti pasti Masyarakat Indonesia sangar kecewa. 

"Harapan kita atau permintaan keluarga dan semua masyarakat Indonesia Hukuman yang seberat-beratnya yaitu hukuman mati," kata Rosti 

Rosti menegaskan sepantas-pantasnya Kuat Ma'ruf dihukum mati, karena mereka para terdakwa yang saat ini disidang karena membunuh anaknya Brigadir J melakukan kejahatan kejahatan yang sangat luar biasa. 

"Saya mohon kepada Hakim memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para terdakwa kuat Maruf dan terdakwa lainnya hukuman mati," terangnya. 

Keluarga Rosti Simanjuntak juga mengharapkan agar Hakim dapat berbuat adil seadil-adilnya terhadap semua perbuatan terdakwa atas peristiwa kematian putranya tersebut.  

"Sekali lagi saya mohon kepada Hakim agar dihukum mati pada terdakwa Kuat Ma'ruf," tegasnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal yang juga merupakan terdakwa dalam perkara ini masing-masing dituntut delapan tahun penjara oleh JPU. (viva /ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.
Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher Tak Tahan Lagi, Sindir Teddy Pardiyana yang Ribut Warisan: Kerja!

Nathalie Holscher geram melihat ulah Teddy Pardiyana yang ribut soal warisan mendiang Lina Jubaedah. Ia beri sindiran keras agar Teddy tak menyusahkan orang.
Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Beli Perhiasan Mewah dari Adelle Jewellery Kini Semakin Mudah, Ada Promo Spesial BRI

Nikmati potongan langsung Rp250 ribu untuk setiap transaksi minimal Rp5 juta yang berlaku kelipatan, dengan pembayaran praktis menggunakan BRI Kartu Kredit, BRI Debit, atau QRIS BRImo di EDC BRI.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT