News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo di DPR, Ratusan Perangkat Desa Tuntut Kejelasan Status Kerja

Belasan ribu massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat pada Rabu (25/1/2023).
Rabu, 25 Januari 2023 - 14:12 WIB
Ribuan massa aksi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Belasan ribu massa aksi yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat pada Rabu (25/1/2023). 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN), Widi Hartono mengungkapkan, sebanyak 15.000 perangkat desa datang ke Jakarta untuk menyampaikan beberapa tuntutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami perangkat desa seluruh indonesia datang ke Jakarta, berjumlah 15.000 perangkat desa sebagai perwakilan dari total 1,3 juta perangkat Desa se-Indonesia datang Ke Gedung DPR RI," ungkap Widi, Rabu (25/1/2023). 

Widi menuturkan, kedatangannya ini ke depan kantor wakil rakyat setelah melakukan konsultasi dan menyampaikan aspirasi ke Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada Selasa (24/1/2023). 

"Perangkat desa menggugat dan menuntut 6 hal, yang pertama, menuntut DPR dan Pemerintah untuk merealisasikan Revisi UU NO 6 tahun 2014 Tentang Desa sebelum Pemilu 2024," kata Widi. 

Kemudian yang kedua, PPDI menuntut status kepegawaian yang jelas perangkat desa dengan status ASN (Aparatur Sipil Negara) atau P3K/PPPK (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja). 

"PPDI tetap menghormati posisi sebagaimana amanat UU NO 6 Tahun 2014," ujarnya. 

Selain itu, Widi mengatakan, pihaknya juga menuntut terkait penghasilan atau gaji perangkat desa. Menurutnya, jika gaji perangkat desa bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) terdapat banyak kendala. 

Untuk itu dia meminta untuk penghasilan tetap yang bersumber dari APBN

"Gaji perangkat desa bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Desa yang tercantum khusus, bukan bersumber dari Perimbangan Kabupaten yaitu Alokasi Dana Desa sehingga memiliki kendala penghitungan di setiap daerah, termasuk penggajian masuk dalam ranah politik daerah," jelasnya. 

Selanjutnya, PPDI juga menuntut memiliki dana purna tugas setelah berhenti menjabat yang dihitung berdasarkan masa pengabdian. 

"Kemudian kami menuntut dana desa berjumlah sebesar 15 persen dari APBN atau sekitar 250 Milliar pertahun digelontorkan untuk pembangunan desa," terang dia. 

Sebab, menurut dia, dana desa jauh lebih bermanfaat bagi pembangunan ekonomi desa dan kesejahteraan desa. 

"Dana desa jauh dibawah dana Bansos sebesar 380 T yang dianggarkan negara setiap tahun," kata dia. 

Terakhir, kata Widi, PPDI menuntut Presiden mengevaluasi Menteri Desa, sebab diangap tidak memiliki kemampuan dan Kkcakapan menerjemahkan UU Desa. 

"Menteri Desa tidak kurang dalam kemampuan komunikasi terhadap stakeholder utama pembangunan Desa yaitu Kepala Desa, BPD dan Perangkat Desa," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menilai, Menteri Desa hanya menganggap organ penting pembangunan desa adalah pendamping desa, yang statusnya tidak ada dalam UU Desa tapi sangat diperhatikan. 

"Mulai dari diurus menjadi PPPK, pendamping diusulkan memiliki asuransi pendamping, Hari Bakti Pendamping Desa, yang sesungguhnya kontribusinya dalam pembangunan desa tidak signifikan dan tidak memiliki pengaruh langsung dalam percepatan pembangunan desa," pungkasnya. (rpi/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Punya Panggilan Spesial untuk Bae Yoo-na, 'Kembarannya' di Hillstate, Ini Alasan Megawati Hangestri

Punya Panggilan Spesial untuk Bae Yoo-na, 'Kembarannya' di Hillstate, Ini Alasan Megawati Hangestri

Panggil Bae Yoo-na dengan sebutan Meoni atau nenek dalam bahasa Indonesia usai jadi rekan setim di Hillstate, ini alasan Megawati Hangestri kepada media Korea.
Viral 2 Pendaki Mandi Pakai Sabun di Sungai Kolbu, Kini Berakhir Di-Blacklist 2 Tahun

Viral 2 Pendaki Mandi Pakai Sabun di Sungai Kolbu, Kini Berakhir Di-Blacklist 2 Tahun

Dua pendaki terekam video viral saat mandi di aliran Sungai Kolbu, Gunung Argopuro, Jawa Timur dilarang ke seluruh kawasan konservasi dikelola BBKSDA Jatim.
Update Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Tempel Manchester City di Puncak, Aston Villa Juru Kunci

Update Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Tempel Manchester City di Puncak, Aston Villa Juru Kunci

Arsenal sukses menempel Manchester City di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2026-2027. Hal ini terjadi setelah mereka mengalahkan Aston Villa dengan skor 1-0.
Bertambah! Polisi Tetapkan Tersangka Kericuhan Demo di DPR Jadi 49 Orang

Bertambah! Polisi Tetapkan Tersangka Kericuhan Demo di DPR Jadi 49 Orang

Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dibalik kasus kerusuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) lalu.
Lionel Messi Pensiun Duluan dari Timnas, Piers Morgan: Ini Adalah Kemenangan Cristiano Ronaldo

Lionel Messi Pensiun Duluan dari Timnas, Piers Morgan: Ini Adalah Kemenangan Cristiano Ronaldo

Lionel Messi telah mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk pensiun dari tim nasional Argentina. Hal ini, menurut Piers Morgan, adalah sebuah kemenangan untuk Cristiano Ronaldo.
Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Meski sudah tak lagi menjadi rekan satu tim, namun Jung Ho-young, eks Middle Blocker Red Sparks memilih ikut liburan bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju.

Trending

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Pesan Warga NU Usai Polemik Terpilihnya Ketum dan Rais Aam PBNU

Pesan Warga NU Usai Polemik Terpilihnya Ketum dan Rais Aam PBNU

Muktamar ke-35 NU mengukuhkan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua PBNU periode 2026-2031.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Kisah Kreator Konten Sempat Alami Pemblokiran Akun, Kini Bergeliat dengan Jutaan Pengikutnya

Kisah Kreator Konten Sempat Alami Pemblokiran Akun, Kini Bergeliat dengan Jutaan Pengikutnya

Kreator konten game online asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) yakni Khairul Fajri (23) kini memiliki 1 juta pengikut pada akun TikTok @FajriTv.
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Tanpa perpisahan, Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai membawa negaranya ke babak final Piala Dunia 2026. 
Kabar Baik, Film Animasi Pokemon: Wild Card' Bakal Tayang pada 2027

Kabar Baik, Film Animasi Pokemon: Wild Card' Bakal Tayang pada 2027

The Pokemon Company International menyelenggarakan Pokemon World Championships 2026 serta PokemonXP di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS).
Ruben Onsu Cerita Sempat Mau Jual Aset, Kini Utang Rp3,5 Miliar Lunas dan Berakhir Damai usai Dibantu Jhon LBF

Ruben Onsu Cerita Sempat Mau Jual Aset, Kini Utang Rp3,5 Miliar Lunas dan Berakhir Damai usai Dibantu Jhon LBF

Presenter Ruben Onsu mengatakan dirinya mau jual aset sebelum utang Rp3,5 miliar terkait kasus penipuan dan penggelapan dana dibantu oleh pengusaha Jhon LBF.
Selengkapnya

Viral