GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Bharada E Harus Dihukum Sangat Berat, Dialah Penjahat Sebenarnya,' Kata Farhat Abbas

Menurut Farhat Abbas dalam statusnya itu, tidak ada istilah, Bharada E yang merupakan eksekutor diringankan hukumannya, dan mantan suami Nia Daniaty itu meminta
Kamis, 26 Januari 2023 - 15:49 WIB
Bharada E dan Farhat Abbas
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara kontroversial Farhat Abbas sempat angkat bicara terkait tuntutan hukuman penjara bagi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yaitu Richard Eliezer atau Bharada E, Kamis (26/1/2023).

Beberapa waktu sebelum Bharada E dituntut hukuman penjara selama 12 tahun, Farhat Abbas sempat meminta bahwa orang yang menembak mati Brigadir J itu sebaiknya dihukum berat, bahkan harapnya bisa lebih berat daripada hukuman yang didapat Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadir dalam acara podcast Uya Kuya TV, Farhat Abbas sempat ditanya soal status di Insta Story tentang tidak perlu meringankan hukuman bagi penembak mati Brigadir J.

Menurut Farhat Abbas dalam statusnya itu, tidak ada istilah, Bharada E yang merupakan eksekutor diringankan hukumannya, dan mantan suami Nia Daniaty itu meminta supaya hukuman terhadap Bharada E benar-benar berat.

tvonenews

"Kenapa ini mas (statusnya begitu)? ini kontroversi banget. Orang kan pada membela Bharada E nih," tanya Uya Kuya, Jumat (30/12/2022).

Menurut Farhat, tidak perlu menghadirkan banyak saksi yang meringankan Bharada E sebagai terdakwa kasus pembunuhan dan juga bertindak sebagai Justice Collaborator.

Justice Collaborator, kata Farhat, itu hanya cocok pada kasus korupsi saja.

"Kalau kasus pembunuhan, kalaupun kita bohong-bohongin, entar lu kalau ngaku kita kasih apa gitu, pulau misalnya, kapal pesiar, akrena itu adalah trik bagaimana dia mengaku. Tanpa pengakuan Bharada E itu, pembunuhan ini pun pasti akan terungkap," kata Farhat Abbas.

Menurut Farhat, kesalahan yang dilakukan Bharada E itu benar-benar fatal, karena yang ditembaknya adalah seorang polisi juga (Brigadir J).

"Ini dia menembak polisi lho, polisi yang ditembak. Enggak ada alasan disuruh Ferdy Sambo. Dia juga sempat ingin kalau dia bilang dijanjikan uang kan, dia juga nunggu uang. Kalau mungkin uangnya nyampe ke dia, mungkin dia juga enggak akan ngaku. Tapi karena uangnya enggak nyampe, kemudian CCTV-nya sudah ada, ya akhirnya dia ngaku dan terpaksa," kata Farhat Abbas.

Terkait penyampaian Bharada E di persidangan yang dinilai banyak orang lancar dan tanpa hambatan dinilai hanya sebagai sebuah 'trik' bagi Farhat Abbas.


Sosok Bharada E dan Farhat Abbas. (kolase tvOnenews.com)

"Ya, dia akan menciptakan satu sifat kepolosan, padahal dia bukan polos. Dialah penjahatnya, Bharada E ini, dia nembak. Kalau dia enggak nembak, enggak mungkin Sambo juga mau nembak," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Farhat Abbas juga mengaku sangat yakin bahwa Brigadir J mati di tangan Bharada E.

"Saya yakin Brigadir J mati karena tembakannya Bharada E, tembakan dari jarak dekat. Jadi yang membunuh Brigadir J Bharada E," kata dia. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komunitas Onthelis Padati Benteng Vredeburg Yogyakarta dalam Rakernas KOSTI dan Ajang Nostalgia​

Komunitas Onthelis Padati Benteng Vredeburg Yogyakarta dalam Rakernas KOSTI dan Ajang Nostalgia​

Kawasan bersejarah Benteng Vredeburg, Yogyakarta, mendadak berubah menjadi lautan sepeda tua pada akhir pekan.
Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan 'Judo Kapolri Cup 2026' di Gor Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Detik-detik Mencekam Dua Jurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel

Detik-detik Mencekam Dua Jurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel

Berdar kabar detik-detik mencekam dua jurnalis Indonesia dari Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai ditangkap oleh Tentara Israel (IDF) saat sedang dalam
Motivasi Persib Curi Poin Penuh di Kandang PSM: Beri Suntikan Semangat untuk Bojan Hodak Hingga Ingatkan Laga Terakhir

Motivasi Persib Curi Poin Penuh di Kandang PSM: Beri Suntikan Semangat untuk Bojan Hodak Hingga Ingatkan Laga Terakhir

Persib Bandung tampil dengan mental tangguh sepanjang pertandingan. Sempat unggul dari gol Thom Haye, Yuran Fernandes berhasil menyamakan kedudukan. Gol telat Julio Cesar pun memastikan kemenangan Persib Bandung. 
Pelatih Idaman Liverpool Terungkap, Arne Slot Akhirnya Bakal Dipecat?

Pelatih Idaman Liverpool Terungkap, Arne Slot Akhirnya Bakal Dipecat?

Liverpool dikabarkan sudah memiliki pelatih idaman mereka untuk musim depan. Sebab, masa depan Arne Slot di Anfield masih tanda tanya besar.
Gubernur BI Perry Warjiyo Yakin Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Kembali Stabil

Gubernur BI Perry Warjiyo Yakin Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Kembali Stabil

Gubernur BI Perry Warjiyo percaya diri nilai tukar rupiah akan kembali stabil di tengah harga dolar Amerika Serikat (AS) yang melambung tinggi.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Kabar baik untuk warga Maluku, karena Sherly Tjoanda ingin meningkatkan ekonomi warganya dan berbagi daging sapi
Selengkapnya

Viral