News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puskapa UI Ungkap 4 Faktor yang Mendorong Perkawinan Anak

Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengatakan bahwa Indonesia darurat perkawinan anak.
Minggu, 29 Januari 2023 - 17:42 WIB
Profesor Emil Salim
Sumber :
  • antara

Jakarta - Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengatakan bahwa Indonesia darurat perkawinan anak.

Bintang Puspayoga mengatakan bahwa Indonesia darurat perkawinan anak.  Atas kedaruratan kondisi perkawinan anak tersebut, Bintang menyebut bahwa pihaknya bekerja sama dengan PUSKAPA (Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak) Universitas Indonesia, Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bekerja sama menyusun risalah kebijakan pencegahan perkawinan anak untuk perlindungan berkelanjutan bagi anak," kata Bintang, Minggu (29/1/2023). 

Bintang mengatakan, hasil dari kajian ini telah dibahas dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan di kantor KemenPPPA pada Kamis (26/1/2023). 

Sementara itu, Andrea Andjaringtyas dari PUSKAPA-UI menjelaskan bahwa kajian dilakukan dengan melakukan analisa terhadap 225 putusan dispensasi perkawinan dari Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agama dalam kurun waktu 2020 – 2022.  Serta dari hasil konsultasi terpimpin atau Focus Group Discussion dan kajian literature 40 publikasi ilmiah. 

"Hasilnya, 1/3 dari 225 hasil putusan dispensasi diajukan karena sudah hamil terlebih dahulu," jelas Andrea. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, dari hasil kajiannya, dirinya menemukan hasil bahwa diizinkannya permohonan perkawinan anak lantaran anak perempuan tersebut telah mengandung anak. 

"Puskapa UI melakukan kajian cepat untuk menguraikan masalah masih adanya dispensasi perkawinan dan dikabulkannya dispensasi kawin karena faktor anaknya sudah hamil terlebih dahulu," papar dia. 

"Dari 225 putusan, sebanyak 34% dikarenakan faktor kehamilan," sambungnya. 

Andrea menjelaskan, ada 4 masalah yang melatarbelakangi kehamilan anak yang akhirnya mendorong perkawinan anak. 

Pertama, kesulitan hidup di keluarga rentan dan tidak memiliki kapasitas pengasuhan yang baik; 

Kedua, anak tidak mendapat dukungan positif dari keluarga, komunitas dan kelompok sebaya; 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, anak tidak memilki kemampuan untuk menimbang risiko kehamilan; dan  Keempat, anak memandang perkawinan sebagai cara untuk menikmati masa remaja. 

"PUSKAPA-UI memandang perlu diupayakan pencegahan oleh pemerintah untuk mengambil langkah, seperti meningkatkan kapasitas pengasuhan dan akses layanan, mengembangkan kemampuan anak, membuka dan menyetarakan akses, memperkuat ikatan sosial keluarga, menyusun kebijakan kesehatan fisik (termasuk reproduksi) dan mental, dukungan pengasuhan, pencapaian pendidikan formal 12 tahun dan pemberdayaan untuk penghidupan," papar Andrea. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyelidikan Dugaan Pungli Bolosego di Alkid Yogyakarta Meluas, Polisi Gali Keterangan Dishub, Pedagang hingga Pengelola Sampah

Penyelidikan Dugaan Pungli Bolosego di Alkid Yogyakarta Meluas, Polisi Gali Keterangan Dishub, Pedagang hingga Pengelola Sampah

Penyelidikan dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha kuliner Bolosego di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta terus dikembangkan polisi.
Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026, Desak Made Beberkan Kunci Kemenangan di Final Nomor Speed Putri: Ikhlas!

Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026, Desak Made Beberkan Kunci Kemenangan di Final Nomor Speed Putri: Ikhlas!

Indonesia akhirnya berhasil memenuhi target medali emas di Asian Games 2026, setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil raih emas dari cabor panjat tebing.
Sowan ke PP Muhammadiyah, Partai Gema Bangsa Bahas Situasi Politik

Sowan ke PP Muhammadiyah, Partai Gema Bangsa Bahas Situasi Politik

Pertemuan difokuskan pada dialog strategis mengenai dinamika sosial politik terkini serta penajaman komitmen perjuangan menuju kemandirian bangsa.
Bursa Transfer Liverpool: Dirumorkan Jadi Target Belanja The Reds, Permata Swedia Ini Berikan Jawaban Menohok

Bursa Transfer Liverpool: Dirumorkan Jadi Target Belanja The Reds, Permata Swedia Ini Berikan Jawaban Menohok

Klub Liga Inggris, Liverpool, dikaitkan dengan salah satu pemain asal Swedia. Daniel Svensson kini muncul dalam radar The Reds.
Jelang Kongres ke-42, Syarikat Islam Dorong Dakwah Ekonomi dan Jakarta Berkelanjutan

Jelang Kongres ke-42, Syarikat Islam Dorong Dakwah Ekonomi dan Jakarta Berkelanjutan

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Kongres ke-42 yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 18-20 Oktober 2026
Cara Mudah Klaim Asuransi Aing atau BPJS Ketenagakerjaan buat Warga Jabar

Cara Mudah Klaim Asuransi Aing atau BPJS Ketenagakerjaan buat Warga Jabar

Warga Jabar merapat, jangan lupa cek aplikasi Sapawarga ya. Sebab ada asuransi Aing atau BPJS Ketenagakerjaan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral