GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Perempuan, Tentang Raga dan Erotika

Pembacaan tema tema Erotika Feminin dari penulis perempuan Prancis oleh aktor perempuan perlu diapresiasi. Apalagi tema tema eksplorasi hasrat ketubuhan, ketelanjangan, seksualitas cukup "sensitif' di Indonesia. 
Kamis, 10 Agustus 2023 - 10:51 WIB
Asmara Abigail saat membaca karya Anais Nin di Festival LIFEs
Sumber :
  • Komunitas Salihara/Witjak Widhi Cahya

Jakarta, tvOnenews.com- Sambil bersimpuh Asmara Abigail membacakan catatan harian Anais Nin yang berkisah ketakjubannya pada anatomi lelaki yang tengah ia lukis sebagai model telanjang.

Anais Nin penulis perempuan Prancis yang sangat detail jika menggambarkan erotika. Jalinan ceritanya penuh dengan deskripsi vulgar ihwal eksplorasi raga. Penulis Prancis keturunan Catalunya ini memang  dikenal sebagai penulis erotika pertama dan terbaik di Eropa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sabar Asmara menghidupkan teks lewat kemahiran dua bahasa, Prancis dan Indonesia, membangun hasrat besar Anais pada penjelajahan tubuh, erotisme dan seksualitas satu persatu, selapis demi selapis, hingga sang lelaki yang disebutnya bertubuh sempurna, simetris, tapi sangat "dingin" itu terenggut keperjakaannya.

Ternyata bukan persetubuhan yang dihasratkan sang aku lirik, tapi kekagumannya pada bentuk phallus yang ditatapnya takjub. Kekaguman yang memancing hasrat untuk mengeksplorasi lebih jauh tak hanya lewat garis garis dalam sketsa--yang sudah berkali kali dilakukannya itu, tapi juga dalam penjelajahan pancaindera. Maka ia bersimpuh berkali kali untuk menatapnya tajam pada genital pria yang berdiri telanjang di hadapannya. 

Selain Asmara Abigail, seluruh penampil adalah perempuan:Sha Ine Febriyanti, Sri Qadariatin, ElGhandiva Astrilia. Berempat mereka membacakan aspek Erotika Feminin dari penulis Anais Nin, Anne Cecile Desclos, Marguerite Duras dan pemenang nobel Annie Ernaux.  

Pembacaan menampilkan perkisahan--semuanya berbentuk aku lirik, tokoh pertama yang menceritakan ihwal hasratnya pada raga laki laki. Maka panggung penuh dengan diksi, metafora, kalimat yang detail menggambar ihwal pandangan perempuan soal tubuh tubuh laki laki. Seluruh perempuan seakan "menelanjangi" tubuh laki laki  satu persatu. 

Pertunjukan merupakan rangkaian Literature and Ideas Festival (LIFEs) 2023 bertajuk Mon Amour yang digelar oleh Komunitas Salihara. Selama sepekan, sejak 05 Agustus 2023 hingga 12 Agustus 2023 kurator festival merayakan persilangan budaya Indonesia-Prancis dengan memilih menampilkan sejumlah karya sastra, pemikiran, seni pertunjukan hingga film.

Karya sastra Prancis penuh dengan penjelajahan tubuh. Dari khazanah ini kita mengenal Marquis de Sade yang selalu mengeksplorasi sisi gelap dari penjelajahan tubuh dan erotika. Tulisan Marquis de Sade mengoplos tema tema filsafat, kemanusiaan, pornografi dengan kekerasan pada batas ekstremnya. 

Sade membabat norma norma puritanisme, agama dan hukum yang masih dipegang kukuh di Prancis pada  abad ke-18. Dari Marquis de Sade kita mengenal kata sadis. Pada era kiwari, eksplorasi lebih tajam---ditemukan lewat eksperimentasi petualangan akan tubuh--dilakukan penulis Paul-Michel Foucault. 

Empat penampil setelah membaca teks Erotika Feminim dari penulis Anais Nin, Anne Cecile Desclos, Marguerite Duras dan pemenang nobel Annie Ernaux.  (Foto: Komunitas Salihara)

Yang menarik, pembacaan akan tubuh dan erotikanya disusun, dibangun, dibentuk seluruhnya oleh penulis perempuan berdasarkan konsep erotika feminin yang dirumuskan tokoh feminis Helene Cixous.

Pendiri Pusat Studi Perempuan di Universitas Paris VIII ini memang tokoh penting dari Pemberontakan Mahasiswa Mei 1968 yang mengguncang Paris. Konsep erotika feminin kini jadi klasik, digunakan untuk menelaah karya karya bertema erotika dari berbagai disiplin, dari sastra, musik, tari hingga filsafat. 

Yang cukup mengganggu agaknya layar dengan visual yang tak bicara apa-apa di belakang panggung. Jika cahaya cukup lampu spot yang menyala pada aktor yang membaca kisah di panggung, bentuk akan lebih imajis. Atau, misalnya secara minimalis meletakan properti ranjang di panggung untuk dieksplorasi pemain akan melampaui dari  sekedar pembacaan karya sastra. 

Selain itu, jika salah satu penampil membacakan tema erotika feminin dari khazanah sastra Indonesia cukup menarik. Karya karya NH Dini, Ayu Utami atau Djenar Maesa Ayu cukup bisa jadi "pembanding" dan dialog bagaimana tema  tema senada diolah oleh penulis tanah air. 

Apapun, pembacaan tema tema erotika feminin dalam karya sastra oleh empat aktor itu perlu diapresiasi.  Apalagi tema tema eksplorasi hasrat ketubuhan, ketelanjangan, seksualitas cukup "sensitif' di Indonesia. 

Pada 2005 Instalasi Pink Swing Park karya Agus Suwage dan Davy Linggar  yang dipamerkan dalam CP Biennale II di Museum Bank Mandiri, Jakarta pernah berurusan dengan hukum. Seniman bersama para model karya, Anjasmara dan Isabel Yahya terkena delik pasal asusila karena karya mengeksplorasi ketelanjangan (kemurnian) tubuh laki laki dan perempuan di sebuah taman bernuansa pink. 

Karya Lingga Yoni dari Perupa Arahmaiani, misalnya didemo saat dipamerkan karena dianggap mencemarkan agama Islam. Sebabnya, Arahmaiani menyandingkan huruf Arab pegon dengan alat vital laki laki dan perempuan. Meski sebenarnya, ide dasar Arahmaiani bertolak dari gagasan kesuburan, keseimbangan gender laki laki dan perempuan yang ia riset dari gambar dan artefak di Candi Sukuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka Langkah untuk mengetengahkan kembali pandangan perempuan tentang hasrat, seksualitas dan ketubuhannya dalam sejumlah karya sastra Prancis penting agar perempuan bisa mengambil inspirasi dari penulis perempuan di belahan dunia lain dalam membangun dunia perempuan.

Apalagi belakangan terjadi gelombang pasang lanjutan dari feminisme di Indonesia ketika sejumlah aktivis perempuan bersama sama membangun Sekolah Pemikiran Perempuan. (bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kehadiran skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027 bukan sekadar pelengkap. Garuda menurutnya jadi lawan berat.
Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral