News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siber dan Pentingnya Membangun Sistem Sejak Dini

Pada acara pengarahan Peserta PPSA XXIII Lembaga Ketahanan Negara bulan Oktober lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan terkait pentingnya bahasa kode pemrogaman komputer atau coding.
Selasa, 30 November 2021 - 12:41 WIB
Ilustrasi - Seorang peretas mencoba membongkar keamanan siber.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Pada acara pengarahan Peserta PPSA XXIII Lembaga Ketahanan Negara bulan Oktober lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan terkait pentingnya bahasa kode pemrogaman komputer atau coding.

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, coding menjadi sesuatu yang penting dalam dunia modern beberapa tahun terakhir, terutama setelah masuknya era 4.0 coding menjadi hal yang sangat penting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Coding menjadi landasan yang perlu dipelajari oleh seseorang sebelum melangkah ketahap selanjutnya dalam menguasai dunia digital. Memperdalam kemampuan coding dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi seseorang.

Bahkan pada tahun 2021, 7 dari 10 orang terkaya didunia memiliki kekayaan karena Teknologi (didalamnya mencakup Teknologi Informasi).

Di dalam dunia siber, terdapat istilah “no system is safe”, yang berarti sehebat apapun sistem yang dibuat maka pasti akan ada celah yang dapat dimasuki. Bahkan Google yang menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia juga beberapa kali menjadi incaran hacker untuk dilakukan peretasan.

Selain itu juga diketahui bila Mark Zuckerberg yang merupakan pendiri Facebook (Kini berubah menjadi Meta) telah menutup webcam dan mic laptop miliknya dengan selotip untuk meminimalisir adanya hacker yang hendak memata-matainya.

Kita semua tahu bila jaringan world wide web yang umum digunakan masyarakat dunia hanya berada pada tataran surface web (Contohnya : e-commerce, Google, maupun Blogs).

Lebih ke dalam masih terdapat deep web hingga dark web yang dimana banyak aktifitas ilegal seperti jual beli data intelijen, rental pembunuh bayaran, jasa hacker, pasar narkoba hingga senjata. Melihat dari kenyataan yang ada diatas sudah pasti bagaimana negara memerlukan keamanan dan pertahanan siber yang kuat.

Dunia Siber yang kompleks memerlukan sistem pengamanan yang ketat dan berkelanjutan. Maka dari itu sudah tidak heran bila negara-negara dunia saat ini sedang berlomba untuk membangun sistem jaringan internetnya sebagai langkah mengamankan privasinya, keamanan hingga pertahanannya.

Dalam mengamankan negaranya dari serangan siber, beberapa negara seperti China hingga Rusia bahkan membatasi akses internet dari dunia luar masuk kedalam negaranya.

Kebijakan negara tersebut bukan tanpa alasan, keamanan nasional dan privasi negara menjadi konsen utama pada negara-negara tersebut, terutama dunia siber menjadi dunia yang sangat berbahaya untuk keamanan peretasan data.

Sebagai catatan, pada tahun 2021 setidaknya terdapat sekitar 30.000 serangan siber setiap harinya di seluruh dunia.

Siber menjadi dua mata uang bagi suatu negara pada era saat ini. Terdapat sisi positif dimana perkembangan siber dapat membantu dalam meningkatkan perkembangan sektor lainnya juga.

Namun di sisi lain, bila tidak dapat dilakukan pengamanan maka dikhawatirkan pencurian data yang bersifat privasi memungkinkan bocor serta dicuri oleh negara lain.

Data keamanan nasional menjadi hal yang sangat peting untuk dilakukan pengamanan di dunia siber saat ini. Pada dunia internasional, bukan hanya negara yang akan mencari informasi negara lain melalui dunia siber, namun juga terdapat hacker perseorangan hingga kelompok organisasi yang mencoba memanfaatkan kerenggangan sistem.

Salah satu organisasi terkenal yang sering melakukan peretasan data yaitu Wikileaks. Organisasi ini setidaknya beberapa kali telah menyebarluaskan data dokumen privasi negara-negara di dunia seperti Amerika Serikat, yang membuat pendiri Wikileaks (Julian Asange) harus menjadi buronan saat itu sebelum pada akhirnya berhasil ditangkap.

Penggunaan siber pada pertahanan negara saat ini

Siber saat ini telah menjadi salah satu komponen penting dalam pertahanan negara terutama pada dunia intelijen. Hal ini sangat rasional dikarenakan pencurian data melalui siber lebih efektif dengan meminimalisir munculnya korban jiwa, seperti masuknya personel menggunakan strategi klandestin ke area lawan.

Selain itu, interaksi dunia yang sudah modern mayoritas memanfaatkan sarana digital untuk bertukar informasi, seperti menggunakan email. Hal ini juga dapat dilihat bersama bagaimana pesatnya penggunaan media sosial era modern ini seperti Whatsapp, Youtube, Instagram hingga Tiktok.

Negara-negara di dunia telah mengambil start cepat dalam mengantisipasi perang siber dengan mengembangkan kemampuannya. Perkembangan dunia siber terakhir yang menjadi pembahasan dunia adalah pengembangan spyware Pegasus yang dilakukan oleh NSO Group.

Spyware ini dilaporkan telah menjadi langganan beberapa negara untuk dipakai sebagai alat memata-matai aktivis, jurnalis, eksekutif, hingga pesaing politisi. Spyware ini telah didesain untuk melakukan pemantauan kepada semua kegiatan target, seperti SMS, e­mail, data lokasi, riwayat browsing, panggilan telepon, dan lainnya.

Selain contoh diatas, perkembangan siber yang pesat telah menjadi konsen suatu sarana kegiatan intelijen di dunia untuk melakukan pengamanan nasional. Seperti contoh yang pernah diungkapkan oleh Edward Snowden, whistleblower dari Amerika yang merupakan mantan karyawan dari National Security Agency (NSA).

Menurut Snowden, NSA telah memata-matai seluruh komunikasi rakyat Amerika melalui email dan telepon, NSA menyisir seluruh komunikasi, tak terkecuali foto porno dalam ranah privasi.

Bahkan, bila melihat cara kerja internet, sebenarnya data yang berselancar lebih banyak didistribusikan melalui kabel laut dibandingkan dengan satelit. Hal ini telah memungkinkan biro intelijen internasional untuk memasang alat sadap pada kabel laut internasional dan mencuri data negara penting melalui area tersebut. Hal tersebut tentu sangat rasional karena informasi adalah harga yang sangat mahal pada dunia keamanan dan pertahanan.

Selain aksi intelijen, kemampuan siber juga dapat digunakan dalam peperangan. Hal ini dapat diketahui dalam beberapa kasus seperti adanya upaya hacker dunia untuk melakukan pengambil alihan pada drone militer. Cara kerja drone militer yang saat ini digunakan dihampir seluruh negara memiliki kerentanan untuk dilakukan penyadapan.

Bila berkaca kepada Indonesia saat ini, beberapa kali telah dihebohkan dengan adanya peretasan data di beberapa lembaga negara seperti Kepolisian Indonesia.

Hal ini telah mencerminkan contoh kecil bagaimana perang siber di dunia sedang dimulai, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang rentan menjadi target serangan.

Terdapat setidaknya berbagai lembaga di Indonesia yang memiliki ranah di bidang siber, seperti contohnya adalah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Lembaga ini telah dibentuk dan memiliki peranan strategis pada bidang ranah siber.

Selain itu, pada masing-masing lembaga keamanan dan pertahanan sebenarnya juga telah memiliki unit siber yang bersifat khusus menangani permasalahan siber, seperti contohnya seperti Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri maupun Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari kasus siber yang saat ini terus meningkat, perlu disadari bersama pentingnya membangun sistem keamanan siber nasional yang kuat untuk melaksanakan pengamanan data privasi negara. Kita tidak akan pernah tahu kapan komputer hingga sistem kita akan diserang, sehingga perlu adanya deteksi dan cegah dini.*

*) Penulis: Syarifurohmat Pratama Santoso adalah anggota TNI AL

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascal Struijk hingga Dean Zandbergen OTW Gabung Timnas Indonesia? John Herdman Akui Punya Trik Jitu Yakinkan Pemain Keturunan Eropa Bela Garuda

Pascal Struijk hingga Dean Zandbergen OTW Gabung Timnas Indonesia? John Herdman Akui Punya Trik Jitu Yakinkan Pemain Keturunan Eropa Bela Garuda

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyiapkan jurus jitu demi meyakinkan para pemain keturunan di Eropa agar bersedia membela Garuda.
Puluhan RT Terendam Banjir, Pemprov Jakarta Modifikasi Cuaca Selama 5 Hari

Puluhan RT Terendam Banjir, Pemprov Jakarta Modifikasi Cuaca Selama 5 Hari

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan modifikasi cuaca untuk mencegah banjir semakin parah dan meluas, mulai Selasa hingga Sabtu pekan ini.
Selesai Jalani Pemeriksaan, Pelapor Trading Kripto Timothy Ronald Ngaku Dicecar Puluhan Pertanyaan hingga Serahkan Barbuk ke Polisi

Selesai Jalani Pemeriksaan, Pelapor Trading Kripto Timothy Ronald Ngaku Dicecar Puluhan Pertanyaan hingga Serahkan Barbuk ke Polisi

Younger mengaku tergiur ikut trading kripto lantaran di media sosial Instagram, Timothy Ronald flexing soal kekayaannya yang berasal dari kripto.
Xabi Alonso Akhirnya Angkat Bicara usai Dipecat Real Madrid, Singgung Soal Profesional

Xabi Alonso Akhirnya Angkat Bicara usai Dipecat Real Madrid, Singgung Soal Profesional

Xabi Alonso akhirnya buka suara untuk pertama kalinya setelah resmi berpisah dengan Real Madrid
Berapa Sih Harga Tiket Pesawat Rute Jakarta-Aceh? Sempat Dikeluhkan Menkes Mahal, Kini Kembali Normal

Berapa Sih Harga Tiket Pesawat Rute Jakarta-Aceh? Sempat Dikeluhkan Menkes Mahal, Kini Kembali Normal

Berikut daftar harga tiket pesawat domestik dengan rute Jakarta (CGK) - Aceh (BTJ) sekarang yang kembali normal, meski sebelumnya dikeluhkan mahal oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Tanpa Alasan Jelas, 2 Pemain Persib Bandung Dibully Netizen Saat Ucapkan Selamat Datang kepada Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Tanpa Alasan Jelas, 2 Pemain Persib Bandung Dibully Netizen Saat Ucapkan Selamat Datang kepada Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Sebanyak dua pemain Persib Bandung, Marc Klok dan Beckham Putra Nugraha tanpa alasan yang jelas justru diserang netizen

Trending

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Persib Bandung meraih kabar kurang menyenangkan dari Federico Barba usai menumbangkan Persija Jakarta. Bek asal Italia itu kini dikabarkan menjadi incaran tiga klub Serie B.
Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pernyataan mengejutkan setelah menang telak dengan skor 5-0 atas Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korbannya.
Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 14 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
4 Pemain Kejutan Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Era Baru, Ada Andalan Persib dan Persija

4 Pemain Kejutan Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Era Baru, Ada Andalan Persib dan Persija

Sebanyak Empat Pemain Kejutan Ini Diprediksi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Ada Andalan Persib hingga Persija
Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

Gaston Avila segera menyusul? Beberapa nama-nama tenar ini ternyata pernah berseragam Ajax Amsterdam sebelum akhirnya menjadi andalan bersama Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT